<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669</id><updated>2012-02-03T21:22:46.293-08:00</updated><title type='text'>Novels'eyes</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>46</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-8570726297086292303</id><published>2012-02-03T21:15:00.000-08:00</published><updated>2012-02-03T21:22:46.446-08:00</updated><title type='text'>Cerpen Novelia Yusuf asy-Syahidah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-6WKi47oeKWE/TyzAdg-piMI/AAAAAAAAARI/eVPHB7Fqcns/s1600/Nvel.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-6WKi47oeKWE/TyzAdg-piMI/AAAAAAAAARI/eVPHB7Fqcns/s400/Nvel.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5705146441273018562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 tahun sudah terlewati, sebuah waktu yang berjalan melaju tanpa disadari Saya melewatinya dengan kekerasan pikiran. Sakit begitu dalam akibat mendikte diri untuk menjadi orang sukses dan menang. Namun, apa daya 25 tahun Saya melewati sang waktu belum menjadi apa-apa. Tak ubahnya pecundang yang berjalan di lorong-lorong kegelisahan. Ahh..&lt;br /&gt;“Tara, kamu masih saja menulis?” Inilah sosok Ibu yang slalu bertanya jika Saya menulis.&lt;br /&gt;“Iya Bu. Saya akan tidur.”&lt;br /&gt;“Bener itu, kamu harus tidur. Besok kamu akan dilamar orang. Kalau keluarga besarnya melihat kamu pucat, hanya karena tidak tidur. Bisa-bisa kamu di tolak jadi istri seorang ilmuwan itu. Tidur ya! Dan do’a sebelum tidur, matiin lampunya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membalas dengan seulas senyuman, pahit. Entah mengapa mendengar lamaran besok, Saya lebih pucat. Ibu saya itu, terobsesi dengan orang-orang berilmu. Kesan pintar, cerdas dan wibawa. “Apalagi orang berilmu itu, mudah dapat pekerjaan dan malahan pekerjaan yang nyari-nyari dia.” Lihatlah kata-kata ini, obsesi orang berilmu sebenarnya terselebung makna. Lebih tepatnya Ibu menginginkan Saya menikah dengan orang yang sudah bekerja, ujung-ujungnya adalah duit.&lt;br /&gt;“Ck..ck..ck.. ahh lebih baik saya tidur. Ya, Rabb.. izinkan saya agar bias menghadapi hari esok.”&lt;br /&gt;                                    @@@&lt;br /&gt;“MasyaAllah, cantiknya yaa calon mantu bapak ini. Bagaimana bu? Pilihan Reza dan bapak ini?”&lt;br /&gt;“Iya, cantik pak. Bapak dan Reza memang pintar kalau menilai kecantikan lho Tara.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu saya tersenyum, manggut-manggut. Saya, malah muak. Saya tidak suka dengan basa-basi. Sedangkan Reza, hmm.. Dia hanya melihat Saya, kalau Saya menoleh menatapnya, dia menunduk dan kalau dia melihat Saya justru Saya jadi salah tingkah. Saya rasa inilah tahap awal cinta. Mungkin, Dia mencintai Saya bisa jadi Saya yang lebih mencintainya. Dia laki-laki tampan. Yang membuat Saya senang Dia berjenggot. Cinta memang aneh.&lt;br /&gt;“Tara, apa aktifitasnya sekarang ini.. Kata bapak dan Reza kamu Penulis ya?”&lt;br /&gt;Degh.. MasyaAllah, Saya baru tahu kalau Saya ini Penulis. Ya! Penulis yang gagal, gagal karena tulisan yang Saya buat tak bernilai apa-apa, tak menghasilkan apa-apa. Dan saya tahu pertanyaan ini meronakan pipi saya yang malu karena tak tahu harus menjawab apa.&lt;br /&gt;“Tara, koq diem? Ibunya Reza nanya itu ke kamu.” Ibu saya bingung melihat reaksi Saya yang diam.&lt;br /&gt;“ahaa.. Ibu ini, Tara kan sedang di lamar.. jadi maklum saja dia diam. Berdasar hadis Rasullullah SAW, kalau anak perawan dilamar dia diam, itu tandanya lamaran kita diterima Ibu..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu reza tersenyum, Ibu saya juga dan Reza tersenyum kearah Saya. Aiiih.. saya kebingungan. Bapak Reza ini, menurut Saya selain berwibawa dia lebih suka gerak cepat, langsung ketujuan dan dengan sikap beliau itu Saya selamat untuk tidak menjawab pertanyaan Ibu Reza dengan jawaban “ Saya bukan Penulis. Tapi, Pecundang! Kurang lebih begitu Bu.”&lt;br /&gt;                                     @@@&lt;br /&gt;Sebulan sudah, Saya hidup berumahtangga dengan Reza. Reza Radhiawan Kusuma dan Saya Angranatara Putri. Kehidupan Saya dengan Reza sungguh penuh cinta, tak ada masalah yang besar. Masalah hanya pada Saya yang belum begitu enak dalam memasak. Reza slalu bilang “Sayang, kamu pasti bias memasak, ana yakin itu. Ini buku memasak, ana beli dari Bandung. Sayang bias pelajari dan semoga sukses.” Di beri senyum khasnya. Khas, reza setiap tersenyum slalu mengedipkan mata sebelah kanannya. Tapi, untungnya senyum khas begitu hanya untuk Saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun menyadari, setelah menikah ini banyak kesuksesan yang Saya alami. Ibu mertua Saya slalu menyemangati Saya untuk menulis. Ibu mertua tahu kalau  Saya begitu buruk dalam berkarya, berkarya tulis. Reza pun memberikan Saya beraneka ragam buku-buku yang berkaitan dengan cara menulis, cara mengarang yang baik. Saya pun menyadari Ibu Saya terus berdoa agar Saya bias menjadi seorang Penulis yang bermanfaat serta baik. Pernikahan yang diawali diam ini menghasilkan tawa pada cara berpikir Saya. Dan Saya mulai mengerti bahwa kematiaan ayah Saya, bukanlah penghalang untuk berkarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Saya seorang Penulis. Tapi, dia terlalu keras bahasanya, kritikannya juga. Dia mati karena tulisan-tulisannya. Inilah yang buat Saya merasa menjadi Penulis yang pecundang karena tak sehebat Ayah, takut mati hanya sebuah bakat alami yakni menulis.&lt;br /&gt;Hidup akan terus berjalan, jika hanya menengok ke ruang traumatik, Saya mengerti; Saya akan menjadi pecundang sampai mata ini tertutup kaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tidur Saya menulis dan menyatakan kebahagiaan setelah menikah. Menikah dengan orang cerdas yang tak keblinger. Keblinger akan kemampuan dirinya dan Ia pun tidak keblinger dalam kecerdasan Spritualnya sehingga suami Saya menuntun Saya berjalan untuk menjadi seorang pemenang dalam berkarya tulis. Reza laki-laki yang rendah hati. Tidak merasa sombong dengan ketinggian ilmunya dan tidak merasa paling benar meskipun dia luar biasa dalam pemahaman beragamanya. Alhamdulillah, Saya sembuh dari penyakit jiwa yang slalu merasa menjadi pecundang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pilihan adalah jalan&lt;br /&gt;Jalan menuju kemenangan atau keterpurukan&lt;br /&gt;Pilihlah setiap lini dan nafas kehidupan&lt;br /&gt;Dengan ikhtiar yang benar agar tidak menjadi&lt;br /&gt;Orang-orang yang gagal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Reza tersenyum pada Saya dengan senyum khasnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;al-Faqirilallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah&lt;br /&gt;Padang, Kos Dewi Fortuna. Sabtu 04 Februari 2012, 10:09 AM.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-8570726297086292303?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/8570726297086292303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2012/02/cerpen-novelia-yusuf-asy-syahidah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/8570726297086292303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/8570726297086292303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2012/02/cerpen-novelia-yusuf-asy-syahidah.html' title='Cerpen Novelia Yusuf asy-Syahidah'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-6WKi47oeKWE/TyzAdg-piMI/AAAAAAAAARI/eVPHB7Fqcns/s72-c/Nvel.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-7030565676289295447</id><published>2012-02-01T02:04:00.000-08:00</published><updated>2012-02-01T02:10:58.014-08:00</updated><title type='text'>Bergerak!</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu. Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu. Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu. Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur  menyertaimu. Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada kta andai yang harus menguatkan kita unutk berdiam diri, karena hidup memang sesuatu yang begitu dalam dan panjang perjalanannya. Lelah adalah hal biasa dalam hidup , yang tak biasa adalah tak pernah berjuang tapi lelah, luarbiasa dungunya.. :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-7030565676289295447?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/7030565676289295447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2012/02/bergerak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7030565676289295447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7030565676289295447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2012/02/bergerak.html' title='Bergerak!'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-4508491448342634832</id><published>2012-01-29T20:04:00.000-08:00</published><updated>2012-01-29T20:13:09.805-08:00</updated><title type='text'>LELAKI ITU BERNAMA AFRIZAL DAHRIL!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-pSh7Icycvhw/TyYYv2mWJuI/AAAAAAAAAQ8/C5_py4Kd_NQ/s1600/Novel%2BBanget%2521.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-pSh7Icycvhw/TyYYv2mWJuI/AAAAAAAAAQ8/C5_py4Kd_NQ/s400/Novel%2BBanget%2521.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703273188500580066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, sesungguhnya telah habis kesabaran, telah lemah keyakinan, telah terserak keinginan, dan hanya kepada-Mu semua kendali hati. Ya Allah, Padukan semua kata pada ketakwaan dan lunakkan hati pada petunjuk-Mu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati ini hendak bercerita&lt;br /&gt;Tapi, tak ada yang menoleh untuk mendengar&lt;br /&gt;Mereka hanya berkawan ketika wajah ini tampak senang&lt;br /&gt;Namun, ketika hati dan wajah ini terluka sedih tak ada kawan menguatkan&lt;br /&gt;Ternyata hanya keasingan yang termiliki yang mampu buat Saya terkuatkan&lt;br /&gt;Dan inilah perhentian tangis terakhir Sang Jiwa.. perhentian rasa cinta Rang Asing pada sosok &lt;br /&gt;Lelaki itu bernama AFRIZAL DAHRIL!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurun sudah 7 tahun lamanya Saya senangi seseorang dan menantinya untuk kembali, kembali merapatkan hati bahwa Sayalah pilihan terakhir untuk mendampingi hidupnya kelak. Kurun waktu Saya menanti bercampur-campur rasa, duka dan bahagia. Kini, semua terjawab sudah.. dia tidak memilih Saya untuk menjadi pendamping hidupnya.. dia sudah memiliki pilihan baru.. dan  Saya menikmati kesedihan dan sakit yang mendalam, sangat dalam! Sehingga airmata ini tak mengeluarkan airnya.. mata ini hanya sanggup menerawang, membisu dan terdiam. Sejenak mata ini sembab, inilah cinta yang Saya pupuk sendiri tanpa tahu apa bisa nantinya di tuai, inilah cinta yang Saya jaga bertahun-tahun, inilah cinta yang tak sanggup Saya uraikan! Cinta tetaplah , cinta tak tergantikan oleh sebingkai kata-kata. Inilah cinta yang terkembang mengalir yang melahirkan kembali kepedihan cinta seorang Kahlil Gibran, Seorang Laila dan seorang Zulaikha serta keterhempasnya kekuatan cinta seorang Rabi’ah alDawiyyah yang bertahan untuk kuat mengikat cintanya hanya kepada Allah semata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin, tidak ada yang begitu percaya bahwa Saya memendam cinta begitu dalam dan di era-modren ini tak kan mungkin saya tercipta bisa mencintai yang mengefek dasyat seperti kisah-kisah cinta di zaman lalu. Tapi, inilah realitanya Saya menjalani cinta yang begitu parah senangnya,  parah sakitnya. Saya baru bisa merasakan bagaimana perasaan seorang Kahlil Gibran, Laila, Zulaikha dan Rabi’ah al-Dawiyyah. Mungkin cinta Saya tidak suci karena ambisi, mungkin..mungkin.. Tapi, Saya hanya bisa melihat mata di kaca ini. Saya tersadar bahwa Saya terluka dalam. Saya hanya sanggup bercerita pada Guru Saya, bahwa Saya sedih untuk pertama kalinya! Sedih yang begitu dalam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika, zaman kini menilai cinta hanya sebatas perut untuk memuaskan di bawah perut. Jika, zaman kini cinta kepada makhluk hanya terlihat sekumpulan ‘tai-tai’ (Maaf). Jika , zaman kini bukti cinta adalah tidur seranjang  dengan yang dicintai, melahirkan lirik-lirik cinta maksiat bahkan cinta itu ‘indah’ seperti lagu Melinda, Cinta satu malamnya.. Jika, cinta yang melahirkan rasa batin yang tegar di dunia zaman sekarang katanya tak ada. Jika, di dunia ini ada cinta yang hanya mengharapkan hadirnya tanpa hubungan seks itu sudah mustahil! Tapi, riilnya Saya begitu.. bahwa cinta Saya begitu! bagi Saya cinta adalah hal yang suci, tak bisa di urai dengan kesenangan perut di atas ranjang belaka.. cinta Saya lahir begitu diam.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh.. Saya sedih orang yang Saya senangi dan Saya nanti 7 tahun lamanya sudah punya pendamping hidup pilihannya.. tapi, sekarang Saya senang untuk rela melepaskannya.. Alhamdulillah.. Ya Allah, ampuni atas rasa senang Saya terhadap seseorang bertahun-tahun kurun waktunya.. ternyata Saya menduakan-Mu, pastinya mengkhianat-Mu.. ampuni pengkhianatan Saya Allah.. Izinkan Saya melahirkan karya-karya dengan kekuatan cinta-Mu.. bentuklah Saya untuk kuat seperti pendahulu Saya.. Kahlil Gibran, Laila, Zulaikha dan Rabi’ah al-Dawiyyah dan jangan Engkau tinggalkan aku sendirian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini usai sudah sebuah kisah cinta Saya.. luka biarlah luka.. bagi Saya cinta cukup sekali, menikah pun sekali.. layaknya kematian pun hanya SATU KALI! Dan inilah kepedihan yang buat Saya berubah kepilihan hidup yang lain, ketakdir yang lain.. Dan sebuah masa pasti ada akhirnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu bernama AFRIZAL DAHRIL!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;Novelia Yusuf asySyahidah, Rang Asing.&lt;br /&gt;29 Januari 2012, 03:00 PM. Kubang, Sawahlunto-SUMBAR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; I am Novel.. I am Novel..&lt;br /&gt;Tears fall without me realizing&lt;br /&gt;I wiped my tears because I didn’t want you to be washed away&lt;br /&gt;Could have erased you, could have forgotten you&lt;br /&gt;It makes me cry to think about the days without you&lt;br /&gt;You left me without saying anything, I wish it wasn’t you, please&lt;br /&gt;It’s okay if you return, it’s okay if you return&lt;br /&gt;It must be just a dream where we were apart for a short time&lt;br /&gt;Nothing happened, nothing happened&lt;br /&gt;When the night is over, if I wake up, I’m with you again&lt;br /&gt;Repeateadly telling with my heart, telling with my mouth&lt;br /&gt;I remind myself so many times because I don’t want to lose me&lt;br /&gt;Could have erased you, could have forgot you&lt;br /&gt;It’s makes me cry to think about the days without you&lt;br /&gt;You left me without saying anything, I wish it wasn’t you, please&lt;br /&gt;It’s okay if you return, it’s okay if you return&lt;br /&gt;It must be just a dream where we were apart for a short time&lt;br /&gt;Nothing happened, nothing happened&lt;br /&gt;If I wake up after tonight&lt;br /&gt;It’s okay if you return, it’s okay if you return&lt;br /&gt;I still love you, please, please&lt;br /&gt;Nothing happened, nothing happened&lt;br /&gt;When the night is over, if I wake up, I’m with you again.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-4508491448342634832?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/4508491448342634832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2012/01/lelaki-itu-bernama-afrizal-dahril.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4508491448342634832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4508491448342634832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2012/01/lelaki-itu-bernama-afrizal-dahril.html' title='LELAKI ITU BERNAMA AFRIZAL DAHRIL!'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-pSh7Icycvhw/TyYYv2mWJuI/AAAAAAAAAQ8/C5_py4Kd_NQ/s72-c/Novel%2BBanget%2521.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-2037850979805954852</id><published>2012-01-16T21:58:00.000-08:00</published><updated>2012-01-16T22:00:41.163-08:00</updated><title type='text'>Rang Asing</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-t4KD6Vu8mco/TxUOcaVAJGI/AAAAAAAAAQs/xJuPNF8Xz4U/s1600/no3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 217px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-t4KD6Vu8mco/TxUOcaVAJGI/AAAAAAAAAQs/xJuPNF8Xz4U/s400/no3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5698476784773768290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Luka Seorang ASING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya pengkhianatan adalah sesuatu yang menyakitkan, menimbulkan luka yang perkepanjangan. Dan luka tidaklah bisa di balas dengan kebaikan, bagi saya luka harus dibalas luka minimal sebentuk keadilan. Pengkhianatan merupakan bentuk pengingkaran janji dan didalamnya terdapat ketidakjujuran. Sangat menyakitkan. Ketika seseorang berkata begini-begitu, namun pembuktiannya tak ada atau tidak sesuai apa yang Ia utarakan itu pengkhianatan namanya. Mungkin, bisa di tebus dengan kata “maaf” jika kita melakukan pengkhianatan, tapi.. luka tetaplah luka, dia akan membekas walau tak tampak sakitnya. Di dunia zaman sekarang sudah terlalu banyak terkontaminasi oleh PENGKHIANATAN dan saya akan berjuang untuk tidak berada dalam bagiannya. Saya belum cukup kuat dan mampu untuk merubah keadaan dunia sekarang, namun saya pasti bisa melawan diri dan melatih jiwa saya untuk tidak berperilaku keburukan yang terjadi. Pasti aka nada keterasingan pada saya nantinya, ketika kita keluar dari zona yang benar-benar sesak akan hal-hal buruk. Asing adalah kebanggaan bagi saya. Sebuah predikat yang luarbiasa, menjadi asing adalah hal hebat jika kita lakukan untuk menegakkan prinsip kebenaran. Sesuatu yang  benar akan membawa ketenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sepi milikku lagi,&lt;br /&gt;Namun setiap detik nafasku..&lt;br /&gt;Selalu berani berkata bahwa;&lt;br /&gt; Sepi bukan sendiri,&lt;br /&gt;Sepi bukan mati,&lt;br /&gt;Atau pun sepi bukan tanpa kekasih di malam hari..&lt;br /&gt;Sepi adalah MATA jiwa yang berjuang kuat&lt;br /&gt;Bertahan dalam keramaian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap MATA bisa di baca, pengkhianat atau tidak; tergurat di garis-garis halus bola MATA.. hanya orang-orang yang ASINGlah yang mampu membacanya..&lt;br /&gt;Tak ada cinta yang benar-benar cinta, jika hanya mampu terurai dalam banyak kata-kata.. tak ada sayang yang benar-benar sayang, jika hanya tertata dalam bahasa.. tak ada ikhlas yang benar-benar ikhlas, jika selalu menyebut-nyebutnya.. karena ikhlas adalah cinta serta sayang, yang hanya tertanam di hati dan tampak dalam perbuatan.. karena terlalu banyak bahasa dalam bentuk kata akan menimbulkan pengkhianatan, sakit dan luka.. inilah kisah yang buat saya terluka, meski bertubi maaf terhadirkan untuk saya.. dia tetap membekas sulit untuk di hilangkan..