MUHASABATUN NAFS 'introspeksi diri'

MUHASABATUN NAFS 'introspeksi diri'

Bismillahirrahmanirrahiim

Oshinobu, maju terus!

Oshinobu, semangat pantang menyerah!

“Cinta dimulai ketika seseorang menemukan bahwa kebutuhan orang lain sama pentingnya dengan kebutuhannya sendiri.” (Harry Stack Sullivan).


Cinta tidak datang pada seseorang yang mencarinya. Jika memang Anda baru saja mengakhiri
suatu hubungan, fokuslah pada diri dan kehidupan pribadi terlebih dahulu. Tidak
perlu terburu-buru mencari cinta yang baru, dan nikmati kesendirian Anda.


“Subhaana Rabbiyal a’laa.. Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi.. Maha Suci Engkau Ya Rabb.. Sungguh wanita penuh dosa ini kembali lagi mencari kesempurnaan dalam mata air Kesucian-Mu.. Dan dalam kekerdilan dan kerapuhan diri ini, izinkan hamba berlindung dalam Ketinggian dan Kesempurnaan cinta yang utuh menjadi milik-Mu..”



Jiwa Bermata Raga

Jiwa Bermata Raga

Raga, adakah kau lihat sang waktu menunggu kau kembali

Raga, kemana kau pergi ingat jalan pulang

Tak mau kulihat kau bersedih mencari

Tak mau ku tengok kau berlari

Tanya, sana-sini

Sungguh waktuku tak sudi menatap kau begitu..

Pohon yang kau lubangi ku harap jadikan perahu

Bukan sekedar lubang.. tapi senikan untuk bisa berlayar

Raga, buatlah perahumu tahan dengan berbagai pesakitan

Karena badai tiap hari akan mencari mu

Dan angin pun ikut serta untuk jatuhkanmu

Di tengah lautan atau samudra yang kau lalui

Raga, jadikan aku ketika bertemu tersenyum

Biar alam menilai perjuanganmu dalam berkayuh

Tak usah kau hiraukan panasnya matahari dan derasnya hujan

Cukup, terus goyangkan dayungmu

Biar kau tak malu mendampar di sudut pulau

Indah dan berkilau

Karena, Surga itu sulit di capai..

Pulanglah.. bawa kebaikan itu..

Raga, jangan kecewakan sang Waktu..

Apalagi AKU

By. Al-FaqirIlallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah

(22 April 2010, Padang Dhuha.)

Rabu, 30 Juni 2021

Semangat Shalihah !

 Fatimah azzahra, datang suatu hari ke ayahanda beliau Nabi Muhammad Shalallahu 'alahi wa sallam.. "Yaa rasulullah aku sangat lelah untuk mengurusi Hasan dan Husein.. Bolehkah engkau menjadikan kepada ku seorang pembantu yang bisa membantu mengurusiku.." Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam memberi petunjuk kepada putrinya "Wahai Fatimah maukah engkau kuberikan yang lebih berharga daripada itu semuanya.. Yang engkau memiliki kekuatan yang sama seperti engkau memiliki seorang pembantu.." Rasulullah mengajarkan dzikir kepada Fatimah radhiyallahu anha sebelum beliau tidur.. Wanita mulia yang dijamin masuk syurga jadi pemimpin di syurga untuk wanita-wanita penghuni syurga.. Beliau sebagai Ibu rumah tangga yang mengurus rumah tangga,  mengurus anak-anak di rumah. Menunggu suaminya pulang bekerja..  Hanya dirumah..  So,  klo ada yang merasa sedih menjadi Ibu rumah tangga,  di rumah aja minder karena temen-temen wanitanya bekerja.. Buat apa sikap seperti itu??   Kamu wanita hebat,  jika berpegang di jalan Alloh subhanahu wa ta'ala syurga dah jaminan menanti. Bukan berarti saya anggep yang kerja di luar gak masuk syurga.. Ini,  Khususs yang merasa ada kesedihan di rumah aja, merasa hina dan malu karenanya..  Semangat,  jadilah ibu yang luar biasa seperti Fatimah azzahra radhiyallahu anha meskipun bukan tandingan seorang ibu seperti kita..  Contoh, teladani dan jangan ambil pusing omongan tetangga yang bilang "koq,  di rumah aja sihh."  Bukan omongan mereka yang membawa kita pada kebahagian dunia akhirat, sekali lagi bukan!!  Yahh,  meski bosan denger omongan orang lain yang anggep sebelah mata (padahal matanya dua :) ) karena hanya menjadi ibu rumah tangga.. "Sshhh,  Jangan pikir jadi ibu rumah tangga itu duduk anyep aja broo.."  