&lt;br /&gt;Dan, sayalah orang ASING.. –MATA NoveL-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;al-Faqirilallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah&lt;br /&gt;Dini hari 20 Desember 2011, 02:26 AM&lt;br /&gt;Kubang, Sawahlunto-SUMBAR&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-2037850979805954852?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/2037850979805954852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2012/01/rang-asing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2037850979805954852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2037850979805954852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2012/01/rang-asing.html' title='Rang Asing'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-t4KD6Vu8mco/TxUOcaVAJGI/AAAAAAAAAQs/xJuPNF8Xz4U/s72-c/no3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-6287081054339963190</id><published>2011-02-23T03:57:00.000-08:00</published><updated>2011-02-23T04:19:15.907-08:00</updated><title type='text'>Hiduplah dengan TENANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-6oCZwV4dZSQ/TWT5RUQJoGI/AAAAAAAAAQg/tKZW62pMFYM/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 256px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-6oCZwV4dZSQ/TWT5RUQJoGI/AAAAAAAAAQg/tKZW62pMFYM/s400/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576856314481057890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Allah betapa sakit sepi ini mendera nafasku&lt;br /&gt;Tak kunjung sembuh pula&lt;br /&gt;Dingin kemudian beku taaaak mencai-cair..&lt;br /&gt;Allah aku sakit perih dan ngilu.. jantung ini pun mengkusam perih..&lt;br /&gt;Takdir mana yang harus ku pilih..&lt;br /&gt;Nikmat itu terjauh dariku..&lt;br /&gt;Allah sembuhkan aku dari rasa gelisah&lt;br /&gt;Kuatkan aku meski panas menggerogoti sekujur hatiku&lt;br /&gt;cemburu ini tak buatku tenang..&lt;br /&gt;Novel.. Hiduplah dengan Tenang..&lt;br /&gt;Bertahanlah dan kau pasti bisa..&lt;br /&gt;Tenang, tenang, dan tenang..&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-6287081054339963190?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/6287081054339963190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/02/hiduplah-dengan-tenang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/6287081054339963190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/6287081054339963190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/02/hiduplah-dengan-tenang.html' title='Hiduplah dengan TENANG'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-6oCZwV4dZSQ/TWT5RUQJoGI/AAAAAAAAAQg/tKZW62pMFYM/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-3912218981718175124</id><published>2011-02-08T23:56:00.000-08:00</published><updated>2011-02-08T23:58:47.576-08:00</updated><title type='text'>BIARLAH SEMUA TERSIMPAN..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJJG-qxcnI/AAAAAAAAAPQ/BsMLtDozR7I/s1600/agnes.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 167px; height: 167px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJJG-qxcnI/AAAAAAAAAPQ/BsMLtDozR7I/s400/agnes.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571596073261167218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jejak mana yang kau pilih.. maka kau harus berhati-hATI memutuskannya.. sungguh sakit terlukai.. namun, obat itu meliputi hati yang selamat.. sungguh kau mengetahui betapa detak jantung ini mencari tempat untuk berdetak di setiap detiknya.. ke usiran ini menyakitkan.. tapi, PILIHAN itu yang kau pinta bukan?? DENGAR DETAK HATI INI BERMELODI.. LEWAT LIRIK PELUKA HATI.. SEMUA KAN KAU KETAHUI AKU TERLUKA.. TAK AKAN LAMA :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(SANG MANTAN)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu aku kau puja,dulu aku kau sayang,dulu aku sang juara,yang selalu engkau cinta,kini roda telah berputar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini aku kau hina,kini aku kau buang,jauh dari hidupmu,kini aku sengsara,roda memang telah berputar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mana janji manismu,mencintaiku sampai mati,kini engkau pun pergi,saat ku terpuruk sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah sang mantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah sang mantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sakit teriris sepi,ketika cinta telah pergi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah sang mantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah sang mantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mana janji manismu,setia sampai aku mati,kini engkau pun pergi,saat ku jatuh dan sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mana janji manismu,mencintaiku sampai mati,kini engkau pun pergi,saat ku terpuruk sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah sang mantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah sang mantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah sang mantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah sang mantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mana janji-janjimu.. !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------DAN------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(KARENA KU SANGGUP)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah ku sentuhmu..Berikanku rasa itu..Pelukmu yang dulu..Pernah buatku..Ku tak bisa paksamu..‘tuk tinggal disisiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau kau yang selalu sakiti..Aku dengan perbuatanmu..Namun sudah kau pergilah..Jangan kau sesali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ku sanggup walau ku tak mau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdiri sendiri tanpamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku mau kau tak usah ragu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggalkan aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huuu.. kalau memang harus begitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak yakin ku kan mampu..Hapus rasa sakitku..Ku ‘kan selalu perjuangkan cinta kita..Namun apa salahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga ku tak layak dapatkan kesungguhanmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu kau buatku mengerti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersenyumlah karena ku sanggup..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua sudah di akhiri dan luka ini ta akan lama.. sudahlah buat dirimu tersenyum.. meski kau kini tau.. bahwa aku sakit dan terluka.. setidaknya kau mengerti.. aku tak lemah.. inilah bukti ketegaran.. bahwa nyawaku masih ada..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CINTA ITU BISA DITUMBUHKAN &amp; DIMATIKAN (kau tau itu, prinsip melankolik ku..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menangis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb.. ampuni aku atas rasa melodi yang terkuakkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak akan mengulangi lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb.. cintai aku sekali.. lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;al-Faqir Illallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-3912218981718175124?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/3912218981718175124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/02/biarlah-semua-tersimpan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/3912218981718175124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/3912218981718175124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/02/biarlah-semua-tersimpan.html' title='BIARLAH SEMUA TERSIMPAN..'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJJG-qxcnI/AAAAAAAAAPQ/BsMLtDozR7I/s72-c/agnes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-4227617836205464656</id><published>2011-02-08T23:49:00.000-08:00</published><updated>2011-02-09T00:08:11.047-08:00</updated><title type='text'>INILAH YANG KU MAU.. APA KAU MAU?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLUAXWiLI/AAAAAAAAAP4/skpceyqIi44/s1600/karena2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLUAXWiLI/AAAAAAAAAP4/skpceyqIi44/s400/karena2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571598496078137522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJHpkXE1GI/AAAAAAAAAOo/ZILWnm2JSL0/s1600/167169_1536553977179_1334737735_31327816_2527979_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 223px; height: 167px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJHpkXE1GI/AAAAAAAAAOo/ZILWnm2JSL0/s400/167169_1536553977179_1334737735_31327816_2527979_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571594468471395426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu adalah ketika timbul perasaan aneh disekujur tubuhmu baik ketika kau melihatnya, mendengarnya, ataupun ketika kau merasakan kehadirannya di dekatnya. Adakalanya kau selalu ingin dekat dengannya, namun yakinlah, bahwa jarak yang jauh terkadang justru mampu mendekatkan hati kalian. Dan juga sebaliknya, kedekatan tanpa ikatan pernikahan seringkali merenggangkan hati kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu tumbuh secara tak terduga. Terkadang kau berpikir bahwa kau LEBIH BAIK mencintai orang tersebut. Namun ketika HATImu menolaknya kau tak akan mampu berbuat apa-apa. Biarlah perlahan-lahan hatimu, bersama dengan masa yang akan menghapusnya dari pikiranmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika HATImu membenarkan kau justru akan dibuat kebingungan karenanya. Kau justru akan berpikir ulang sebelum kau benar-benar yakin bahwa dialah cintamu yg sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta karena Allah adalah ketika kau mengerti, tak hanya kelebihan dari orang itu yang kau lihat, namun juga “MEMAHAMI” dan “MENERIMA ” kekurangan-kekurangan yang dimilikinya. Sungguh pun kau baru boleh mengatakan bahwa “aku mencintainya” setelah kau benar-benar mengenalnya dengan sebenar-benarnya, yaitu baik dan buruknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta karena Allah itu tidak akan pernah sebatas pada penampilan dan kecantikan. Adakalanya kau akan lebih mencintai sebongkah arang hitam daripada sebutir intan yang berkilauan. Karena sesungguhnya kau sadar bahwa kau membutuhkan sebuah kehangatan yang mampu mengusir rasa dingin dari jiwamu. Lebih daripada sekedar keindahan yang ternyata membuatmu beku kedinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta karena Allah itu TIDAK akan tumbuh dari kecantikan seseorang. Namun KECANTIKAN seseorang justru akan tampak ketika kau mencintainya. Adalah bagaimana kau bisa mencintainya karena akhlak dan agamanya, bukan pada rupa, harta, ataupun nasabnya. Karena dengan inilah kau bisa menepis kefakiran, kehinaan, ketidak bahagiaaan, dan kemudian menggantinya dengan kemuliaan yang diridhai oleh Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta karena Allah akan membuatmu merasa tidak perlu memiliki meskipun dalam hatimu kau sangat ingin. Adalah bagaimana kau bisa ikhlas ketika dia ternyata lebih mencintai orang lain dan bahkan kau pun bisa berdo’a agar mereka bisa berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta karena Allah tidak akan menggiringmu pada jurang kemaksiatan. Ketika kau melihat dia dan mencintainya, hal itu akan membuatmu semakin berbenah diri, kau menjadi mampu melihat kekurangan-kekurangan dirimu untuk kemudian memperbaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta Karena Allah tidak akan membuatmu berpikir sempit, justru kau akan berpikir lebih jauh ke depan, lebih matang, lebih dewasa, dan ke arah yang lebih serius…!! Kau tidak akan berpikir dan membayangkan apabila kalian sudah pacaran, namun kau sudah berpikir ke arah pernikahan. Karena kau sadar bahwa ia jauh lebih kokoh, suci, berarti dan bermakna di hadapan Allah daripada sekedar pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta karena Allah terkadang tak tumbuh dengan sendirinya. Kita seperti layaknya diberi biji untuk ditanam. Lalu ia tergantung pada bagaimana kita merawatnya. Jika kita baik, maka baik pulalah perasaan itu, dan juga sebaliknya. Terkadang pula bisa jadi ia tumbuh dengan sendirinya. Ada saat dimana kau terkadang ingin membunuh saja perasaan tersebut namun entah mengapa kau tak berdaya. Karena sebenarnya bukanlah kita yang menumbuhkan perasaan cinta tersebut, namun Rabb yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang lah yang berkehendak atas segala perasaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta karena Allah Bukanlah tentang bagaimana kalian saling memandang, namun bagaimana tentang kalian melihat ke arah yang sama, dan berjalan ke arah yang sama. Kalian sadar bahwa kalian tidak akan mampu menghadapi perjalanan tersebut sendirian melainkan membutuhkan seseorang untuk berjalan disisimu, yang saling membantu, saling meringankan, dan saling mengarahkan dalam perjalanan menggapai Ridha-Nya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta karena Allah tidaklah selalu membutuhkan beragam kesamaan diantara kalian. Namun yang terpenting adalah kesamaan prinsip dan tujuan, yaitu menggapai ridha Allah SWT. dalam dirimu kau pun ingin agar kau merasa layak untuk mencintai dan dicintai olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji hanya bagiMu Ya Rabb Sang penguasa tidak ada yang luput dari pengetahuanMu, tidak akan habis air lautan atau bahkan lebih dari itu untuk menuliskan kalam Mu, selalu berusaha untuk dapat memahami bahwa tidak ada yang sia-sia atas yang Engkau tentukan dan berprasangka yang terbaik untuk semuanya. Engkau Yang Maha Kuasa atas segalanya dan berkehendak tidak ada yang tidak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah…di Kufah ada seorang pemuda tampan, serta sangat rajin beribadah, wajahnya selalu penuh dengan linangan air mata, karena begitu takutnya dengan Allah, dan begitu gembiranya atas segala karunia Allah. Suatu hari, karena ada suatu keperluan, pemuda tersebut berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha’, lisannya tidak pernah berhenti dari zikir, selalu mengagungkan nama Allah, derap langkahnya bijaksana, setiap ada orang dia sapa dengan ramah, di saat sedang berjalan, pemuda itu bertemu dengan seorang wanita dengan kecantikan seindah bidadari surga, jilbab yang lebar, wajah yang rupawan, derap langkah yang mempesona, sungguh menjadi pesona tiap pemuda yang merindukan istri yang shalehah, di saat mata mereka saling menatap, ada sebuah gejolak rasa yang aneh melintas di dalam dada, perasaan aneh yang semakin bergelora, semakin lama semakin menyiksa, dan akhirnya berpuncak pada suatu kesadaran kepada keduanya, Astagfirullah, rupanya syaitan sudah mulai menancapkan godaan sesatnya, keduanya menunduk, mengalihkan pandangan demi menjaga kemuliaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya sungguh menjadi malam yang sangat menyiksa bagi sang pemuda, entah kenapa shalat malamnya menjadi terganggu, setiap dia mengangkat takbir, maka bayangan wanita tersebut kembali muncul, merasuki pikirannya, menghantui jiwanya, air mata pemuda semakin deras, ketika dia kehilangan kekhusukan shalatnya, setelah sekian lama berkecamuk, mencoba melawan bayangan si wanita, pemuda itu jatuh, tersungkur, dan akhirnya pingsan, dengan lelehan air mata yang terus mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di tempat yang berlainan, sapu tangan wanita basah kuyup akibat menahan air matanya, dia tidak bisa menahan kerinduan yang berkecamuk di dalam dada, setiap cerita dan pendapat dari orang-orang yang mengenal tentang keshalehan dan kemuliaan akhlak sang pemuda sudah membuatnya cukup untuk merasakan cinta, apalagi ketampanan pemuda yang bisa di kategorikan nabi yusuf zaman sekarang semakin membuatnya menggila, rasa rindu semakin menyiksanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat batin sudah menjerit, hati tidak bisa menahan, dan kerinduan tidak terbantahkan, berangkatlah sang pemuda untuk menemui sang ayah wanita yang menarik hatinya, dengan tujuan melamar untuk memuliakan wanita, dan untuk menjaga pandangannya serta menyempurnakan separuh agama, tetapi jawaban sang ayah wanita, seperti guntur yang menggelora, siap mencabik siapa saja yang dekat dengannya, apalah daya, jika si wanita, telah di jodohkan dengan sepupunya, pemuda pulang dengan tangan hampa, hanya iman di dalam dada, yang bisa membuatnya sekuat baja, meskipun tangan seakan menggenggam bara, tetapi baginya, cobaan adalah bentuk dari kasih sayangNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau demikian, ternyata cinta di antara keduanya benar-benar semakin bergelora, akhirnya sang wanita mengirim surat dengan bantuan seseorang kepada sang pemuda, begitu tahu surat tersebut dari pujaan hatinya, sang pemuda gembira seakan memiliki dunia, di genggamnya surat tersebut, lalu di bacanya dengan perlahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        “Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku di rumahku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batin pemuda semakin tersiksa, dia mempunyai dua pilihan, antara bersenang-senang dengan wanita yang di cintainya meskipun mendapat laknat Allah, atau menolak permintaan pujaan hatinya demi menjaga kemuliaan dirinya, pesona positif dan negatif di dalam dirinya, bertarung sengit, tapi dia yakin, bahwa Allah akan melaknatnya dengan hina, jikalau dia menerima ajakan si wanita, lalu pemuda membalas suratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        “Aku tidak setuju dengan dua alternatif itu, “sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabbku akan adzab yang akan menimpaku pada hari yang besar.” (Yunus:15) ,Aku takut pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobarannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca surat dari pemuda, luluhlah hati sang wanita, dia menyadari bahwa syaitan sudah menguasai dirinya, si wanita berkata “Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah? Demi Allah, tak ada seseorang yang lebih berhak untuk bertaqwa kepada Allah dari orang lain. Semua hamba sama-sama berhak untuk itu.” Dia tebus kesalahannya dengan meningkatkan ketakwaannya, dia jauhi urusan dunia, akan tetapi, dia masih memendam rindunya kepada pemuda, tubuhnya mulai semakin kurus dan kurus menahan rindunya, sampai akhirnya, sang wanita menutup mata untuk selama-lamanya, meninggalkan dunia yang fana. Sang pemuda sering datang menziarahi kuburnya, dia menangis dan mendoakan kebaikan bagi wanita yang di cintainya, suatu hari sang pemuda tertidur di atas kuburannya, dia bermimpi bertemu sang wanita yang dicintainya dalam penampilan yang sangat baik, dalam mimpi, sang pemuda bertanya kepada wanita, “Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kamu dapatkan setelah meninggal?