Dan,  ukuran wanita muslimah sholehah..  Gak pas mau dapet jodoh aja,  gak pas kamu masih muda aja..  Tapi,  jadilah wanita sholehah sampai punya anak cucu., sampai kamu menua, sampai ajal datang menjemput.. Sampaii, ehh dah mentok ke ajal..

Panjang yah tulisan saya inii, hehee.. Saya pun masih dhoif dan belajar,  semoga manfaat yahh..👊

Senin, 21 Juni 2021

Rindu

Assalaamu'alaykum, bagaimana kabarnya? Saya mulai merindu menulis.. Saya merasakan sibuk beberapa tahun ini, sampai lupa kalau saya punya rasa dengan tulisan... 

Sekarang Saya sudah tua :) setua apa yahh, Saya mulai berpikir seperti ini.. Masa-masa yang Saya rindukan membuat Saya sedih karena Saya tidak bisa kembali ke masa itu.. Tiap masa yang tidak ingin Saya rindukan membuat Saya bersedih karena Saya tak bisa melupakannya. Tapi, Saya ingin tahu, waktu yang mengambang dihadapan kita sekarang.. Saya hanya ingin tahu apa besok Saya akan melewatkannya.. Itulah alasan kenapa Saya masih bisa bertahan hari ini dengan senyuman..

Puisi: Empat musim _ kang hyeon-uk

Kau adalah bunga sakura di musim semi.. 
Kau adalah angin di musim panas.. 
Kau adalah langit di musim gugur.. 
Kau adalah salju putih di musim dingin.. 
Kaulah kebahagiaan itu sendiri.. 

"Hello, me! "

 #pikiran #belajarmenulis #menulislah

Rabu, 26 Maret 2014

Masa Lalu yang Menyedihkan, Masa Depan Menjanjikan!

Saudaraku, kali ini kita buka topik cerita tentang masa lalu. Anda yang saat ini sedang membaca, dipastikan sudah mengalami masa lalu terlepas masa lalu Anda baik ataupun buruk. Tapi, masalah masa lalu selalu di-identikan dengan sebuah masa yang buruk maka Anda yang saat ini sedang membaca terbukti lebih hebat dari masa lalu Anda, lebih bijaksana dan memiliki masa depan yang menjanjikan. Anda selalu ingin bangkit dari keterpurukan dan membalas masa lalu yang buruk tersebut! Dengan bukti nyata lebih baik. Berarti Anda adalah orang yang mencoba membuktikan bahwa keledai saja tidak jatuh pada lubang yang sama, Anda pintar. Jika Anda yang saat ini masih sama buruknya dengan masa lalu atau bahkan lebih buruk lagi, Anda merupakan mahkluk yang tidak mau maju yang bodoh dan tidak tahu diri! Tahukah Anda yang masih sama dengan masa lalu (Buruk.red) merupakan bentuk manusia yang tidak percaya akan kebesaran Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Jelasnya, ketika Anda merubah diri menjadi lebih baik dari masala lalu tersebut, hal itu merupakan kebijakan bahwa Anda manusia yang percaya pada Tuhan, karena Tuhan Allah SWT tidak akan merubah suatu kaum atau diri Anda sendiri jika Anda sendiri enggan merubah hidup Anda. ** Masa lalu yang menyedihkan, masa depan menjanjikan! ini adalah kalimat untuk Anda yang merasa begitu sulitnya masa lalu Anda. Percayalah, ketika anda berusaha lebih baik dari masa lalu perubahan dimasa depan akan menjadi nyata menjadi lebih luar biasa. Jika Anda berusaha untuk bangkit tidak termenung saja/meratapi dan berdiam diri. Bacalah kisah orang-orang hebat, 'wajib tahu' kisah Nabi Muhammad SAW atau para sahabat/sahabiyah yang ternyata mereka punya masa lalu yang menyedihkan bahkan tragis. Namun, entah mengapa masa depan dan nyatanya kini mereka hebat luarbiasa. Kita contoh saja dikehidupan sekarang, kenal dengan sosok Oprah Winfrey? Ya, saat ini sangat populer selain kaya karena punya talk show sendiri ia juga baik kepada yang tidak berpunya (Dermawan.red) terlepas dari sisi ke-imanannya dia adalah sosok orang yang baik, bangkit dari keterpurukan. Bagaimana tidak, bahwa masa lalunya sangat menyedihkan. Tak hanya harus berhadapan dengan kemiskinan keluarga, dia juga menjadi korban perceraian orang tuanya di usia sangat muda. Tak hanya itu, dia juga sempat menjadi korban pelecehan seksual pada usia 9 tahun. Alhasil, dia mulai mengalami trauma dan mencari pelarian lewat alkohol, narkoba dan seks. Dia bahkan melahirkan anak di usia 14 tahun, namun anaknya meninggal tak lama setelah lahir. Itu masa lalu, dia bangkit dan jadi hebat. Bisa jadi, Anda pun punya masa lalu yang lebih tragis dari ini yang hanya saja ditutupi "Biarlah Allah SWT yang Tahu." Pesan saya, bangkitlah, percayalah Allah SWT selalu bersama Anda, selama Anda berusaha menjadi baik, Allah SWT pun akan memberikan jalan terbaik untuk hidup kedepan Anda. Saya pun punya masa lalu, ada baik ada yang buruk campur-aduk dan kini saya baik-baik saja saya mampu bangkit dan selalu berusaha menjadi baik. Meskipun saya tidak terlalu terlihat hebat seperti Oprah Wenfrey, tapi saya 'merasa' lebih hebat darinya hehehe.. Anda beriman? ketika Anda sudah mengakui beriman kepada Allah SWT, jangan ragu untuk selalu bangkit dari keterpurukan biarlah masa lalu Anda menyedihkan. Tapi, masa depan Anda menjanjikan! Menjadi hebat dan inspiratif, karena Anda mandiri, selalu baik dan berusaha untuk bisa dicintai Allah SWT. Berpikir dan berperasaan baiklah, agar hidup Anda bahagia dan baik! Semoga manfaat. _al-Faqirilallah, NvelDestiny_