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang wanita menjawab “Sebaik-baik cinta wahai orang yang bertanya, adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat mengiring menuju kebaikan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu bertanya, “Jika demikian, kemanakah kau menuju?” Dia jawab, “Aku sekarang menuju pada kenikmatan dan kehidupan yang tak berakhir. Di Surga kekekalan yang dapat kumiliki dan tidak akan pernah rusak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu berkata, “Aku harap kau selalu ingat padaku di sana, sebab aku di sini juga tidak melupakanmu.” Dia jawab, “Demi Allah, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku meminta kepada Tuhanku dan Tuhanmu (Allah Subhanahuwataala) agar kita nanti bisa dikumpulkan. Maka, bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pemuda bertanya, “Kapan aku bisa melihatmu?” Jawab si wanita: “Tak lama lagi kau akan datang melihat kami.” Tujuh hari setelah mimpi itu berlalu, si pemuda dipanggil oleh Allah menuju kehadiratNya, meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu indahnya, jikalau cinta, menjadikan seseorang dalam ketaatan, begitu indahnya, jikalau cinta, bersatu dalam ikatan, dan kembali bertemu dalam surgaNya, kekal selama-lamanya dalam kebahagiaan, oh cinta, begitu suci dan mulianya, sebuah cinta yang terjalin dalam ketaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita membaca perkataan dari sang wanita “Sebaik-baik cinta wahai orang yang bertanya, adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat mengiring menuju kebaikan.” Betapa mulianya jikalau cinta sebagus itu, tapi ketika melihat fenomena di depan mata, sungguh kesucian cinta begitu ternoda, kesucian cinta telah ternoda dengan aktifitas zina, “pacaran” merajalela, dan menjadi menu wajib bagi para kawula muda, andai mereka sadar, betapa terbahak-bahaknya syaitan melihat kelakuan mereka, jikalau cinta bisa di dapatkan melalui “pacaran”, maka siap-siaplah mereka menderita, siap-siaplah mereka tertipu. Ketahuilah saudaraku, tidak ada yang namanya cinta dalam aktifitas pacaran, semuanya embel-embel zina yang di kemas syaitan menjadi perilaku yang menyenangkan, yang namanya zina, itu tidak hanya pada bagian antara pusar sampai lutut, semua anggota tubuh bisa jadi terdakwa, zina mata karena melihat, zina kata-kata karena rayuan gombal, zina hati karena berangan-angan, dan sebagainya, saudaraku, tundukkanlah pandanganmu demi kemulian, jangan biarkan kulitmu di tembus oleh besi dari neraka karena bersentuhan dengan yang bukan mahram, cukuplah Allah sebagai penolongmu dan tempat berserah diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat, orang pacaran paling alim pegangan tangan, begitu mudahnya cinta di ungkapkan, aku mencintaimu, tetapi dia mengajak pasangannya ke dalam kemaksiatan, apakah seperti itu yang di katakan cinta, bahkan banyak para muslimah yang dulunya penuh ketaatan, tetapi berubah drastis karena aktifitas pacaran, tidak sedikit teman-teman muslimah yang saya kenal terperangkap oleh belenggu seperti itu, meskipun dia memakai kerudung, sering belajar agama, tetapi karena aktifitas pacaran, semuanya menjadi kabur, mereka senang-senang saja saat tangan sang pemuda menyentuh tubuhnya, menyentuh kulitnya, masya Allah, mudah-mudahan kita semakin istiqomah di jalan ketaatan, dan bagi saudara-saudariku yang sedang melakukan hal itu, semoga Allah melembutkan hatimu, menyadarkanmu dari belenggu syaitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sebaik-baik cinta adalah cinta yang di balut dalam ikatan suci pernikahan, saudaraku, bila engkau mencintai seseorang, bingkailah dirimu dan dirinya dengan tali yang di rahmatiNya, sambutlah dirimu dan dirinya dengan keindahan cinta di atas cinta, mohonlah kemantapan untuk membingkai cintamu dalam ikatan suci pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu ‘alam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-4227617836205464656?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/4227617836205464656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/02/inilah-yang-ku-mau-apa-kau-mau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4227617836205464656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4227617836205464656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/02/inilah-yang-ku-mau-apa-kau-mau.html' title='INILAH YANG KU MAU.. APA KAU MAU?'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLUAXWiLI/AAAAAAAAAP4/skpceyqIi44/s72-c/karena2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-2908214407296923655</id><published>2011-02-08T23:45:00.000-08:00</published><updated>2011-02-08T23:47:54.297-08:00</updated><title type='text'>3 x 24 JAM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJGkc4ewhI/AAAAAAAAAOg/VWl2StEGvXc/s1600/keren.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 223px; height: 167px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJGkc4ewhI/AAAAAAAAAOg/VWl2StEGvXc/s400/keren.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571593281053049362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3x24 jam Iman itu bertahan.. maka teruslah pupuk Iman dengan Ilmu yang bermanfaat dan Ibadah yang sehat.. biar Iman menetap selalu di dalam hati.. baik sedih maupun senang.. baik dalam keadaan terang-terangan ataupun sembunyi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitu pun HIDAYAH.. hidayah tak akan bertahan dalam genggaman "saya telah taubat" justru HIDAYAH terpatri ketika terlihat dari perbuatan yan kontiniu dalam hal kebaikan.. terus-terus dan terus..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;prinsip yang kudu di pupuk"ketika seorang manusia tidak malu berbuat kemaksiatan dan zina terang-terangan.. mengapa kita tak berani terangan-terangan dalam berbuat kebaikan dan berperilaku baik meskipun di cap Aneh+KUNO" hAL YANG BURUK JIKA KITA TERGANTUNG TERHADAP PENILAIN ORANG LAIN.. karena SAMPAI KAPAN PUN KITA TAK KAN SANGGUP UNTUK MEMBUAT MEREKA SENANG.. ikhlaslah kawan dalam segenap perilaku KEBAJIKAN.. lillahi ta'ala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada yang bisa memutihkan segenap perilaku Buruk.. kecuali, perbaiki Iman berdasar akidah yang benar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;al-faqirIlallah, NOvelia Yusuf asy-Syahidah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-2908214407296923655?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/2908214407296923655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/02/3-x-24-jam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2908214407296923655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2908214407296923655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/02/3-x-24-jam.html' title='3 x 24 JAM'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJGkc4ewhI/AAAAAAAAAOg/VWl2StEGvXc/s72-c/keren.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-5026004063229533774</id><published>2011-01-24T19:21:00.000-08:00</published><updated>2011-01-24T21:45:23.907-08:00</updated><title type='text'>JADI AKHWAT= IKHWAN JANGAN CENGENG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TT5jVBGWErI/AAAAAAAAAOU/V86OXvYNBMw/s1600/jadi%2Bikwan.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 269px; height: 187px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TT5jVBGWErI/AAAAAAAAAOU/V86OXvYNBMw/s400/jadi%2Bikwan.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565995402199962290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TT5jO4tFrEI/AAAAAAAAAOM/2WI0gOyVuVQ/s1600/istiqomah.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 197px; height: 188px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TT5jO4tFrEI/AAAAAAAAAOM/2WI0gOyVuVQ/s400/istiqomah.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565995296867331138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;-Muhammad Maula Nurudin Al-haq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng..&lt;br /&gt;Dikasih amanah malah melarikan diri..&lt;br /&gt;Diajak syuro bilang ada ijin syar’i..&lt;br /&gt;Afwan ane ada agenda syar’i.. Afwan lagi nguleg sambel trasi..&lt;br /&gt;Disuruh ikut aksi, malah pergi naik taksi..&lt;br /&gt;Sambil lambai-lambai, bilang dadaaah…yuk mari…..&lt;br /&gt;Terus dakwah gimana? Diakhiri???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng..&lt;br /&gt;Sekilas gayanya sih haroki berlagak Izzis..&lt;br /&gt;Tapi hati kok Seismic? Sungguh ironis…&lt;br /&gt;Mendayu-dayu kaya’ film romantis..&lt;br /&gt;Kesehariannya malah jadi narsis..&lt;br /&gt;Jauh dari kamera jadi dikira ge eksis..&lt;br /&gt;Hati-hati kalo ditolak, bikin dramatis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng…&lt;br /&gt;Dikit-dikit SMS ikhwan dengan alasan dapet gratisan&lt;br /&gt;Rencana awal cuma kasih info kajian&lt;br /&gt;Lama-lama nanya kabar harian.. wah, investigasi beneran!&lt;br /&gt;Bisa-bisa dikira pacaran!&lt;br /&gt;Sampai kepikiran dijadikan pasangan…&lt;br /&gt;Ga’ usah ngaco-ngaco gitu deh kawan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng…&lt;br /&gt;Abis nonton film palestina semangat empat lima..&lt;br /&gt;Eh pas disuruh jadi coach, pergi lenyap kemana??&lt;br /&gt;Semangat jadi pendukung luar biasa..&lt;br /&gt;Tapi nggak siap jadi yang pelakunya.. yang diartikan sama dengan nelangsa..&lt;br /&gt;Yah…bikin kecewa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng..&lt;br /&gt;Ngumpet-ngumpet berduaan..&lt;br /&gt;Eh, awas lho yang ketiga setan…&lt;br /&gt;Trus, dikit-dikit aleman minta dibeliin jajan..&lt;br /&gt;Emang sih nggak pegangan tangan..&lt;br /&gt;Cuma pandang-pandangan tapi bermesraan..&lt;br /&gt;Wah, kaya’ film india aja gan!&lt;br /&gt;Kalo ketemu Musyrifah atau binaan?&lt;br /&gt;Mau taruh di mana tuh muka yang kemerah-merahan?&lt;br /&gt;Oh malunya sama Musyrifah atau binaan?&lt;br /&gt;Sama Allah? Buang aja ke lautan..&lt;br /&gt;Yang penting mah bisa sayang-sayangan…&lt;br /&gt;Na’udzubillah tenan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng..&lt;br /&gt;Sedekah dikira buang duit. .&lt;br /&gt;Katanya sih biar ngirit, tapi kok shoping tiap menit??&lt;br /&gt;Langsung sengit kalo dibilang pelit…&lt;br /&gt;Mendingan buat dzikir komat-kamit…&lt;br /&gt;Malah keluar kata-kata nyelekit…&lt;br /&gt;Aduh…bikin hati sodaranya sakit…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng…&lt;br /&gt;Semangat dakwah ternyata bukan untuk amanah..&lt;br /&gt;Tapi buat berburu ikhwan yang wah gitu dah ..&lt;br /&gt;Pujaan dapet, terus walimah..&lt;br /&gt;Dakwah pun say goodbye dadaaah..&lt;br /&gt;Dakwah yang dulu benar-benar ditinggalkah?&lt;br /&gt;Dakwah kawin lari.. karena kebelet nikah..&lt;br /&gt;Duh duh… amanah..amanah…&lt;br /&gt;Dakwah.. dakwah..&lt;br /&gt;Kalah sama ikhwan yang wah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng..&lt;br /&gt;Buka facebook liatin foto ikhwan..&lt;br /&gt;Dicari yang jenggotan..&lt;br /&gt;Kalo udah dapet trus telpon-telponan..&lt;br /&gt;Tebar pesona akhwat padahal tampang pas-pasan..&lt;br /&gt;“Assalammu’alaykum akhi, salam ukhuwah.. udah kerja? Suka bakwan?”&lt;br /&gt;Disambut baik sama akhi, mulai berpikir untuk dikasih bakwan ..&lt;br /&gt;Ikhwannya meng-iya-kan..&lt;br /&gt;Mau-mau aja dibeliin bakwan..&lt;br /&gt;Asik, ngirit uang kost dan uang makan…&lt;br /&gt;Langsung deh siapin acara buat walimahan!&lt;br /&gt;Prinsipnya yang dulu dikemanakan???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng…&lt;br /&gt;Ilmu cuma sedikit ajah..&lt;br /&gt;Udah mengatai Ustadzah..&lt;br /&gt;Nyadar diri woi lu tuh cuma kelas bawah..&lt;br /&gt;Baca qur’an tajwid masih salah-salah..&lt;br /&gt;Lho kok udah berani nuduh ustadzah..&lt;br /&gt;Semoga tuh cepet-cepet dikasih hidayah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng…&lt;br /&gt;Status facebook tiap menit beda..&lt;br /&gt;Isinya tentang curahan hatinya..&lt;br /&gt;Nunjukkin diri kalau lagi sengsara..&lt;br /&gt;Minta komen buat dikuatin biar ga’ nambah nelangsa..&lt;br /&gt;Duh duh.. status kok bikin putus asa..&lt;br /&gt;Dikemanakan materi yang dikasih ustadzah baru saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng..&lt;br /&gt;Ngeliat akhwat-akhwat yang lain deket banget sama ikhwan, jadi pengen ikutan..&lt;br /&gt;Hidup jadi suram seperti di padang gersang yang penuh godaan..&lt;br /&gt;Mau ikutan tapi udah tau kayak gitu nggak boleh.. tau dari pengajian..&lt;br /&gt;Kepala cenat-cenut pusing beneran…&lt;br /&gt;Oh kasihan.. Mendingan jerawatan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng..&lt;br /&gt;Ngeliat pendakwah akhlaknya kayak artis metropolitan..&lt;br /&gt;Makin bingung nyari teladan..&lt;br /&gt;Teladannya bukan lagi idaman..&lt;br /&gt;Hidup jadi kelam tak berbintang bahkan diguyur hujan..&lt;br /&gt;Mau jadi putih nggak kuat untuk bertahan..&lt;br /&gt;Ah biarlah kutumpahkan semua dengan caci makian..&lt;br /&gt;Akhirnya aku ikut-ikutan jadi artis metropolitan..&lt;br /&gt;Teladan pun sekarang ini susah ditemukan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng..&lt;br /&gt;Diajakain dauroh alasannya segunung…&lt;br /&gt;Kalo disuruh shopping tancap gas langsung…&lt;br /&gt;Hatipun tetap cerah walaupun mendung&lt;br /&gt;Maklum banyak ikhwan sliweran yang bikin berdetak cepat nih jantung..&lt;br /&gt;Kalo pas tilawah malah terkatung-katung…&lt;br /&gt;Duh.. bingung…bingung…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng..&lt;br /&gt;Bangga disebut akhwat.. hati jadi wah..&lt;br /&gt;Tapi jarang banget yang namanya tilawah..&lt;br /&gt;Yang ada sering gosip ngomongin sesamalah…&lt;br /&gt;Wah… wah… ghibah… ghibah…&lt;br /&gt;Eh, malah timbul fitnah…&lt;br /&gt;Segera ber-istighfar lah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng..&lt;br /&gt;Dulunya di dakwah banyak amanah..&lt;br /&gt;Sekarang katanya berhenti sejenak untuk menyiapkan langkah..&lt;br /&gt;Tapi entah kenapa berdiamnya jadi hilang arah..&lt;br /&gt;Akhinya timbul perasaan sudah pernah berdakwah..&lt;br /&gt;Merasa lebih senior dan lebih mengerti tentang dakwah..&lt;br /&gt;Anak baru dipandang dengan mata sebelah..&lt;br /&gt;Akhirnya diam dalam singgasana kenangan dakwah..&lt;br /&gt;Dari situ bilang.. Dadaaahhh.. Saya dulu lebih berat dalam dakwah..&lt;br /&gt;Lanjutin perjuangan saya yah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Akhwat jangan cengeng…&lt;br /&gt;Nggak punya duit Halaqah males datang..&lt;br /&gt;Nggak ada motor yaa…misi halaqah dibuang…&lt;br /&gt;Musyrifah ikhlas, hati malah senang…&lt;br /&gt;Binaan juga nggak ada satupun yang mau datang..&lt;br /&gt;Jenguk binaan malah pada pergi malang melintang…&lt;br /&gt;Oh…kasiyan… Mau ngapain sekarang???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------and----------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng..&lt;br /&gt;Dikasih amanah pura-pura batuk..&lt;br /&gt;Nyebutin satu persatu kerjaan biar dikira sibuk..&lt;br /&gt;Afwan ane sakit.. Afwan PR ane numpuk..&lt;br /&gt;Afwan ane banyak kerjaan, kalo nggak selesai bisa dituntut..&lt;br /&gt;Afwan ane ngurus anu ngurus itu jadinya suntuk..&lt;br /&gt;Terus dakwah gimana? digebuk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng..&lt;br /&gt;Dikit-dikit dengerin lagunya edcoustic..&lt;br /&gt;udah gitu yang nantikanku di batas waktu, bikin nyelekit..&lt;br /&gt;Ke-GR-an tuh kalo ente melilit..&lt;br /&gt;Kesehariannya malah jadi genit..&lt;br /&gt;Jauh dari kaca jadi hal yang sulit..&lt;br /&gt;Hati-hati kalo ditolak, bisa sakiiiittt...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng...&lt;br /&gt;Dikit-dikit SMSan sama akhwat pake Paketan SMS biar murah..&lt;br /&gt;Rencana awal cuma kirim Tausyiah..&lt;br /&gt;Lama-lama nanya kabar ruhiyah.. sampe kabar orang rumah..&lt;br /&gt;Terselip mikir rencana walimah?&lt;br /&gt;Tapi nggak berani karena terlalu wah!&lt;br /&gt;Akhirnya hubungan tanpa status aja dah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng...&lt;br /&gt;Abis nonton film palestina semangat membara..&lt;br /&gt;Eh pas disuruh jadi mentor pergi entah kemana..&lt;br /&gt;Semangat jadi penontonnya luar biasa..&lt;br /&gt;Tapi nggak siap jadi pemainnya.. yang diartikan sama dengan hidup sengsara..&lt;br /&gt;Enak ya bisa milih-milih yang enaknya aja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng..&lt;br /&gt;Ngumpet-ngumpet buat pacaran..&lt;br /&gt;Ketemuan di mol yang banyak taman..&lt;br /&gt;Emang sih nggak pegangan tangan..&lt;br /&gt;Cuma lirik-lirikkan dan makan bakso berduaan..&lt;br /&gt;Oh romantisnya, dunia pun heran..&lt;br /&gt;Kalo ketemu Murabbi atau binaan..&lt;br /&gt;Mau taruh di mana tuh muka yang jerawatan?&lt;br /&gt;Oh malunya sama Murabbi atau binaan?&lt;br /&gt;Sama Allah? Nggak kepikiran..&lt;br /&gt;Yang penting nyes nyes romantis semriwing asoy-asoy-yaannn..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng..&lt;br /&gt;Disuruh infaq cengar-cengir..&lt;br /&gt;Buat beli tabloid bola nggak pake mikir..&lt;br /&gt;Dibilang kikir marah-marah dah tuh bibir..&lt;br /&gt;Suruh tenang dan berdzikir..&lt;br /&gt;Malah tangan yang ketar-ketir..&lt;br /&gt;Leher saudaranya mau dipelintir!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng...&lt;br /&gt;Semangat dakwah ternyata bukan untuk amanah..&lt;br /&gt;Malah nyari Aminah..&lt;br /&gt;Aminah dapet, terus Walimah..&lt;br /&gt;Dakwah pun hilang di hutan antah berantah..&lt;br /&gt;Dakwah yang dulu kemanakah?&lt;br /&gt;Dakwah kawin lari.. lari sama Aminah..&lt;br /&gt;Duh duh... Amanah Aminah..&lt;br /&gt;Dakwah.. dakwah..&lt;br /&gt;Kalah sama Aminah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng..&lt;br /&gt;Buka facebook liatin foto akhwat..&lt;br /&gt;Dicari yang mengkilat..&lt;br /&gt;Kalo udah dapet ya tinggal sikat..&lt;br /&gt;Jurus maut Ikhwan padahal gak jago silat..&lt;br /&gt;"Assalammu'alaykum Ukhti, salam ukhuwah.. udah kuliah? Suka coklat?"&lt;br /&gt;Disambut baik sama ukhti, mulai berpikir untuk traktir Es Krim Coklat ..&lt;br /&gt;Akhwatnya terpikat..&lt;br /&gt;Mau juga ditraktir secara cepat..&lt;br /&gt;Asik, akhirnya bisa jg ikhtilat...&lt;br /&gt;yaudah.. langsung TEMBAK CEPAT!&lt;br /&gt;Akhwatnya mau-mau tapi malu bikin penat..&lt;br /&gt;badan goyang-goyang kayak ulat..&lt;br /&gt;Ikhwannya nyamperin dengan kata-kata yang memikat..&lt;br /&gt;Kasusnya sih kebanyakan yang 'gulat'..&lt;br /&gt;Zina pun menjadi hal yang nikmat..&lt;br /&gt;Udah pasti dapet laknat..&lt;br /&gt;Duh.. maksiat.. maksiat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng...&lt;br /&gt;Ilmu nggak seberapa hebat..&lt;br /&gt;Udah mengatai Ustadz..&lt;br /&gt;Nyadar diri woi lu tuh lulusan pesantren kilat..&lt;br /&gt;Baca qur'an tajwid masih perlu banyak ralat..&lt;br /&gt;Lho kok udah berani nuduh ustadz..&lt;br /&gt;Semoga tuh otaknya dikasih sehat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng...&lt;br /&gt;Status facebook tiap menit ganti..&lt;br /&gt;Isinya tentang isi hati..&lt;br /&gt;Buka-bukaan ngincer si wati..