Minggu, 23 Maret 2014

HIJRAH QOLBU

Terkesan seram ya judulnya :) Lebih terasa kuatlah pembelajaran kita dong terkait dengan judul ini :) Saudaraku dimanapun saat ini berada, semoga Anda baik-baik saja yahh.. Dalam hal hijrah qolbu, ini adalah cerita yang berkaitan yang selama saya tulis (Tentang cinta, red) terlalu ya saya, mau bagaimana lagi pada saat itu saya sedang bergejolak mencari cinta yang baik pada makhluk hehe padahal hal itu sia-sia aja.. Jadi, cerita/tulisan selanjutnya kita cut perihal cinta terhadap makhluk, hijrahnya saya akan mengembangkan cinta saya dan selalu kepada Tuhan YME, Allah SWT.. Setujuuuu ??!! alhamdulillah, saya sudah menikah karena Allah SWT dan ini cinta sebenarnya.. Ayoooo, beri saya semangat!! Hijrah Qolbu, hati harus selalu baik, baik dan selalu baik.. Tidak boleh terkontaminasi dengan hal-hal yang tidak baik, 'sepelenya' dengan hal yang sia-sia.. Hijrah Qolbu itu berat, bisa terjadi perubahan tsb, kalau ada kemauan dan tekad yang kuat.. Qolbu yang baik membuat apa yang kita lakukan dan ucapkan pun menjadi baik, percayalah.. Saya pun sedang dan selalu belajar :) Untuk saudara saya yang perempuan, yuuk mulai hijrah selain qolbu, hijrah jilbab! ke jilbab syar'i meskipun..... (Lihat gambar.red) _NvelDestiny_

Jumat, 08 Juni 2012

Mozaik Cinta yang Patah

_Kesedihan saya baru terasa ketika saya mengenal beberapa cinta dlm hidup saya, dan ditinggalkan cinta dgn pola yang sama.. bagi saya itu justru mematikan jiwa saya.. tapi, bukanlah Novel jika dia tidak bisa bangkit dlm sekejap saja.. bagi saya inilah cerita yang akan slalu saya kenang unt. semangat saya.. unt. masa depan saya.. sakit rasanya ketika saat bersamaan cinta itu tidak bisa saya miliki.. saya rapuh dlm hal ini, Cinta :) Namun, sekarang saya mengerti ternyata Kal Ho Naa Ho mewakili segenap episode kisah rasa saya.. sedih ketika cinta terbalas namun tak bisa saling memiliki.. tragis.. bagi saya ini benar2 pelajaran yang harus saya ingat.. tidak ada yang benar2 cinta.. kecuali setelah MENIKAH :) selamat aja yg sudah menikah, kalian layak unt.saling memiliki.. Saya, biarlah unt. sementara mengabaikan perasaan ini.. sedih itu biasa, manusiawi.. saya hanya ingin kembali menoleh pada Iman saya lagi, yg hobinya naik turun.. bantu doa'nya agar saya tidah bersedih terlalu lama, do'akan saya agar saya kembali menemukan mozaik cinta saya yang mampu menenangkan jiwa ini_