&lt;br /&gt;Nunjukkin diri kalau lagi patah hati..&lt;br /&gt;Minta komen buat dikuatin biar gak mati bunuh diri..&lt;br /&gt;Duh duh.. status kok bikin ruhiyah mati..&lt;br /&gt;Dikemanakan materi yang ustadz sampaikan tadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng..&lt;br /&gt;Ngeliat ikhwan-ikhwan yang lain deket banget sama akhwat mau ikutan..&lt;br /&gt;Hidup jadi kayak sendirian di tengah hutan rambutan..&lt;br /&gt;Mau ikutan tapi udah tau kayak gitu nggak boleh.. tau dari pengajian..&lt;br /&gt;Kepala cenat-cenut kebingungan..&lt;br /&gt;Oh kasihan.. Mendingan cacingan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng..&lt;br /&gt;Ngeliat pendakwah akhlaknya kayak preman..&lt;br /&gt;Makin bingung nyari teladan..&lt;br /&gt;Teladannya bukan lagi idaman..&lt;br /&gt;Hidup jadi abu-abu kayak mendungnya awan..&lt;br /&gt;Mau jadi putih nggak kuat nahan..&lt;br /&gt;Ah biarlah kutumpahkan semua dengan cacian makian..&lt;br /&gt;Akhirnya aku ikut-ikutan jadi preman..&lt;br /&gt;Teladan pun sekarang ini susah ditemukan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng..&lt;br /&gt;Diajakain dauroh alasannya segudang..&lt;br /&gt;Semangat cuma pas diajak ke warung padang..&lt;br /&gt;Atau maen game bola sampe begadang..&lt;br /&gt;Mata tidur pas ada lantunan tilawah yang mengundang..&lt;br /&gt;Tapi mata kebuka lebar waktu nyicipin lauk rendang..&lt;br /&gt;Duh.. berdendang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng..&lt;br /&gt;Bangga disebut ikhwan.. hati jadi wah..&lt;br /&gt;Tapi jarang banget yang namanya tilawah..&lt;br /&gt;Yang ada sering baca komik naruto di depan sawah..&lt;br /&gt;Hidup sekarang jadinya agak mewah..&lt;br /&gt;Hidup mewah emang sah..&lt;br /&gt;Tapi.. kesederhanaan yang dulu berakhir sudah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng..&lt;br /&gt;Dulunya di dakwah banyak amanah..&lt;br /&gt;Sekarang katanya berhenti sejenak untuk menyiapkan langkah..&lt;br /&gt;Tapi entah kenapa berdiamnya jadi hilang arah..&lt;br /&gt;Akhirnya timbul perasaan sudah pernah berdakwah..&lt;br /&gt;Merasa lebih senior dan lebih mengerti tentang dakwah..&lt;br /&gt;Anak baru dipandang dengan mata sebelah..&lt;br /&gt;Akhirnya diam dalam singgasana kenangan dakwah..&lt;br /&gt;Dari situ bilang.. Dadaaahhh.. Saya dulu lebih berat dalam dakwah..&lt;br /&gt;Lanjutin perjuangan saya yah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng...&lt;br /&gt;Nggak punya duit jadinya nggak dateng Liqo..&lt;br /&gt;Nggak ada motor yaa halaqoh boro-boro..&lt;br /&gt;Murabbi ikhlas dibikin melongo..&lt;br /&gt;Binaan nggak ada satupun yang ngasih info..&lt;br /&gt;Ngeliat binaan malah pada nonton tv liat presenter homo..&lt;br /&gt;Adapula yang tidur sambil meluk bantal guling bentuk si komo..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh noo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng...&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng...&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng...&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng...&lt;br /&gt;Jadi Ikhwan jangan cengeng...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi... banyak sekali sebenarnya masalah Ikhwan..&lt;br /&gt;Dimanapun harokahnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi.. Di saat engkau tak mengambil bagian dari dakwah ini..&lt;br /&gt;Maka akan makin banyak Ikhwan lain yang selalu menangis di saat mereka mengendarai motor.. Ia berani menangis karena wajahnya tertutup helm... Ia menangis karena tak kuat menahan beban amanah dakwah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi.. Di saat engkau kecewa oleh orang yang dulunya engkau percaya.. Ikhwan-ikhwan lain sebenarnya lebih kecewa dari mu.. mereka menahan dua kekecewaan.. kecewa karena orang yang mereka percaya.. dan kecewa karena tidak diperhatikan lagi olehmu.. tapi mereka tetap bertahan.. menahan dua kekecewaan... karena mereka sadar.. kekecewaan adalah hal yang manusiawi.. tapi dakwah harus selalu terukir dalam hati..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi.. disaat engkau menjauh dari amanah.. dengan berbagai alasan.. sebenarnya, banyak ikhwan di luar sana yang alasannya lebih kuat dan masuk akal berkali-kali lipat dari mu.. tapi mereka sadar akan tujuan hidup.. mereka memang punya alasan.. tapi mereka tidak beralasan dalam jalan dakwah.. untuk Allah.. demi Allah.. mereka.. di saat lelah yang sangat.. masih menyempatkan diri untuk bangun dari tidurnya untuk tahajjud.. bukan untuk meminta sesuatu.. tapi mereka menangis.. curhat ke Allah.. berharap Allah meringankan amanah mereka.. mengisi perut mereka yang sering kosong karena uang habis untuk membiayai dakwah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi.. Sungguh.. dakwah ini jalan yang berat.. jalan yang terjal.. Rasul berdakwah hingga giginya patah.. dilempari batu.. dilempari kotoran.. diteror.. ancaman pembunuhan..... dakwah ini berat akhi.. dakwah ini bukan sebatas teori.. tapi pengalaman dan pengamalan... tak ada kata-kata 'Jadilah..!' maka hal itu akan terjadi.. yang ada 'jadilah!' lalu kau bergerak untuk menjadikannya.. maka hal itu akan terjadi.. itulah dakwah... ilmu yang kau jadikan ia menjadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi.. jika saudaramu selalu menangis tiap hari..&lt;br /&gt;Bolehkah mereka meminta sedikit bantuanmu..? meminjam bahumu..? berkumpul dan berjuang bersama-sama...?&lt;br /&gt;Agar mereka dapat menyimpan beberapa butir tangisnya.. untuk berterima kasih padamu..&lt;br /&gt;Juga untuk tangis haru saat mereka bermunajat kepada Allah dalam sepertiga malamnya..&lt;br /&gt;"Yaa Allah.. Terimakasih sudah memberi saudara seperjuangan kepadaku.. demi tegaknya Perintah dan laranganMu... Kuatkanlah ikatan kami..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yaa Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta kepada-Mu, bertemu dalam taat kepada-Mu, bersatu dalam da’wah kepada-Mu, berpadu dalam membela syariat-Mu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yaa Allah, kokohkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukillah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahaya-Mu yang tidak pernah pudar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal kepada-Mu. Hidupkanlah hati kami dengan ma’rifat kepada-Mu. Matikanlah kami dalam keadaan syahid di jalan-Mu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Engkaulah Sebaik-baik Pelindung dan Sebaik-baik Penolong. Yaa Allah, kabulkanlah. Yaa Allah, dan sampaikanlah salam sejahtera kepada junjungan kami, Muhammad SAW, kepada para keluarganya, dan kepada para sahabatnya, limpahkanlah keselamatan untuk mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aamiin Allahumma aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~~~&lt;br /&gt;Tulisan ini diperuntukkan untuk yang merasa.. sama sepertiku yang juga merasa... Semoga dikuatkan.. Amiieenn...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-AL-FAQIR ILALLAH, NOVELIA YUSUF asy-SYAHIDAH-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-5026004063229533774?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/5026004063229533774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/jadi-akhwat-jangan-cengeng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5026004063229533774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5026004063229533774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/jadi-akhwat-jangan-cengeng.html' title='JADI AKHWAT= IKHWAN JANGAN CENGENG'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TT5jVBGWErI/AAAAAAAAAOU/V86OXvYNBMw/s72-c/jadi%2Bikwan.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-7596478639121762099</id><published>2011-01-19T20:40:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T21:06:56.382-08:00</updated><title type='text'>I LIKE THAT KUNGFUUUUUuuuu :)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTfCvQIsHfI/AAAAAAAAAOE/j7AfLDdl9CE/s1600/NONO4.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTfCvQIsHfI/AAAAAAAAAOE/j7AfLDdl9CE/s400/NONO4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564129981680590322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTfBchiqNwI/AAAAAAAAAN8/ilA26NDAbrU/s1600/KUNG2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 239px; height: 156px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTfBchiqNwI/AAAAAAAAAN8/ilA26NDAbrU/s400/KUNG2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564128560423778050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTfACsRm7QI/AAAAAAAAAN0/FXyPpwxVmKY/s1600/KUANTAU.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 195px; height: 190px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTfACsRm7QI/AAAAAAAAAN0/FXyPpwxVmKY/s400/KUANTAU.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564127017116822786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni bela diri Untuk Pertahanan Diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SENI BELA DIRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni bela diri merupakan satu kesenian  yang ada atau timbul pada diri  seseorang untuk mempertahankan diri. Seni bela diri telah lama ada dan pada mulanya berkembang dan di gunakan di medan pertempuran. Namun kemudian secara perlahan-lahan berubah dan menjadi kebutuhan setiap pribadi untuk mempertahankan diri.Hal ini terjadi ketika  peperangan telah berkurang dan penggunaan senjata modern mulai lebih banyak di gunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh dikatakan seni bela terdapat di dunia dan hampir setiap negara mempunyai seni bela diri yang berkembang sesuai dengan daerahnya masing-masing ,atau berubah akibat  terjadinya interaksi dengan seni beladiri dari luar.. Sebagai contoh seni bela diri silat,seni bela diri yang berkembang di negara ASEAN dan terdapat di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Brunei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun kemudahan transportasi dan komunikasi yang ada pada saat ini memudahkan perkembangan ide dan seni bela diri yang tidak lagi hanya ada di daerahnya saja ,tapi telah dan terus berkembang keseluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya seni bela diri terbagi menjadi tiga jenis seni bela diri utama,yaitu seni bela diri dengan senjata tajam,seni bela diri dengan  jenis senjata tidak tajam atau tumpul,seperti kayu dll,dan seni bela diri tangan kosong. Yang ketiganya pun masih terbagi lagi menjadi beberapa jenis dan alirannya. Di antara jenis-jenis seni bela diri yang ada adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Aikido&lt;br /&gt;   2. Capoeira&lt;br /&gt;   3. Gulat&lt;br /&gt;   4. Hapkido&lt;br /&gt;   5. Jiu Jitsu&lt;br /&gt;   6. Jogo do pau&lt;br /&gt;   7. Judo&lt;br /&gt;   8. Kalaripayat&lt;br /&gt;   9. Karate&lt;br /&gt;  10. Kempo&lt;br /&gt;  11. Kendo&lt;br /&gt;  12. Kung fu&lt;br /&gt;  13. Silambam&lt;br /&gt;  14. Silat&lt;br /&gt;  15. Taekwondo&lt;br /&gt;  16. Taido&lt;br /&gt;  17. Tinju&lt;br /&gt;  18. Tomoi&lt;br /&gt;  19. Wing Tsun&lt;br /&gt;  20. Wun-hup-kuen-do&lt;br /&gt;  21. Wushu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni bela diri dari Asia :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Borneo&lt;br /&gt;          o Silat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Burma&lt;br /&gt;          o Bando&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * China semua seni bela diri Cina dikenal sebagai Kung Fu, Wushu, Kuoshu, Ch'uan Fa atau Kuntao&lt;br /&gt;          o Aliran tenaga dalam: Nei chia&lt;br /&gt;                + Hsing Yi (Hsing-i Ch'uan, Xingyiquan)&lt;br /&gt;                + Pakua Chuan (Pa Kua Chang, Baguazhang)&lt;br /&gt;                + Tai Chi Chuan (T'ai Chi Ch'uan, Taijiquan)&lt;br /&gt;          o Shaolin&lt;br /&gt;                + Black Crane Kung Fu&lt;br /&gt;                + Black Tiger Kung Fu&lt;br /&gt;                + Chin Na&lt;br /&gt;                + Choy Lay Fut&lt;br /&gt;                + Crane Kung Fu&lt;br /&gt;                + Dog Kung Fu&lt;br /&gt;                + Dragon Kung Fu&lt;br /&gt;                + Eagle Kung Fu&lt;br /&gt;                + Five Ancestors Kung Fu&lt;br /&gt;                + Go-ti Boxing&lt;br /&gt;                + Hung Gar&lt;br /&gt;                + Leopard Kung Fu&lt;br /&gt;                + Monkey Kung Fu&lt;br /&gt;                + My Jong Law Horn&lt;br /&gt;                + Northern Praying Mantis&lt;br /&gt;                + Pak Mei (White Eyebrow)&lt;br /&gt;                + Pheonix Kung Fu&lt;br /&gt;                + Rat Kung Fu (Choy Gar)&lt;br /&gt;                + Shuai Chiao (Shuai Jiao)&lt;br /&gt;                + Snake Kung Fu&lt;br /&gt;                + Southern Praying Mantis&lt;br /&gt;                + San Da&lt;br /&gt;                + San Shou&lt;br /&gt;                + Tiger Kung Fu&lt;br /&gt;                + Wing Chun&lt;br /&gt;                + Wing Tsun&lt;br /&gt;                + White Crane&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * India&lt;br /&gt;          o But Marma Atti&lt;br /&gt;          o Gatka&lt;br /&gt;          o Kalaripayatu&lt;br /&gt;          o Kalari Payit&lt;br /&gt;          o mallak-rida&lt;br /&gt;          o malla-yuddha&lt;br /&gt;          o niyuddha-kride&lt;br /&gt;          o Silambam Nillaikalakki&lt;br /&gt;          o Vajra Mushti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Indonesia&lt;br /&gt;          o Kuntao&lt;br /&gt;          o Silat&lt;br /&gt;          o Tarung Derajat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Jepang&lt;br /&gt;          o Aikido&lt;br /&gt;          o Aiki Jutsu (lihat Daito Ryu)&lt;br /&gt;          o Bojutsu&lt;br /&gt;          o Iaido/Iaijutsu&lt;br /&gt;          o Jujutsu (Jiu Jitsu, Ju Jitsu)&lt;br /&gt;          o Jojutsu&lt;br /&gt;          o Judo&lt;br /&gt;          o Karate&lt;br /&gt;          o Kenpo&lt;br /&gt;          o Kendo&lt;br /&gt;          o Kenjutsu&lt;br /&gt;          o Kobudo&lt;br /&gt;          o Kyudo&lt;br /&gt;          o Naginata-do&lt;br /&gt;          o Ninjutsu&lt;br /&gt;          o Ninpo&lt;br /&gt;          o Shintaido&lt;br /&gt;          o Shorin-ryu&lt;br /&gt;          o Shorinji kempo&lt;br /&gt;          o Sumo&lt;br /&gt;          o Taijutsu&lt;br /&gt;          o Taido&lt;br /&gt;          o Tanto Jutsu&lt;br /&gt;          o Tegumi&lt;br /&gt;          o Yamanni-ryu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Korea&lt;br /&gt;          o Gjogsul&lt;br /&gt;          o Hapkido&lt;br /&gt;          o Hup Kwon Do&lt;br /&gt;          o Hwa Rang Do&lt;br /&gt;          o Kuk Sool Won&lt;br /&gt;          o Kumdo&lt;br /&gt;          o Kwon Pup&lt;br /&gt;          o Soo Bahk Do&lt;br /&gt;          o Taekyon&lt;br /&gt;          o Tae Kwon Do&lt;br /&gt;          o Tang Shou Dao&lt;br /&gt;          o Tang Soo Do&lt;br /&gt;          o Yudo&lt;br /&gt;          o Yusul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Malaysia&lt;br /&gt;          o Silat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Mongolia&lt;br /&gt;          o Mongolian wrestling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * FIlipina&lt;br /&gt;          o Filipino Martial Arts (FMA)&lt;br /&gt;          o Arnis&lt;br /&gt;          o Balintawak&lt;br /&gt;          o Buno&lt;br /&gt;          o Cadena de Mano&lt;br /&gt;          o Combat Judo&lt;br /&gt;          o Doble Olisi&lt;br /&gt;          o Dumog&lt;br /&gt;          o Eskrido&lt;br /&gt;          o Eskrima&lt;br /&gt;          o Eskrima De Campo&lt;br /&gt;          o Estoca&lt;br /&gt;          o Estocado&lt;br /&gt;          o Filipino Kuntao&lt;br /&gt;          o Gokusa&lt;br /&gt;          o Kadena de Mano&lt;br /&gt;          o Kali&lt;br /&gt;          o Kombatan&lt;br /&gt;          o Kuntao&lt;br /&gt;          o Kuntaw&lt;br /&gt;          o Kuntaw Lima-Lima&lt;br /&gt;          o LAMECO Escrima&lt;br /&gt;          o Modern Arnis&lt;br /&gt;          o Panandata&lt;br /&gt;          o Pananjakman&lt;br /&gt;          o Panantukan&lt;br /&gt;          o Pangamot&lt;br /&gt;          o Pangamut&lt;br /&gt;          o Pekiti Tirsia Kali&lt;br /&gt;          o Sagasa&lt;br /&gt;          o Sayas-Lastra&lt;br /&gt;          o Sikaran&lt;br /&gt;          o Suntukan&lt;br /&gt;          o Tat Kun Tao&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Thailand&lt;br /&gt;          o Krabi Krabong&lt;br /&gt;          o Lerdrit&lt;br /&gt;          o Muay Boran (Thai boxing kuno)&lt;br /&gt;          o Muay Thai (Thai boxing)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Vietnam&lt;br /&gt;          o Cuong Nhu&lt;br /&gt;          o Quan Khi Dao&lt;br /&gt;          o Viet Vo Dao&lt;br /&gt;          o Vo Vi Nam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni bela diri Eropa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Eropa keseluruhan:&lt;br /&gt;          o Boxing&lt;br /&gt;          o ESDO&lt;br /&gt;          o Fencing&lt;br /&gt;          o Glima&lt;br /&gt;          o Historical fencing&lt;br /&gt;          o Jogo do Pau&lt;br /&gt;          o Leonese fighting&lt;br /&gt;          o Pankration&lt;br /&gt;          o Schwingen&lt;br /&gt;          o Wrestling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Inggris&lt;br /&gt;          o Cornish Wrestling&lt;br /&gt;          o Cumberland wrestling&lt;br /&gt;          o Llap-goch&lt;br /&gt;          o Lutte Breton&lt;br /&gt;          o Purring&lt;br /&gt;          o Westmoreland wrestling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * France&lt;br /&gt;          o Boxe Francaise&lt;br /&gt;          o Chausson&lt;br /&gt;          o Chausson Marseilles&lt;br /&gt;          o Lutte Parisienne&lt;br /&gt;          o Savate&lt;br /&gt;          o Savate-Danse du Rue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Jerman&lt;br /&gt;          o Anti Terror Kampf&lt;br /&gt;          o Gojutedo&lt;br /&gt;          o Individual Fighting Concepts Mallepree&lt;br /&gt;          o Kenjukate&lt;br /&gt;          o MilNaKaDo&lt;br /&gt;          o Stockfechten&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Irelandia&lt;br /&gt;          o Bata&lt;br /&gt;          o Collar and Elbow&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Israel&lt;br /&gt;          o Haganah system&lt;br /&gt;          o Krav Maga&lt;br /&gt;          o Krav Maga Maor&lt;br /&gt;          o Wu Wei Kung Fu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Italia&lt;br /&gt;          o Caestus&lt;br /&gt;          o Graeco-Roman wrestling&lt;br /&gt;          o Scherma di daga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Belanda&lt;br /&gt;          o Amsterdams Vechten&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Russia&lt;br /&gt;          o Agni