Kamis, 05 April 2012

Katakanlah Ini Cinta atau kegilaan


"Novel, aku berharap kalau aku dapat mengatakan betapa aku mencintaimu, aku cinta kamu.. Aku cinta kamu.. Aku benar-benar sangat mencintai kamu, Novel! Dan itu terkatakan.. Terkatakan.. Aku mencintaimu.. Dan.. Ketika aku menutup mata, aku melihatmu. Ketika aku membuka mata, aku semakin ingin melihatmu. Biarkan kamu tidak didekatku, aku merasa kamu ada disekelilingku. setiap detik.. Setiap menit.. Setiap saat, mataku mencari hanya unt. kekasihku, Novel. Namakan itu cinta, kegilaan atau hanyalah perasaan hatiku.. Itu sama bagiku.. Banyak orang saling mencintai.. tapi, cintaku jauh dari mereka semua, karena.. Mereka tidak memiliki kamu. aku tidak akan pernah melupakanmu Novel.. Aku tidak ingin melupakanmu, kamu adalah milikku.. dan aku akan mencintaimu selamanya atau akan mencintai sampai mati.. Bahkan sampai lebih dari itu!" (Bagaimana dia bisa sakit hati??)

Jumat, 03 Februari 2012

Cerpen Novelia Yusuf asy-Syahidah


Pilihlah..!

25 tahun sudah terlewati, sebuah waktu yang berjalan melaju tanpa disadari Saya melewatinya dengan kekerasan pikiran. Sakit begitu dalam akibat mendikte diri untuk menjadi orang sukses dan menang. Namun, apa daya 25 tahun Saya melewati sang waktu belum menjadi apa-apa. Tak ubahnya pecundang yang berjalan di lorong-lorong kegelisahan. Ahh..
“Tara, kamu masih saja menulis?” Inilah sosok Ibu yang slalu bertanya jika Saya menulis.
“Iya Bu. Saya akan tidur.”
“Bener itu, kamu harus tidur. Besok kamu akan dilamar orang. Kalau keluarga besarnya melihat kamu pucat, hanya karena tidak tidur. Bisa-bisa kamu di tolak jadi istri seorang ilmuwan itu. Tidur ya! Dan do’a sebelum tidur, matiin lampunya.”

Saya membalas dengan seulas senyuman, pahit. Entah mengapa mendengar lamaran besok, Saya lebih pucat. Ibu saya itu, terobsesi dengan orang-orang berilmu. Kesan pintar, cerdas dan wibawa. “Apalagi orang berilmu itu, mudah dapat pekerjaan dan malahan pekerjaan yang nyari-nyari dia.” Lihatlah kata-kata ini, obsesi orang berilmu sebenarnya terselebung makna. Lebih tepatnya Ibu menginginkan Saya menikah dengan orang yang sudah bekerja, ujung-ujungnya adalah duit.
“Ck..ck..ck.. ahh lebih baik saya tidur. Ya, Rabb.. izinkan saya agar bias menghadapi hari esok.”
@@@
“MasyaAllah, cantiknya yaa calon mantu bapak ini. Bagaimana bu? Pilihan Reza dan bapak ini?”
“Iya, cantik pak. Bapak dan Reza memang pintar kalau menilai kecantikan lho Tara.”