Kempo&lt;br /&gt;          o Armeiskii rukopashnyi boi&lt;br /&gt;          o Boevoi Gopak&lt;br /&gt;          o Buza&lt;br /&gt;          o Cambo&lt;br /&gt;          o Combo&lt;br /&gt;          o Draka&lt;br /&gt;          o Kolo&lt;br /&gt;          o Kulachnoi Boya&lt;br /&gt;          o ROSS&lt;br /&gt;          o Rukopaschnij Boj&lt;br /&gt;          o Russky Stil&lt;br /&gt;          o Russian Boxing&lt;br /&gt;          o Sambo&lt;br /&gt;          o Samoz&lt;br /&gt;          o Skobar&lt;br /&gt;          o Slada&lt;br /&gt;          o Slawjano-Goritzkaja Borba&lt;br /&gt;          o Spas&lt;br /&gt;          o Systema&lt;br /&gt;          o Systema Kadochnikowa&lt;br /&gt;          o UNIBOS&lt;br /&gt;          o Velesova Borba&lt;br /&gt;          o Vyhlyst&lt;br /&gt;          o Wjun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Scotlandia&lt;br /&gt;          o Greenoch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Spanyol&lt;br /&gt;          o Zipota&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Uzbekistan&lt;br /&gt;          o Kurash&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni bela diri Timur Tengah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Iran&lt;br /&gt;          o Koshti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni bela diri Afrika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Angola&lt;br /&gt;          o Capoeira d'Angola&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Mesir&lt;br /&gt;          o Egyptian stick fencing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Guinee&lt;br /&gt;          o Peul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kenya&lt;br /&gt;          o Massaï&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Senegal&lt;br /&gt;          o Dioula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sudan&lt;br /&gt;          o Nuba fighting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Seni bela diri Afrika yang lain&lt;br /&gt;          o Canarian fighting&lt;br /&gt;          o Zulu stick fighting&lt;br /&gt;          o Kalindi Lyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni bela diri Amerika Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Brazil&lt;br /&gt;          o Brazilian Jiu Jitsu&lt;br /&gt;          o Capoeira&lt;br /&gt;          o Luta Livre&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Guam&lt;br /&gt;          o San Jitsu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni bela diri Amerika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Amerika Serikat&lt;br /&gt;          o All Style Karate&lt;br /&gt;          o American Combat Judo&lt;br /&gt;          o American Combat Sambo&lt;br /&gt;          o American Kempo Karate&lt;br /&gt;          o American Kenpo/Ed Parker&lt;br /&gt;          o Pacific Archipelago Combatives&lt;br /&gt;          o Choi Kwang-Do&lt;br /&gt;          o Chu Fen Do&lt;br /&gt;          o Combat Submission Wrestling&lt;br /&gt;          o Dog Brothers Martial Arts&lt;br /&gt;          o Dos Manos System&lt;br /&gt;          o Full Contact Karate&lt;br /&gt;          o Jailhouse Rock&lt;br /&gt;          o Jeet Kune Do&lt;br /&gt;          o Jeet Kune Do Concepts&lt;br /&gt;          o Kickboxing&lt;br /&gt;          o Kajukenbo&lt;br /&gt;          o Marine Corps LINE Combat System&lt;br /&gt;          o Native American fighting styles&lt;br /&gt;          o Natural Spirit&lt;br /&gt;          o Progressive Fighting System&lt;br /&gt;          o SCARS&lt;br /&gt;          o Shootfighting&lt;br /&gt;          o Taebo&lt;br /&gt;          o World War Two Combatives&lt;br /&gt;(Sumber:http://www.wikipedia.org dengan sedikit perubahan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kung fu adalah ilmu bela diri dari Tiongkok. Akan tetapi, arti kata kung fu yang sebenarnya memiliki makna luas, yakni sesuatu yang didapat dalam waktu yang lama dan dengan ketekunan yang sungguh-sungguh. Sehingga seorang ahli memasak yang hebat pun dapat dikatakan memiliki kung-fu yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kata kung fu, istilah wushu dan kun dao juga sering dipakai untuk menyebut ilmu bela diri dari Tiongkok. Sedangkan ilmu Kungfu yang sudah menyebar ke Asia Tenggara (terutama Indonesia) di masa lalu disebut Kuntao, menurut Donn Draeger dalam buku beliau yang berjudul Weapons and Fighting Arts of Indonesia. Namun di masa kini, istilah Kuntao tersebut sudah sangat jarang dipergunakan.&lt;br /&gt;Perkembangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ilmu bela diri lain pada umumnya, bela diri kung fu berkembang dari kebutuhan manusia untuk bertahan hidup. Baik untuk membela diri dari serangan binatang buas, berburu untuk makan, maupun untuk berperang. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan tentang obat-obatan dan tubuh manusia di Tiongkok – serta perang saudara yang berkepanjangan dan sering, seni bela diri kung fu pun berkembang pesat dan menyebar luas, sehingga membawa banyak kontribusi bagi berbagai macam bela diri di Asia.&lt;br /&gt;Salah satu ilmu bela diri kung fu yang terkenal adalah dari Kuil Shaolin.&lt;br /&gt;Seiring dengan kemajuan dan makin terbukanya negara Tiongkok, berbagai ilmu bela diri kung fu digabung dan distandarkan menjadi suatu bentuk olahraga yang dapat dipertandingkan, yakni wushu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------cerita HIKMAH Kungfu Sang Penghafal Al-Quran, Oleh Anung Umar------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bagaimana perasaan anda tatkala menyaksikan ada seorang yang memperagakan keterampilan bela diri dengan sangat gesit dan lincah? Terhibur dan kagum bukan? Tapi bagaimana seandainya orang itu memperagakannya tidak untuk menghibur akan tetapi justru “mengancam” dan “meneror“ anda dan itu di tempat yang sunyi di tengah malam dan tidak ada seorang pun di situ kecuali anda dan dia saja? Bagaimana perasaan anda? Tentu lain lagi jawabannya. Tapi Itulah yang saya alami bersama teman saya atau lebih tepatnya temannya teman saya (terserah anda, mau sebut itu teman, atau teman-teman atau teman-temanan), sebut saja namanya Kholid (nama samaran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian itu terjadi sekitar enam tahun lalu, tatkala saya bersamanya menginap di suatu masjid di pinggiran kota DJ. Baru saja saya murajaah (mengulang) hafalan Al-Quran, tak terasa ternyata malam telah larut, seingat saya, sudah lewat jam setengah satu. Suasana masjid ketika itu telah sepi, tidak ada di situ kecuali tiga orang: saya, Kholid, dan teman saya lainnya, yaitu Imbar (nama samaran). Saya lihat Imbar telah tidur dengan penuh “khusyuk” di lantai dasar, sedangkan Kholid ada di lantai dua tidak terdengar pula suaranya. Mungkin ia telah tidur, itu yang saya kira. Melihat suasana yang sepi dan tenang seperti itu, otomatis saya pun terkena “virus” kantuk. Saya pun bergegas naik ke lantai dua untuk tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lihat Kholid telah terlelap di atas tempat tidurnya yang beralaskan papan. Karena kebetulan papan tempat tidur saya agak berdempetan dengan tempat tidurnya, saya pun menggesernya agar ada kerenggangan. Ketika saya sedang menggesernya dan ketika itu tangan Kholid di atasnya, tiba-tiba Kholid yang ketika itu sudah terlelap, seperti tersentak, ia membuka matanya, lalu memandang tangannya dengan pandangan yang tajam, seperti ada sesuatu di tangannya, saya heran ada apa dengannya. Tidak selang lama, ia bangkit, bergerak dengan cepat lalu memperagakan suatu jurus, jurus yang mengingatkan saya kembali ke film-film Mandarin! Ya, saya masih ingat dan masih segar di benak saya, itu yang pernah diperagakan Jackie Chan di dalam film-fimnya! Itu Jurus dewa Mabuk! Tapi sayangnya moment itu bukan untuk bernostalgia atau berdecak kagum, karena posisi saya ketika itu bukan sedang terhibur justru sedang “terancam”. Kholid seperti mengarahkan jurusnya ke arah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya panik luar biasa. Apa saya akan menjadi “korban”nya? Apakah saya bersalah karena telah mengganggunya dari tidur? Saya berpikir, ini tidak wajar. Tidak mungkin orang yang normal ketika tidur tiba-tiba bangun dan “mengancam” dengan memperagakan jurus dengan gesit dan lincah. Melihat indikasi itu, seketika muncul kesimpulan di kepala saya, ini kesurupan! Kepanikan saya memuncak, karena ia makin mendekat ke saya. Saya harus mengambil jalan keluar segera. Saya teringat Imbar teman saya yang tidur di lantai bawah, saya ingin berteriak meminta tolong kepadanya, tapi entah kenapa, karena saking paniknya, suara saya seperti tercekat di tenggorokan, tak keluar sepatah kata pun dari mulut. Hanya ada dua pilihan bagi saya untuk menyelamatkan diri ketika itu, mengambil jurus langkah seribu atau maju “bertempur” dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau untuk opsi pertama, repot pula, karena posisi saya terpojok, kiri kanan saya tembok, belakang saya pagar pembatas, apa mungkin saya loncat dari lantai dua ke lantai dasar? Saya masih belum punya nyali untuk itu. Kalau mau lewat pintu yang ada di hadapan saya, otomatis harus berhadapan dengan Kholid dulu. Tak ada pilihan kecuali perang! Tapi sayangnya nyali saya sudah dikalahkan rasa gentar saya sendiri. Kalau berhadapan dengan anak SD atau SMP sih, saya siap, tapi kalau menghadapi Kholid yang berperawakan kekar, tinggi, dan juga sangat “ganas” dengan jurusnya itu, rasanya saya harus berpikir panjang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kepanikan dan ketakutan itu telah memuncak, muncullah fitrah saya sebagai manusia yang membutuhkan Khaliknya tatkala terdesak, saya pun langsung berdzikir kepada Allah. Saya sudah tidak ingat apa yang saya ucapkan ketika itu, apakah istighfar, taawudz atau yang lainnya, yang jelas, subhanallah, hasilnya tidak mengecewakan. Walaupun tidak seketika, Kholid menghentikan “teror”nya. Ia terengah-engah seraya mengucapkan istighfar. Saya pun lega, “teror” sudah berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayangnya “kemenangan” saya ini belum terwujud, Kholid kambuh lagi! Ia kembali “meneror” dengan gerakan Kungfu dewa Mabuknya, saya pun kembali panik. Tapi Alhamdulillah, “teror” ini ternyata tidak berlangsung lama, karena ia pun berhenti lagi dan kembali terengah-engah sembari beristighfar. Saya lega menyaksikan itu. Tatkala keadaan telah “aman” dan Kholid sudah tenang, saya pun menghampirinya. Saya “menginvestigasinya” , “Antum pernah belajar ilmu tenaga dalam, ya? “ Dia enggan menjawab. Lalu saya mengajukan beberapa pertanyaaan lagi tapi dia tetap tidak mau menjawab, sepertinya ia enggan terbuka dalam hal ini. Akhirnya saya biarkan saja ia menenangkan dirinya, sedangkan saya lebih memilih bersegera tidur,mengingat malam yang makin larut dan juga kondisi badan yang sudah lelah dan shock karena kejadian tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya siapa sih Kholid itu dan apa yang menyebabkannya seperti itu? Harap jangan kaget kalau ia ini ternyata seorang hafizh (telah hafal Al-Quran 30 juz)! Lho kok bisa seorang hafizh jadi seperti itu? Nah, pertanyaan itu pula yang berputar-putar di kepala saya. Masak iya orang hafal 30 juz kesurupan jin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kejadian itu saya tidak pernah bercerita kepada siapapun tentang itu. Akan tetapi karena rasa penasaran yang sudah memuncak dan juga pertimbangan kemaslahatan yang akan didapat, saya pun ceritakan kejadian malam itu ke salah seorang teman saya yang juga teman akrab Kholid ini. Saya pikir, tidak ada salahnya saya ceritakan ini kepadanya, karena ia orang terdekat dengan Kholid dan saya rasa ia berkompeten dalam hal ini, siapa tahu dengan itu bisa membantunya (Kholid)untuk sembuh atau setidaknya bisa memberi saran agar saya selamat dari “aksi-aksinya” di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya jelaskan kejadian itu, rupanya teman saya ini tidak terlalu terkejut. Ia bahkan mengabarkan bahwa Kholid ini pun dulu pernah juga kesurupan, bahkan aksinya ketika itu lebih dahsyat lagi: ia bisa loncat ke atas genteng dan atap mobil bak katak meloncat ke sana kemari! Kesurupannya itu sering kambuh. Pernah juga ia pulang dari suatu daerah menuju kampungnya menggunakan bis. Akan tetapi, setelah beberapa lama ditunggu keluarganya, ia tidak juga sampai ke rumah. Setelah beberapa hari atau minggu ia rupanya diketemukan seorang “ikhwan” yang kebetulan mengenalnya dalam keadaan menggembel di suatu kota yang berjarak lebih dari 300 km dari rumahnya! Astaghfirullah..Singkat cerita, Kholid rupanya kesurupan dalam perjalanan di bis, makanya ia tak sadar ketika sampai di kota lain yang bukan jadi tujuannya. Nadzubillah min dzalik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertanya kepada teman saya ini apa penyebab kesurupannya yang pertama kali . Ia tidak bisa memastikan penyebabnya. Akan tetapi ada dua kejadian penting sebelum itu, dan itu kemungkinan besar sebagai penyebabnya. Yang pertama: dia baru saja mendapatkan masalah pribadi yang sangat memukulnya. Kedua: ia baru mengalami kecelakaaan ketika sedang berkendaraan motor bersama temannya. Temannya meninggal, sedangkan ia selamat. Kejadian itu sangat memukulnya pula, sampai-sampai setelah kejadian itu teman saya ini pernah mendapati di kamarnya (Kholid) obat-obatan yang termasuk kategori tidak dijual bebas[baca:terlarang].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mengkhawatirkan. Bahkan sampai sekarang pun (waktu ia berbicara sekitar enam tahun lalu), keluarganya masih merasa cemas kalau ia berada jauh dari rumah dan kampungnya. Selain itu, dampak negatif dari kesurupan pun terasa, di antaranya yaitu, hafalan Al-Qurannya “hilang” hingga hampir separuhnya! Dan yang perlu diwaspadai, kata teman saya ini, jin yang ada di tubuhnya ini bisa saja bereaksi kapanpun tanpa diduga. Astaghfirullah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejadian-kejadian di atas saya petik beberapa pelajaran, di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Seorang hafizh adalah manusia juga, ia bisa stres, kesurupan bahkan gila BILA IA LALAI dari mengingat Allah, MENGABAIKAN perintah-Nya dan BERMAKSIAT kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itu bukan mustahil. Bukankah mungkin seseorang menghafalkan Al-Quran tetapi tidak ikhlas, ingin ketenaran dan cinta pujian? karena siapa sih yang tahu isi hati seseorang kecuali Allah? Dan bukankah mungkin pula seseorang menghafal dan terus menghafal Al-Quran akan tetapi ia tidak memahaminya dan tidak juga mengamalkan kandungannya? Bacaaannya tidak melewati kerongkongannya [baca: tidak masuk ke hati]? Akan tetapi jangan dipahami dari tulisan ini, berarti saya menganjurkan orang untuk tidak menghafal Al-Quran atau bermalas-malasan menghafalnya. Tidak, bukan itu maksud saya. Justru saya menganjurkan siapapun untuk bersemangat dalam membaca dan menghafal Al-Quran, dan itu kebaikan yang sangat besar, insya Allah. Tapi tolong jangan berhenti sampai di situ saja, pahami pula dan tadaburilah serta amalkanlah kandungannya. “(Al-Quran) Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka mentadaburi ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran. " (Shaad:29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tak ada korelasi antara hidayah dan kecerdasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang cerdas belum tentu orang yang paling berhak mendapatkan hidayah dari Allah. Seorang hafizh tidak dipungkiri lagi ia pasti memilki kecerdasan, akan tetapi apakah itu jadi jaminan ia akan selamat dari gangguan syaithan dan mendapat hidayah kalau ia LALAI dari mengingat-Nya dan menjalankan perintah-Nya? Seandainya hidayah itu di tangan orang-orang cerdas, tentu Albert Einstein lebih berhak masuk islam di bandingkan kita yang memilki IQ jauh di bawahnya. Dan kalau memang keselamatan dan hidayah itu diukur dengan kecerdasan, tentu Washil bin ‘Atha (pendiri sekte Mu’tazilah) tak akan menyimpang dari al-haq, karena ia termasuk murid Hasan Al-Bashri ( seorang ulama Tabiin) yang cerdas dan populer. Karena itu, yang merasa “cerdas” dan “berilmu” jangan membusungkan dadanya, hendaklah ia tawadhu, karena kecerdasan dan ilmu yang ia dapatkan selama ini bukan karena kecemerlangan dan kehebatannya, itu semata-mata karunia Allah yang diberikan kepadanya agar ia bersyukur dan mengamalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kita harus waspada dari makar-makar syaithan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh kalian, maka anggaplah ia sebagai musuh, sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala. “(Fathir:6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaithan senantiasa memasang permusuhan terhadap seluruh mumin dan dia tidak pandang bulu dalam hal itu: apakah orang awam, ahli ibadah, ustadz, hafizh dan yang lainnya, seluruhnya adalah musuh syaithan. Karena itu waspadalah, bekalilah diri-diri kita dengan ilmu syari, bacalah Al-Quran dan Hadits, tadaburilah isinya dan amalkanlah kandungannya semampu kita. Mudah-mudahan dengan itu Allah melindungi kita semua dari makar syaithan, iblis beserta bala tentaranya serta memberikan curahan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga dengan itu terang dan terbimbinglah setiap langkah kita di dunia ini hingga saat meninggalkannya di akhir hayat nanti. Amin ya Rabbal’alamin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sedikit hikmah dan pelajaran yang bisa saya petik dari kejadian di atas, bagi teman-teman yang bisa menambahkan hikmah dan pelajaran lain, silahkan tambah dan sebarkan, mudah-mudahan Allah memberkahi kita semua. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 7 Syawwal 1431/ 16 September 2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBELUMNYA---------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kung Fu Master vs Hadits Master&lt;br /&gt;By Abu Aisyah, on March 2nd, 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel berikut ini hanyalah hiburan. Hanya ingin menilai sesuatu dari sisi yang berbeda. Kalau dulu saya pernah mengatakan bahwa programmer itu agak-agak mirip dengan programmer, maka kali ini saya menulis bahwa ahli kungfu itu tidak sama denga ahli hadits? Lho koq bisa? Begini ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah Rasululloh Shallallahu’alaihi wa salam adalah saka guru yang segala tindak tanduk beliau, segala kehidupan beliau adalah tuntunan yang patut dicontoh. Dan kemudian para shahabat selalu mengingat apapun yang diberikan oleh beliau shallallahu’alaihi wa salam. Para shahabat ada yang mencatat, tapi kebanyakan dihafal. Setelah rasululloh shallallahu’alaihi wa salam wafat, kemudian warisan-warisan rasululloh shallallahu’alaihi wa salam tersebut diajarkan dari para shahabat kepada para tabi’in. Dan dari para tabi’in setelahnya diajarkan kepada tabi’ut tabi’in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sejarahnya berlanjut kepada para ahli hadits. Mereka menguasai ilmu rijal, yaitu ilmu sanad, yang mana meneliti para perawi hadits. Dan dari sinilah lahir para pahlawan Islam. Mereka membukukan banyak buku hadits, jutaan hadits pun dikumpulkan dan dirangkum oleh para imam ahli hadits. Dan tidaklah sedikit pun salah satu diantara mereka menyembunyikan ilmu, sebab menyembunyikan ilmu itu dilarang oleh rasululloh Shallallahu’alaihi wa salam. Dan para hadits master ini adalah orang yang pertama kalinya semangat dalam masalah mengamalkan sebuah hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan ahli kungfu? Wah, jauh sangat dengan mereka. Contohnya adalah pendekar rajawali. Ia hanya akan mengajarkan kungfu yang tidak sama dengan dirinya. Sebab ini buat jaga-jaga kalau muridnya membangkang. Setiap pendekar pasti punya jurus rahasia yang memang tidak diajarkan kepada siapapun, termasuk muridnya. Hanya guru yang putus asa dan bodoh saja yang mengajarkan jurus rahasia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setiap generasi ternyata berbeda kwalitas kemampuan ilmunya. Dan memang beginilah faktanya. Apabila generasi Islam itu makin dekat dengan rasululloh shallallahu’alaihi wa salam, maka makin tinggilah ilmu orang tersebut. Walaupun memang orang-orang muta-akhirin juga ilmunya tak bisa diremehkan. Tapi memang diakui sendiri oleh para ulama, seperti Syaikh Musa Hafizhahulloh, Syaikh Ali Hafizhahulloh, Syaikh Salim bin Ied Al Hilali Hafizhahulloh, Syaikh Abdul Muhsin rahimahulloh bahwasannya mereka tak ada seujung kukunya para pendahulu mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang ustadz, pernah berkata kepada saya, bahwasannya mengenal para ulama itu seperti hidup di negeri dongeng. Allah menciptakan para ulama itu adalah karena rahmat-Nya. Semakin kita kenal seorang ulama, tentang kehidupannya, tentang ilmunya, maka kita akan serasa kecil. Bahkan semakin kita belajar dengan membaca buku-buku mereka, mengikuti kajian yang membahas buku-buku mereka, maka kita akan merasa semakin tidak tahu dalam masalah-masalah yang mereka bahas. Saya sendiri ketika membaca buku Miftahu Daar as-sa’adah, saya seperti membaca bukunya Harun Yahya tentang kehidupan makhluk-makhluk. Namun tentunya tak bisa dibandingkan dengan karangan Harun Yahya yang mengajak manusia meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta dan menentang teori revolusi Darwin. Pertanyaannya adalah, orang seperti Ibnu Al Qayyim Al Jauziyah rahimahulloh seorang ahli hadits, ahli tafsir, seorang tabib, seorang ahli sastra, tapi beliau juga faham masalah kimia, sains dan masalah ekologi, juga masalah biologi. Paling tidak ilmu yang beliau miliki sama dengan 10 sampai 15 orang doktor. Saya tidak membual, tapi memang itu kenyataannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil beliau sudah hafal Al Qur’an dan sudah belajar hadits semenjak masih muda. Menghafal ribuan hadits, menulis ratusan buku, faham ilmu pengobatan, kimia, biologi dan sebagainya. Mustahil satu orang tersebut bisa mendalami banyak ilmu kalau Allah tidak memberikan bashiroh kepada orang tersebut. Coba kita lihat diri kita sekarang. Belajar satu ilmu saja susahnya bukan main. Sebagai contoh belajar masalah komputer. Anda butuh 4 tahun untuk bisa lulus dari universitas. Belajar tafsir Al Qur’an, apakah anda sudah hafal Al Qur’an sekarang? Lalu berapa lama waktu yang anda butuhkan untuk menghafal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh yang lain Imam Ahmad bin Hanbal rahimahulloh. Buku beliau yang paling dikenal adalah Musnad Ahmad. Yang kalau dikumpulkan tebalnya seperti enam kitab hadits yang dikenal manusia, yaitu Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Tirmidzi, Sunan Abu Dawud, Sunan Nasa’i dan Sunan Ibnu Majah. Imam Ahmad rahimahulloh dalam sebuah riwayat dikenal orang yang sangat mencintai hadits, beliau pernah 3 hari 3 malam menulis kitab, istirahat hanya ketika sholat saja. Sampai-sampai kemudian beliau pingsan dan ditolong oleh anaknya. Ketika ditanya, “Wahai ayahku, kenapa engkau tidak istirahat?”. Beliau menjawab, “Kaki ini istirahat setelah menyentuh pintu surga”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan beliau pun dikenal sebagai Imam Ahlussunnah karena kegigihan beliau memperjuangkan sunnah. Nama beliau harum, karena beliau mengharumkan agama Allah, membela Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Katsir rahimahulloh juga orang yang luar biasa. Ulama yang satu ini kita kenal dengan tafsir besarnya yaitu Tafsir Al Qur’an Al Azhim Ibnu Katsir yang sekarang sudah banyak diterjemahkan oleh banyak percetakan. Pernah diceritakan kepada saya dalam sebuah kajian beliau juga dikenal dengan orang yang luar biasa ilmunya, beliau sanggup menulis berjilid-jilid buku ketika menjadi seorang musafir. Ketika siang hari beliau berteduh dengan tubuh ontanya sambil menulis. Dan satu hal yang luar biasa adalah salah satu bukunya yang menuliskan hadits dari setiap para shahabat dimulai dengan huruf alif sampai ya’. Dan itupun ditampilkan seluruh hadits yang “harokatnya” tidak sama. Seperti contoh Innamal a’malu bin niyat dengan Innamal a’malu bin niyaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, sungguh jauh seorang kung fu master dengan hadits master. Seorang hadits master tidak pernah takut menghadapi apapun. Bahkan mereka sama sekali tak takut ketika harus berhadapan dengan sesuatu yang bisa saja merenggut nyawa mereka. Sebab memang hidup mereka bukan untuk membela diri, tapi membela agama ini. Dan tentu saja Allah mengharumkan nama mereka dan mengganti seluruh kehidupan mereka dengan kehidupan yang lebih baik di hari akhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kungfu master? Hidupnya hanya untuk membela diri. Mempertahankan diri, mungkin juga membela orang lain ketika ada yang bertindak semena-mena. Ilmunya pun terbatas, dan merupakan ilmu yang tidak berguna dihadapan Allah. Dan ilmunya pun akan terputus sanadnya kalau sang guru tidak menurunkan ilmu tertentu kepada muridnya agar muridnya tidak durhaka kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua’lam bishawab.))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Dzar r.a, bahwasanya Nabi saw keluar dari rumah beliau ketika musim dingin, waktu itu daun-daun berguguran. Beliau mengambil ranting dari sebatang pohon, sehingga daun-daun di ranting itupun banyak berguguran. Kemudian beliau bersabda, "Wahai Abu Dzar!" Saya menyahut, 'Labbaik, ya Rasulallah.' Lalu beliau berkata, 'Sesungguhnya seorang hamba yang muslim, jika menunaikan shalat dengan ikhlas karena Allah, maka dosa-dosanya akan berguguran seperti gugurnya daun-daun ini dari pohonnya." (HR. Ahmad).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-7596478639121762099?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/7596478639121762099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/i-like-that-kungfuuuuuuuuu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7596478639121762099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7596478639121762099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/i-like-that-kungfuuuuuuuuu.html' title='I LIKE THAT KUNGFUUUUUuuuu :)'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTfCvQIsHfI/AAAAAAAAAOE/j7AfLDdl9CE/s72-c/NONO4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-7037323720566052667</id><published>2011-01-19T20:09:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T20:37:28.368-08:00</updated><title type='text'>catatan CINTA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTe5QN8ZgqI/AAAAAAAAANk/rLxouR6_gvA/s1600/radiasi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTe5QN8ZgqI/AAAAAAAAANk/rLxouR6_gvA/s400/radiasi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564119552911573666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTe3JBdA2TI/AAAAAAAAANc/uQuLJWM3O4A/s1600/love.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 117px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTe3JBdA2TI/AAAAAAAAANc/uQuLJWM3O4A/s400/love.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564117230276368690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb izinkan aku untuk jatuh cinta padaMu berkali-kali..&lt;br /&gt;setiap pagi, siang, malam dan kembali bangun lagi..&lt;br /&gt;aku ingin Sllalu dalam dekapan hangat cintamu Ya Allah.. Ya Rabb..&lt;br /&gt;AKU CINTA PADAMU..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi.. benarkah Kau tak suka "aku" berandai-andai? kalau begitu bagaimana jika aku berkata begini..&lt;br /&gt;"Andai.... kelak kau masukkan aku ke SURGA atas Rahmatmu, Bolehkah aku membuka hijab lihat Kau tersenyum padaku???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb.. Izinkan aku untuk bisa melihatmu tersenyum..&lt;br /&gt;walau dalam keadaan sakit yang pedih dicelah hatiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb izinkan aku bisa melihatmu tertawa..&lt;br /&gt;kelak ketikaku terus berjuang bertahan untuk cepat..&lt;br /&gt;...sembuh dari sakit yang membusuk ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb.. jangan kau tinggalkan aku dalam keadaan mati sia-sia..&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;hidup di telan masa buta..&lt;br /&gt;Ya Allah ya Rabb.. aku pilih mencintaiMU..&lt;br /&gt;tersenyumlah untukku ya Rabb..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb.. jangan tinggalkan aku.. dalam keadaan kesepian..&lt;br /&gt;rentangkan cintaMu.. biar aku bisa hidup bertahan untuk RIANG..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb.. tunjukan pada ku tentang siapa yang bisa menemuiku.. kelak jika Jodoh itu benar untukku..&lt;br /&gt;Ya Rabb.. jangan biarkan Sosok tubuh tak sanggup bertahan.. bersamaku, untuk menemuiku.. kelak di Jadwal Jodoh yang telah Kau tetapkan..&lt;br /&gt;wahai Dzat Yang Maha Tahu.. Tenangkan jiwaku bahwa sosok itu pasti menghampiriku dalam RahmatMu, am...innn Ya Rabb..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb.. izinkan aku untuk bisa mengurusi anak-anakku dalam dekapan sujud padaMu.. izinkanlah ya Rabb.. sekali saja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meskipun saat ini.. aku belum mengetahui..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa Ayah mereka yang sanggup Menjadikan Imam..&lt;br /&gt;di Sujud aku dan anak-anak.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh menunggu butuh kesabaran.. dengan istighfar nilai menunggu.. jadi bermakna.. Allah aku setia menunggu engkau mengizinkan aku bersama.. Salah satu Mujahid.. dan Jangan tinggalkan aku sendirian Wahai Zat yang Maha Hidup..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta, al-Faqir ilallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah&lt;br /&gt;(10 Januari jam 17:30)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-7037323720566052667?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/7037323720566052667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/catatan-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7037323720566052667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7037323720566052667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/catatan-cinta.html' title='catatan CINTA'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTe5QN8ZgqI/AAAAAAAAANk/rLxouR6_gvA/s72-c/radiasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-7216560243830338489</id><published>2011-01-19T20:02:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T20:08:15.741-08:00</updated><title type='text'>HUJAN!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTe0shwl_9I/AAAAAAAAANM/39s8JZDBHMQ/s1600/hu2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 106px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTe0shwl_9I/AAAAAAAAANM/39s8JZDBHMQ/s400/hu2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564114541708967890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTe0Xo8ilKI/AAAAAAAAANE/aio1D3XC9Xs/s1600/hu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 87px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTe0Xo8ilKI/AAAAAAAAANE/aio1D3XC9Xs/s400/hu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564114182860870818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku menanti hujan siang dan malam. Betapa rindu itu mengukuhkan semangatku. Tapi hujan tak menampakan jati dirinya. Aku tak perlu jauh-jauh untuk pergi ke Mesir. Disini cukup melahirkan semangat juang dalam berkarya. Aku masih menanti hujan. Agar aku bisa melepas sepiku bersamanya. Kota ini begitu panas bukan main-main, aku mulai tampak menderita. Energiku terkuras dan lulai. Aku dehidrasi, kekurangan air.&lt;br /&gt;Hujan temani aku disini, bisakah kau lihat rindunya aku padamu. Aku menyukaimu karena kedinginan sifatmu kadang membeku tak menentu namun kau mencairkan suasana hatiku. Aku selalu menantimu. Bisakah kau hadir hujan? Datanglah aku ingin melihatmu di jendela hijau ini dan berlari-lari kecil dan mengibaskan kedua tanganmu di ramai tawa airmu. Hujan kapan kau datang? Beri tanda jika kau datang, jangan dengan petirmu. Datanglah bersama awan mendungmu. Hujan aku menantimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puitis, al-Faqir ilallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah&lt;br /&gt;(08 Mei 2009 jam 18:04)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-7216560243830338489?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/7216560243830338489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/hujan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7216560243830338489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7216560243830338489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/hujan.html' title='HUJAN!'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTe0shwl_9I/AAAAAAAAANM/39s8JZDBHMQ/s72-c/hu2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-5379058035867400124</id><published>2011-01-19T19:57:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T20:02:18.046-08:00</updated><title type='text'>Nanar Telah Pergi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTezs6_E73I/AAAAAAAAAM8/X49N9bf-xno/s1600/singa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 259px; height: 194px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTezs6_E73I/AAAAAAAAAM8/X49N9bf-xno/s400/singa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564113448968974194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTezeUtapXI/AAAAAAAAAM0/Qeoi5VZEiAg/s1600/vr.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 104px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTezeUtapXI/AAAAAAAAAM0/Qeoi5VZEiAg/s400/vr.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564113198176183666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTezNz-_JvI/AAAAAAAAAMs/sOHc5Z33SZ8/s1600/cadar.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTezNz-_JvI/AAAAAAAAAMs/sOHc5Z33SZ8/s400/cadar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564112914513602290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rasa itu mati...&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja, entah nanar atau luka&lt;br /&gt;jiwa itu hilang...&lt;br /&gt;cepat, melesat tanpa menoleh sepi&lt;br /&gt;Hati ini bertanya...&lt;br /&gt;Ada apa gerangan dengan Hidup?&lt;br /&gt;Terluntakah kau disana..&lt;br /&gt;atau raga kini ikut lenyap pergi&lt;br /&gt;Hati berkata, kau hebat!&lt;br /&gt;karna sampai detik ini kau tertawa, meski...&lt;br /&gt;Nanar itu ada dalam benak luka mu&lt;br /&gt;hati berbicara kau pejuang kuat...&lt;br /&gt;tinggalkan Cinta demi Nanar yang menganga..&lt;br /&gt;berjuang, Bersemangat!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;puitis, al-Faqir ilallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah&lt;br /&gt;(28 Mei 2009 jam 13:29)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-5379058035867400124?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/5379058035867400124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/nanar-telah-pergi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5379058035867400124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5379058035867400124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/nanar-telah-pergi.html' title='Nanar Telah Pergi'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTezs6_E73I/AAAAAAAAAM8/X49N9bf-xno/s72-c/singa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-8101629924593096417</id><published>2011-01-19T19:51:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T19:54:37.235-08:00</updated><title type='text'>INILAH GELAK DERITA SANG MAYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTex8T6TxkI/AAAAAAAAAMk/xU9Js2QzLww/s1600/wao.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 289px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTex8T6TxkI/AAAAAAAAAMk/xU9Js2QzLww/s400/wao.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564111514334643778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(sebuah cerita, sebuah maya pada)&lt;br /&gt;• Demi PACAR Anak terlantar&lt;br /&gt;GARA-gara tak sabar ingin bertemu kekasih yang dikenal melalui dunia maya, seorang Ibu tega menelantarkan 8 anaknya(Kota Melbourn)&lt;br /&gt;• CERAI kok di Facebook!&lt;br /&gt;Istri mana yang tak geram, jika sang suami menceraikannya secara tiba-tiba lewat Facebook!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang dialami Emma Brady, perempuan asal Blackburn, Inggris. Ia terkejut dan langsung naik pitam ketika diceraikan suaminya, Neil Brady, melalu situs pertemanan, Facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantas, karena Emma tak pernah menyangka. Ia merasa rumah tangga yang telah ia rajut selam 6 tahun baik-baik saja dan bersikap normal. Nah, tak ada hujan, tak ada angin, tiba-tiba harus kandas di tengah jalan, terlebih hal ini sampai di baca oleh public. Mungkin, rasanya seperti menelan pil pahit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, seperti di kutip nydailynews.com ini merupakan ungkapan pertama yang dilontarkan oleh seseorang melalui Facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagi saya, perceraian adalah hal yang mengerikan, apalagi sampai disebarkan di Facebook. Ulahnya itu telah menghina saya.” Geram wanita berusia 39 tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ternyata saat Emma menanyakan hal itu kepada Neil, pria yang bkerja dikonsultan IT itu hanya menjawab dengan enteng bahwa kalimat cerai itu hanya iseng. Halah! (Wanita Indonesia, Dunia Sepekan. 