Ibu saya tersenyum, manggut-manggut. Saya, malah muak. Saya tidak suka dengan basa-basi. Sedangkan Reza, hmm.. Dia hanya melihat Saya, kalau Saya menoleh menatapnya, dia menunduk dan kalau dia melihat Saya justru Saya jadi salah tingkah. Saya rasa inilah tahap awal cinta. Mungkin, Dia mencintai Saya bisa jadi Saya yang lebih mencintainya. Dia laki-laki tampan. Yang membuat Saya senang Dia berjenggot. Cinta memang aneh.
“Tara, apa aktifitasnya sekarang ini.. Kata bapak dan Reza kamu Penulis ya?”
Degh.. MasyaAllah, Saya baru tahu kalau Saya ini Penulis. Ya! Penulis yang gagal, gagal karena tulisan yang Saya buat tak bernilai apa-apa, tak menghasilkan apa-apa. Dan saya tahu pertanyaan ini meronakan pipi saya yang malu karena tak tahu harus menjawab apa.
“Tara, koq diem? Ibunya Reza nanya itu ke kamu.” Ibu saya bingung melihat reaksi Saya yang diam.
“ahaa.. Ibu ini, Tara kan sedang di lamar.. jadi maklum saja dia diam. Berdasar hadis Rasullullah SAW, kalau anak perawan dilamar dia diam, itu tandanya lamaran kita diterima Ibu..”

Ibu reza tersenyum, Ibu saya juga dan Reza tersenyum kearah Saya. Aiiih.. saya kebingungan. Bapak Reza ini, menurut Saya selain berwibawa dia lebih suka gerak cepat, langsung ketujuan dan dengan sikap beliau itu Saya selamat untuk tidak menjawab pertanyaan Ibu Reza dengan jawaban “ Saya bukan Penulis. Tapi, Pecundang! Kurang lebih begitu Bu.”
@@@
Sebulan sudah, Saya hidup berumahtangga dengan Reza. Reza Radhiawan Kusuma dan Saya Angranatara Putri. Kehidupan Saya dengan Reza sungguh penuh cinta, tak ada masalah yang besar. Masalah hanya pada Saya yang belum begitu enak dalam memasak. Reza slalu bilang “Sayang, kamu pasti bias memasak, ana yakin itu. Ini buku memasak, ana beli dari Bandung. Sayang bias pelajari dan semoga sukses.” Di beri senyum khasnya. Khas, reza setiap tersenyum slalu mengedipkan mata sebelah kanannya. Tapi, untungnya senyum khas begitu hanya untuk Saya.

Saya pun menyadari, setelah menikah ini banyak kesuksesan yang Saya alami. Ibu mertua Saya slalu menyemangati Saya untuk menulis. Ibu mertua tahu kalau Saya begitu buruk dalam berkarya, berkarya tulis. Reza pun memberikan Saya beraneka ragam buku-buku yang berkaitan dengan cara menulis, cara mengarang yang baik. Saya pun menyadari Ibu Saya terus berdoa agar Saya bias menjadi seorang Penulis yang bermanfaat serta baik. Pernikahan yang diawali diam ini menghasilkan tawa pada cara berpikir Saya. Dan Saya mulai mengerti bahwa kematiaan ayah Saya, bukanlah penghalang untuk berkarya.

Ayah Saya seorang Penulis. Tapi, dia terlalu keras bahasanya, kritikannya juga. Dia mati karena tulisan-tulisannya. Inilah yang buat Saya merasa menjadi Penulis yang pecundang karena tak sehebat Ayah, takut mati hanya sebuah bakat alami yakni menulis.
Hidup akan terus berjalan, jika hanya menengok ke ruang traumatik, Saya mengerti; Saya akan menjadi pecundang sampai mata ini tertutup kaku.

Sebelum tidur Saya menulis dan menyatakan kebahagiaan setelah menikah. Menikah dengan orang cerdas yang tak keblinger. Keblinger akan kemampuan dirinya dan Ia pun tidak keblinger dalam kecerdasan Spritualnya sehingga suami Saya menuntun Saya berjalan untuk menjadi seorang pemenang dalam berkarya tulis. Reza laki-laki yang rendah hati. Tidak merasa sombong dengan ketinggian ilmunya dan tidak merasa paling benar meskipun dia luar biasa dalam pemahaman beragamanya. Alhamdulillah, Saya sembuh dari penyakit jiwa yang slalu merasa menjadi pecundang.

Setiap pilihan adalah jalan
Jalan menuju kemenangan atau keterpurukan
Pilihlah setiap lini dan nafas kehidupan
Dengan ikhtiar yang benar agar tidak menjadi
Orang-orang yang gagal

- Reza tersenyum pada Saya dengan senyum khasnya 

Semoga bermanfaat.
al-Faqirilallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah
Padang, Kos Dewi Fortuna. Sabtu 04 Februari 2012, 10:09 AM.