23Feb-1Maret 2009)&lt;br /&gt;Budaya internet begitu melestarikan budaya yang “need afiliasinya tinggi”. Manusia-manusia yang berjiwa sosial tinggi amat butuh pertemanan dan dialog dalam bertukar pikiran berupa ide-ide. Manusia yang pintar akan memilih mencari informasi lewat kehidupan yang bisa diraba, dirasa dan mampu di dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet pada awalnya mengait informasi yang mampu mengembangkan pola pikir bagi para penggunanya. Namun, perkembangan dalam waktu pasti berlanjut, makin maju, makin hebat dan luas. Internet sekarang tidak lagi berdaya guna sebagai informasi pengetahuan saja. Tapi, kitapun bisa berdagang dengan negosiasi yang kita kehendaki, bercengkrama lewat web cam, menceritakan kondisi kita dalam hitungan detik, mencari orang hilang atau menghilangkan orang lain yang saat ini terjadi lewat media facebook, malah ta’aruf yakni perkenalan yang diajarkan dalam Islam untuk menuju jenjang pernikahan bagi hubungan antar lawan jenis, jelasnya Islam melarang hubungan yang terus bergema di kaum antar lawan jenis, pacaran dan ini hukumnya haram! Sudah berkecambah didunia internet dan lebih hebat lagi internet pun jadi mampu untuk melangsungkan akad nikah. Dalam pola pikir penulis, hal ini kurang ihsan, kurang baik dan tidak.lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan sosial yang baik dan dianjurkan sehingga menghasilkan dialog emosional yang bisa diraba, dirasa dan didengar, harus terjadinya kontak mata yang membuat kita yakin dia, orang yang kita kenal benar-benar ada, gesture yang begitu jelas sehingga kita mengenal orang lain tidak setengah-setengah, lebih menyeluruh dan menguatkan dalam hubungan dengan orang lain, itulah sosialisasi tepat. Bukan, menyalahkan internet ( who’s fault?; siapa yang salah? ) ini hanya melihat kenyataan, bahwa itulah hebatnya manusia. Memang, belum sepenuhnya kehebatan yang diberikan Allah SWT, karena kita hanya di beri 1% dari 99% kehebatan. 1% kehebatan, kecerdasan, kemewahan. Begitupun, kemiskinan, penderitaan, luka dan sakit… Cuma 1%. Selebihnya 99% kemewahan dan penderitaan berada di akhirat. Jadi, jangan mendramatisir keadaan kita di dunia ini, jangan berlebihan memamerkan kesenangan dan jangan terlalu cengeng menghadapi penderitaan. Lihat lebih dekat bahwa ada 99% yang kita punyai di akherat dan di dunia ini merupakan ajang bagaimana kita bisa mendapatkan itu semua, baikkah atau burukkah? Itu pilihan kita, semua tergantung kita sendiri tidak ada orang lain mencampuri pilihan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kondisi yang miris dalam dunia internet adalah betapa mudahnya hubungan yang khusus bil khusus kepada orang yang belum kita kenal. Begitu yakin haiqul yakin kepada orang yang belum menyeluruh kepastian watak, karakter dan kepribadiannya. Di dunia internet untuk mengenal seseorang yang baik atau tidak baik itu lebih menonjol pada topengnya saja, wajah yang terpampang dalam foto, baik profil maupun album. Serta tulisan-tulisan yang bisa kita lihat dari hasil karyanya. Kita tahu, mencong teko akan mengeluarkan apa yang ada di dalamnya, kalau kopi yang berada didalam teko maka yang keluar adalah kopi, kalau air putih yang keluarpun air putih dan kalau air comberan( aiah bondai: Minang, red.) yang keluarpun air comberan. Itulah analogi yang bisa kita lihat kualitas seseorang dari cara dia berbicara menumpahkan pikirannya, semakin bagus bicara yang dikeluarkan, baguslah orangnya, jelek dan kotor pembicaraan, Anda bisa menilai bagaimana orang tersebut! ( Pituah dari seorang Aa Gym, da’i kondang dari Indonesia yang sebagian masyarakat dah mengabaikannya karena beliau berpoligami.)&lt;br /&gt;Masalah hubungan khusus bil khusus ini merupakan hubungan yang terjadi antar lawan jenis. Kejadian yang tidak menyenangkan terjadi disini. Seorang laki-laki melamar seorang wanita dan ditanggapi dengan responsive sekali oleh wanita tersebut, karena merasa yakin dia laki-laki yang baik. Berbulan-bulan bercengkrama memberi tahu perihal pribadi masing-masing, lambat laun wanita ini mengetahui kalau laki-laki ini dulu punya pacar dan pernah melakukan hal-hal yang tidak pantas meskipun belum berzina besar, ciuman adalah hal biasa bagi laki-laki ini. Si-wanita yang berusaha memaklumi karena laki-laki ini tinggal di pusat kota, berusaha memahami sebuah styles di kota. Lambat laun, berlalunya waktu wanita inipun mendengarkan laki-laki tsb melakukan hal yang tidak baik lewat kata-kata via telepon, ternyata laki-laki ini hypersex. Menangislah wanita yang berusia baru 19 tahun itu dan dia menyesal. Harap maklum yang namanya laki-laki pasti punya segudang ide menaklukan wanita dengan meminta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi, laki-laki ini memohon agar si-wanita tetap bersedia menjadikan dia suaminya kelak. Wanita yang kalau terlalu menuruti cinta, dia pasti mau menerima kembali dan ternyata benar, dia menuruti cinta. Keluarga sudah mengetahui perihal hubungan via internet yang ada perencanaan menikah itu, laki-laki yang bertinggal jauh di pusat kota itu bersedia datang untuk melamar secara langsung atau lebih tepatnya saling kenal selayaknya ta’aruf yang normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan bil khusus ini menaruh luka bagi wanita, karena pernikahan tidak terjadi. Si-wanita sudah terpengaruh pola pikir hypersex yang ditularkan laki-laki tsb, entah bagaimana sampai begitu. Yang jelas wanita ini tidak terima, dia merasa terhina dan ternodai karena perilaku hypersex tsb, yaa… laki-laki sudah melupakannya, mungkin merasa menang. Namanya juga laki-laki Seburuk apapun perilakunya, pasti dia menginginkan wanita yang baik dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang berbau maksiat, laki-laki menginginkan istri yang baik. Hanya Sepenggal cerita miris. Bagi pengguna internet belajarlah untuk menjadi manusia yang bersosialisasi yang bersifat pasti-pasti saja, mau ta’aruf dengan lawan jenis ambil yang mudah saja dalam arti kita memang sudah lebih dulu mengenalnya, mungkin dulu pernah satu sekolah, se-tetangga, pernah jumpa di seminar atau apa saja, yang penting secara gesture kita pernah melihat sebelumnya. Jika kita belum pernah kenal sama sekali, dengan jarak jauh dan kenal lewat via telepon, internet! Jangan ambil resiko untuk berhubungan lebih dalam sehingga berniat menikah, aduuh… pikir-pikirlah dulu, perdalam ilmu karena menikah tidak hanya sekedar legalisasi seks semata, banyak hal yang dilakukan dalam rumah tangga. Belajarlah pandai memilih dan berpikir secara hati dan rasional, jangan hanya perturutkan nafsu yang lebih mengedepankan kesenangan belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tragedi hilangnya beberapa anak, maupun remaja saat ini lewat media facebook. Bisa dipastikan karena hubungan jarak jauh yang tidak mengenal secara emosional yang menyeluruh, menjanjikan sesuatu yang pasti membuat seseorang rela pergi jauh, hanya untuk berjumpa dengan seseorang yang menurut kita baik dan bisa diandalkan. Tapi, ya maklum saja jika kita begitu percaya dengan orang lain, budaya Indonesia yang ramah dan mudah percaya dengan orang lain sudah mendarah daging pada kita. Coba lihat budaya luar, begitu dasyatnya perkembangan mereka tidak ada yang menyebabkan mereka hilang. Kalaupun hilang, pasti yang hilang adalah budaya malunya saja. Manusia Indonesia saat ini, sebenarnya masih “terkaget-kaget” dengan era globalisasi yang begitu mudahnya semua budaya luar masuk. Anak Indonesia harus belajar lagi untuk pintar, lebih utama adalah pintar dari segi pertahanan diri, moral dan agama.&lt;br /&gt;Untuk lebih afdhal, penulis memberikan firman Alloh SWT dalam QS. al-Hujarat ayat ke 13:&lt;br /&gt;•• • •&lt;br /&gt;“Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hematnya, berkenalan itu sah-sah saja baik laki-laki dan perempuan, beda bangsa dan budayapun tak jadi soal. Asalkan kita pintar menjaga diri dan idealisme kita, jangan terpengaruh dan mampu mengubah kepribadian kita jadi orang lain. Selama itu baik perkenalannya, ambillah kebaikan itu, jika buruk tinggalkan tapi jangan dijauhi, ambil hikmahnya hubungan itu dan belajar untuk menerima kekurangan orang lain serta kelebihan yang dimiliki, jangan pernah menghujat dan menjelek-jelekkan orang lain. Jadilah orang-orang yang bertakwa, pandailah memilih mana yang baik untuk kita dan mana yang buruk, jika hal itu bersifat samar-samar, tidak jelas, tinggalkan dan jauhi!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat,&lt;br /&gt;Padang, 18 Februari 2010 (10:31 AM)&lt;br /&gt;al-Faqir ilallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-8101629924593096417?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/8101629924593096417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/inilah-gelak-derita-sang-maya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/8101629924593096417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/8101629924593096417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/inilah-gelak-derita-sang-maya.html' title='INILAH GELAK DERITA SANG MAYA'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTex8T6TxkI/AAAAAAAAAMk/xU9Js2QzLww/s72-c/wao.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-5840314252251035504</id><published>2011-01-19T19:42:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T19:50:09.778-08:00</updated><title type='text'>Kiamat Jiwa Indonesia_ku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTewV-Uj_vI/AAAAAAAAAMc/EEf7l593qFw/s1600/sah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 113px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTewV-Uj_vI/AAAAAAAAAMc/EEf7l593qFw/s400/sah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564109756192521970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;/s1600 catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTevwJbkfLI/AAAAAAAAAMM/5_K5eX7Yf58/s1600/ku.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 259px; height: 194px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTevwJbkfLI/AAAAAAAAAMM/5_K5eX7Yf58/s400/ku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564109106339675314" /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia Berkabung; Bukti penyesalan Moral Bangsa yang hilang dan Minat Baca yang kurang.&lt;br /&gt;(Pasca Video Mesum Mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tari!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahhirrahmanirrahim&lt;br /&gt;Dalam waktu 10 hari pasca beredarnya video mesum ala artis beken di Indonesia mampu menggadaikan “kehormatan jangka panjang “anak-anak di bawah umur sebanyak 33 orang yang di jadikan santapan mesum para penikmat video tersebut . ini jelas membuktikan betapa moral para penikmat video benar-benar tak ada, sebenarnya moral bangsa kita sudah hilang sebelum Video Artis beken tersebar terbukti begitu mudahnya penjualan CD/DVD yang berbau seks dan banyak pemerkosaan serta kekerasan. Moral bangsa sudah hilang dan kemerdekaaan yang kita raih tahun 1945 telah tercabut beberapa tahun ini, sayangnya kita tidak menyadari itu.&lt;br /&gt;Jika dulu kita terjajah oleh bangsa yang berbau otoriter ingin menguasai sepenuhnya, oleh bangsa lain yang berdarah keras dan kuat, maka sekarang ini kita di jajah oleh kelemahan kita sendiri, oleh otak yang tak mau di ajak untuk menjadi kuat, kita di jajah oleh bangsa kita sendiri, oleh kerusakan moral diri kita sendiri. Bukti pastinya bahwa bangsa kita penjajah adalah begitu mudahnya kita meraup uang Negara kita sendiri yang dikenal dengan kata terlalu basa-basi yaitu Korupsi, lebih doyan meonton hal-hal yang berbau asing dan tak bermanfaat diantaranya tayangan yang berbau seks, lebih cendrung kongkow-kongkow dengan teman ketimambang belajar dan menelaah buku atau lebih tepatnya bangsa kita adalah bangsa yang tak berminat membaca, membaca bermanfaat.&lt;br /&gt;Pendahulu kita, pahlawan yang mengangkat nama Indonesia menjadi suatu nama merdeka, begitu berkuah tenaga dan darah untuk menjadikan hal itu menjadi nyata dan kita nikmati saat ini. Namun, kini kitalah yang menodai bangsa kita, kita merusak bangsa , kita menjajah bangsa ini. Otak kita sudah terbiasa menikmati hal-hal yang remeh temeh sehingga menjadi asik jika menemukan hal yang berbau dosa dan maksiat. Bangsa kita sudah hilang moralnya. Jika kita bangsa yang bermoral, pastinya, kejadian akan rekaman video panas artis tersebut tidak akan menyebar dan menjadi pertanyaan” seperti apa sih isi video itu?” lebih miris lagi malah orang yang duduk di bangku kuliah sibuk berkecimpung mencari dan nikmati video panas tersebut. Kalau kita bermoral, maka rekaman video itu tidak akan tersebar ke seluruh pelosok Indonesia, negeri kita ini. Sudah jadi bukti. Sama halnya dengan istilah” berbicaralah kau kepadaku dan keluarkanlah isi kepalamu, maka aku bisa menilai siapa kamu” atau “ perlihatkanlah bukumu, maka apa yang kau baca aku akan tahu siapa kamu.” penulis pun menilai seperti itu. Perhatikan mana yang di gandrungi/di pilih oleh Bangsa kita:&lt;br /&gt;1. Menonton atau membaca?&lt;br /&gt;2. Menyanyi atau mengaji?&lt;br /&gt;3. Menbaca atau bercerita?&lt;br /&gt;Lebih khusus&lt;br /&gt;1. Menonton ceramah atau menonton kartun, lawakan, dan yang berbau seks?&lt;br /&gt;2. Menyanyi yang berlirik agama atau berlirik cinta dan mesum?&lt;br /&gt;3. Membaca buku bermanfaat atau membaca cerita mesum_amoral?&lt;br /&gt;Penulis berani memberi persen lebih tinggi dalam menilai bangsa ini, yakni persen jawaban akan tanya di atas adalah terdapat pada kalimat setelah atau…&lt;br /&gt;Sekarang prediksikanlah dari penilaian persen itu, moral bangsa kita ada dimana?&lt;br /&gt;Jangan salahkan video itu, tapi coba tanya diri kita mengapa kita mau menonton hal itu. Sama juga dengan FB(Face BOOK) yang juga banyak menelan para penggunanya akan hal-hal yang berbau maksiat dan akibatnya pun banyak hilang. Sekali lagi, jangan salahkan FBnya, tapi tanya pada diri kita sendiri di gunakan untuk apa Program tersebut. ( Kesalahan dan keburukan itu bukan dari luar diri kita, tapi kitalah yang melakukannya).&lt;br /&gt;Mulailah membaca mengikat makna akan sekeliling kita dan mulai menyerap hal-hal yang bermanfaat. Jangan sibukkan diri dalam hal yang remeh-temeh karena hal itu justru akan membawa kita kepada hal yang lebih dasyat dari keremehan itu yakni dosa dan maksiat. Abu Ubaidah ra. Berkata”Barang siapa menyibukkan dirinya dengan sesuatu yang tidak penting, sesungguhnya ia akan kehilangan hal yang penting.” Dan Allah SWT berfirman artinya” dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra:32).&lt;br /&gt;Penulis sempat memeringkan senyum, tepat tanggal 25 Juni 2010 para fans Ariel datang berbondong-bondong dengan memakai baju merah dan beberapa sanduk berwajah Ariel dengan teriakan memberi “support, dukungan moral.” (ckckck… mau di bawa kemana Indonesia ini, sudah jelas orang tidak bermoral malah di beri dukungan moral. Sungguh begitu bodohnya fans itu, kasihan sekali.)&lt;br /&gt;Marilah para penghuni bangsaku, Indonesia. Angkatlah wajahmu dalam bentuk kemurahan menerima ilmu dan senang membaca (bermanfaat)karena hal itu membuat bangsa kita kokoh dan berwibawa. Ku mohon selaku orang yang menetap di Indonesia ini, jangan mengangkat wajah kalau hanya untuk memperlihatkan warna merah rona ketidakmoralan kita, penantang untuk berbuat maksiat. Jangan pernah berpikir dengan tulisan ini,” Gue ya gue, lu ya lu…” sudahlah, jangan sampai kita di cap sebagai bangsa yang tidak pandai berterima kasih atau pandai berterimakasih tapi berkhianat. Jadilah Pribadi yang seutuhnya baik, jangan menampilkan pengkhianatan. Jangan khianati kemerdekaan tahun 1945 itu.&lt;br /&gt;Alhamdulillah.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat, al-faqirillallah&lt;br /&gt;Novelia Yusuf asy-Syahidah.&lt;br /&gt;(Zakat ilmu adalah mengamalkannya).&lt;br /&gt;26 Juni 2010. 12:38 PM, Padang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-5840314252251035504?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/5840314252251035504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/kiamat-jiwa-indonesiaku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5840314252251035504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5840314252251035504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/kiamat-jiwa-indonesiaku.html' title='Kiamat Jiwa Indonesia_ku'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTewV-Uj_vI/AAAAAAAAAMc/EEf7l593qFw/s72-c/sah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-4704334440866674399</id><published>2011-01-19T19:37:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T19:41:53.352-08:00</updated><title type='text'>cinta bisa menunggu ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTeuwLUd4VI/AAAAAAAAAME/X6PauGlsF8g/s1600/ta.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTeuwLUd4VI/AAAAAAAAAME/X6PauGlsF8g/s400/ta.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564108007335125330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada cerita seperti ini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cinta itu seperti seseorang yang menunggu BIS. Sebuah bis datang, dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau bilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“wah…terlalu penuh, nggak bisa duduk nih! Aku tunggu bis berikutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saja”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata,”Aduh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bisnya sudah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tua dan jelek begini…. nggak mau ah….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bis selanjutnya datang, tapi dia seakan-akan tidak melihatmu dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melewatimu begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, kondisinya masih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagus, tapi kamu bilang, “Nggak ada AC nih, gua bisa kepanasan”, maka kamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;membiarkan bis ketiga pergi. Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kamu bisa terlambat pergi kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bis kelima datang, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis. Bis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tersebut jurusannya bukan menuju kampusmu tp kepasar :p!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral dari cerita ini, sering kali seseorang menunggu orang yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;benar-benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ideal” untuk menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100% memenuhi keidealan kita. Tidak ada salahnya memiliki persyaratan untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“calon”, tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada “bis” yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berhenti di depan kita (tentunya dengan jurusan yang kita inginkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila ternyata memang “bis” itu tidak cocok, kita masih bisa berteriak,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kiri” dan keluar dari bis. Maka memberi kesempatan pada “bis”, semuanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bergantung pada keputusan kita. Daripada kita harus “jalan kaki menuju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kampus”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam arti meneruskan hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi. Cerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini juga berarti, kalau kita benar-benar menemukan bis yang “kosong,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih baru, dan ber-AC, dan tentunya sejurusan”, kita harus berusaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekuat tenaga untuk memberhentikan bis tersebut dan masuk ke dalamnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena menemukan bis seperti itu adalah suatu berkat yang sangat berharga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan sangat berarti tapi tidak semua orang yang mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nach…kamu termasuk yang mana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau..tetap..nunggu di halte…sampai Bis yang diinginkan datang…bila tidak pernah datang…badan terasa lelah…maka segera PULANG untuk tidur…dan beristirahat sejenak.. esok hari biar lebih fit nunggu lagi di halte yang sama…atau coba di halte yang berbeda siapa tau…Bis yang di tunggu2 benar datang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang cinta itu memang membingungkan,, ahahaha,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka dari itu bagi saya lebih baik jangan membuat komitmen jika belum siap utnuk menjalin hubungan yang lebih serius,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi jika sudah waktunya menjalin hubungan harus benar2 siap berarti kita sudah cukup dewasa untuk mengambil sebuah pilihan dan keputusan ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan jangan terlalu lama menunggu seseorang yang sempurna karena tidak akan ada orang yang sempurna, jika sudah waktunya tiba untuk memilih calon pendamping..sederhanakanlah kriteria dan karakter.. pasti keputusan dari Alloh itulah yang paling baik ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang bilang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17-20 : siapa saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21-25: siapa dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26-30: siapa saja deh yang penting ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mau nih jadi perjaka atau perawan tua? ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hahay...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;﻿&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tirani hati merebak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali aku&lt;br /&gt;salah, ku terdiam, bukan bisu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku tahu engkau besar&lt;br /&gt;malu.Tutupi rasa gelisah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar saja waktu&lt;br /&gt;nanti yang menikmati kisah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamamu aku senang&lt;/span&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-4704334440866674399?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/4704334440866674399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/cinta-bisa-menunggu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4704334440866674399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4704334440866674399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/cinta-bisa-menunggu.html' title='cinta bisa menunggu ?'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTeuwLUd4VI/AAAAAAAAAME/X6PauGlsF8g/s72-c/ta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-566617670273822535</id><published>2011-01-19T19:34:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T19:36:55.467-08:00</updated><title type='text'>DIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTetwoQ2ebI/AAAAAAAAAL8/OF7AmNLCdLA/s1600/de.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTetwoQ2ebI/AAAAAAAAAL8/OF7AmNLCdLA/s400/de.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564106915592960434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTetmHgUQdI/AAAAAAAAAL0/1zi7eF8cZR0/s1600/pa.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 157px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTetmHgUQdI/AAAAAAAAAL0/1zi7eF8cZR0/s400/pa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564106735000764882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTetekdJknI/AAAAAAAAALs/OZyUjsjOuIY/s1600/co.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 138px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTetekdJknI/AAAAAAAAALs/OZyUjsjOuIY/s400/co.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564106605333156466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dia jadikan hitam terasa putih, itu dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia bawa ku serasa di surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia nyawaku, nyawa hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terbaik milikku yang pernah aku temui di bumi ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia bagaikan fajar sambut sang pagi, itu dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia butakan cinta yang lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia nyawaku, nyawa hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terbaik milikku yang pernah aku temui di bumi ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia jadikan hitam terasa putih, itu dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia bawa ku serasa di surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia nyawaku, nyawa hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terbaik milikku yang pernah aku temui di bumi ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terbaik milikku yang pernah aku temui di bumi ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia jadikan hitam terasa putih, itu dia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-566617670273822535?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/566617670273822535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/dia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/566617670273822535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/566617670273822535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/dia.html' title='DIA'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTetwoQ2ebI/AAAAAAAAAL8/OF7AmNLCdLA/s72-c/de.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-2155870459167960263</id><published>2011-01-19T19:28:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T19:32:10.596-08:00</updated><title type='text'>BELAJAR Liat inner beauty diri maupun orang lain</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTeseDN697I/AAAAAAAAALc/bHCihR2SrCI/s1600/c.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTeseDN697I/AAAAAAAAALc/bHCihR2SrCI/s400/c.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564105496899286962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTesVytnqgI/AAAAAAAAALU/mufxn0wKtsc/s1600/cntik.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 255px; height: 146px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTesVytnqgI/AAAAAAAAALU/mufxn0wKtsc/s400/cntik.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564105355029883394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Asah Inner Beauty, Menebar Pesona&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan teman-teman di lingkungan anda, siapa yang memilikiinner beauty?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emangnya gimana sih orang yang punya inner beauty itu ?Mereka yang memiliki inner beauty, secara fisik mungkin biasa-biasa sajaatau katakanlah nilainya cuma rata-rata, tapi ada pesona lain yang iatebarkan. Sehingga penampilannya secara keseluruhan terlihat lebih menarik. Memang tak dapat dipungkiri, pesona pada diri seseorang seringkalibersumber dari fisik. Artinya anda yang berwajah ganteng, cantik, bertubuhproporsional plus ditunjang pakaian dan penampilan yang keren, akanterlihat menarik. Tapi pesona lahir seperti ini akan luntur manakala tidak didukung oleh pesona dari dalam. Pesona dari dalam itu antara lain intelektual dan perilaku menyangkut etiket dan tata krama menghadapi oranglain. Pesona dari dalam inilah yang kerap disebut kharisma atau? innerbeauty?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang,  inner  beauty  bukan  monopoli  kaum hawa aja. Coba aja anda lihat mereka  cowok  cewek  yang  penampilannya terlihat keren dan oke dari luar, nggak  terlihat  menarik  lagi ketika otaknya? adem? dan kelakuannya? nol?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin  cukup sulit ya kalau anda harus menemukan orang yang menarik mulai dari  fisik,  intelektual  dan perilakunya. Mungkin setelah berpikir keras, anda baru bisa menyebutkan satu atau dua nama rekan anda. Emang  sih  memoles  daya  tarik lahir jauh lebih mudah daripada daya tarik batin.  Karena  memoles  daya tarik lahir bisa dilakukan secara instant dan asal mau? membayar?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi cewek-cewek yang merasa penampilannya kurang oke, asal  rajin  ke  salon,  poles  sana  poles sini bisa berubah jadi? cling?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu  juga  bagi  yang  cowok,  asal  mau? ngerawat? body, misalnya rajin fitness  hingga  bodynya? berisi?  plus dibalut pakaian yang bagus, secara fisik ia akan tampil menarik. Tapi  ternyata  menarik secara lahir saja tidaklah cukup untuk membuat anda tampil  sebagai  sosok  yang  mempesona.  Dalam  hal ini bukan berarti cuma mempesona  lawan  jenis,  tapi  mempesona  setiap  orang  yang  melihat dan berbicara  dengan  anda.  Jika  anda  ingin  tampil  sebagai  pribadi  yang mempesona  luar  dalam  dan  lahir batin, anda membutuhkan waktu dan proses yang  tidak  sebentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi  jangan  cemas,  pada  dasarnya,  semua  orang berpotensi  untuk  memiliki? inner beauty?. Asal anda mau mengasahnya anda akan memiliki? inner beauty? dan tampil sebagai sosok yang lebih mempesona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu,  gimana cara ngasah inner beauty? Menurut para psikolog, pertama-tama yang  harus  anda lakukan adalah berpikir positif terhadap diri sendiri dan orang  lain.  Berpikir  positif  diyakini  dapat  membuat  wajah anda lebih bersinar karena apa yang ada di dalam hati dan pikiran anda, akan terpancar di  wajah dan mata anda. Makanya jangan sekalipun menyesali kekurangan diri anda.  Tapi  lebih  baik berpikir positif bahwa manusia memiliki kekurangan dan  kelebihan  masing-masing.  Dan  hendaknya  kelebihan  yang  ada  dapat menutupi kekurangan pada diri anda. Kemudian  asahlah  intelektual  anda.  Dengan  wawasan dan pengetahuan yang luas,  akan  membuat anda memiliki nilai plus di mata rekan-rekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So pasti anda  pun  akan terlihat lebih menarik. Selain itu jangan lupa untuk selalu mensyukuri  nikmat  apapun yang anda peroleh. Karena rasa syukur yang tulus membuat  batin anda lebih tentram. Dan ini akan memberi pancaran tersendiridi wajah anda. Rasa  syukur  juga  membuat  anda  terhindar dari rasa iri dan dengki. Anda tidak  akan  merasa? keki? dengan keberhasilan dan kebahagiaan orang lain. Sebaliknya  anda akan turut merasa bahagia bila melihat orang lain bahagia. Dan biasakanlah  untuk  mengulurkan  bantuan  bagi orang yang membutuhkan. Tentu saja anda harus melakukannya dengan ikhlas. Hal  yang  tak  kalah  penting  adalah? senyum?. Karena dengan senyum dapat meluluhkan  ketegangan jiwa anda. Percaya deh senyum yang tulus tanpa kesan? terpaksa?  akan  membuat wajah anda lebih bersinar. Ya, pada intinya semua memang  harus  anda  lakukan  dengan 'tulus'.  Karena apa? karena kesan yang tertangkap  oleh  kasat  mata  kadang  menipu.  Senyum,  sikap,  kata-kata, perilaku,  perhatian,  bantuan  dan  bahasa  tubuh  masih  tergolong 'outerbeauty'.  Artinya  semua  hal yang baik tersebut kadang hanya di luar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang melakukannya hanya untuk mencapai kepentingan pribadinya. Padahal  di  lubuk  hatinya ia tidak sebaik di luar. Istilah ngetopnya cuma'jaim' atau 'jaga image'. ﻿&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-2155870459167960263?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/2155870459167960263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/belajar-liat-inner-beauty-diri-maupun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2155870459167960263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2155870459167960263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/belajar-liat-inner-beauty-diri-maupun.html' title='BELAJAR Liat inner beauty diri maupun orang lain'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTeseDN697I/AAAAAAAAALc/bHCihR2SrCI/s72-c/c.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-5882395459606244951</id><published>2011-01-19T19:22:00.001-08:00</published><updated>2011-01-19T19:27:47.095-08:00</updated><title type='text'>bERBENAH FOR YOU mUSLIMAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTerWfjCKNI/AAAAAAAAALM/j9VlEZ1KCJE/s1600/jilbab.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 76px; height: 116px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTerWfjCKNI/AAAAAAAAALM/j9VlEZ1KCJE/s400/jilbab.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564104267553450194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ringkasan Buku …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul : Jilbab Kok Gitu? Koreksi jilbab Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Andi Muhammad Arief&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit : Maktabah Ta’awuniyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cetakan : Pertama, Sya’ban 1429 H/2008 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaman : 63&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Jalla wa ‘Ala berfirman yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri istrimu, anak anak perempuanmu dan istri istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzaab: 59).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat di atas memerintahkan kepada para muslimah untuk menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Namun dalam prakteknya banyak para muslimah yang tidak memahami bagaimana memakai jilbab yang benar sesuai aturan Islam. Berangkat dari ketidaktahuan ini, kita saksikan banyak model jilbab dengan beragam gaya cara pakainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini memuat koreksi jilbab yang ada di Indonesia. Ditulis dengan gaya penulisan yang mudah untuk dipahami. Yang dibahas dalam buku ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sempurnakan hijab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kewajiban berhijab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bagaimana menutup aurat sesuai syari’at Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Alasan muslimah memakai jilbab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Syubhat sekitar hijab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Jilbab kok gitu?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi salah satu dari kita ada yang terkena koreksi, anggap saja sebagai nasehat dan jangan terburu gerah. Bersyukurlah karena masih ada yang menasehati. Kemudian niatkan hati setahap demi setahap melakukan perubahan ke arah syari’at Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ringkasan ini saya kutipkan sebagian isi dari buku ini dengan meringkasnya. Kekeliruan dalam berjilbab saya kutipkan sebagiannya saja demikian pula penjelasan penjelasan lainnya. Footnote tidak saya sertakan. Semata mata untuk ringkasnya tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[BAGAIMANA MENUTUP AURAT SESUAI SYARI'AT ISLAM?]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;————————————————-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak muslimah yang belum memahami benar bagaimana menutup aurat yang syar’i. Berikut ini akan dijelaskan cara menutup aurat yang syar’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tidak tabarruj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu berhias dan berdandan serta bertingkah laku sebagaimana kaum jahiliyah dan kafir. Diantaranya dengan menampakkan bagian bagian tubuh yang seharusnya ditutup dan hanya diperlihatkan kepada suaminya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tebal (tidak tipis atau transparan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lebar dan longgar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tidak menyerupai pakaian laki laki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Bukan pakaian yang menyolok mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakaian yang menyolok mata dan aneh akan menjadi pusat perhatian laki laki dan timbulnya fitnah. Masuk di dalamnya pakaian syuhroh (pakaian yang sedang nge-trend dan digandrungi). Semua wanita berlomba lomba memakainya dan ingin diperhatikan oleh orang disekitarnya. Pakaian ini menimbulkan decak kagum, pujian dan menjadikan orang lain iri untuk memakainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Tidak memakai wewangian diluar rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[JILBAB KOK GITU?!]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;——————-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian kesalahan di bawah ini ada yang tidak terlalu fatal namum banyak pula yang sangat fatal. Semakin dekat dengan tuntunan syari’at dalam berbusana maka semakin baik. Semakin jauh dari syari’at maka semakin membutuhkan petunjuk, koreksi dan bimbingan ke arah yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kemampuan, keadaan, ilmu, niat, materi, lingkungan pada masing masing muslimah berbeda sehingga pengalaman pun berbeda. Kelebihan dan kekurangan dari faktor di atas selalu ada. yang memakai kerudung mini tentunya lebih baik dari yang belum memakai. Yang berjilbab lebar lebih baik dari yang berjilbab mini. Yang memakai gamis lebih baik dari yang masih memakai baju dan celana panjang. Semua mempunyai tingkatan dan derajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa kekeliruan dan kesalahan yang perlu diluruskan karena banyak sebagian kaum muslimah belum mengetahui atau menyadarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menyamakan kerudung dengan jilbab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berjilbab tapi aqidahnya rusak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menggunakan busana muslimah yang syar’i, tapi masih meyakini dan melakukan perbuatan syirik. Meminta berkah kepada selain Allah seperti kuburan. Bertawassul dengan selain Allah. Meyakini tukang ramal, primbon, feng-shui, dan orang orang yang mengaku mengetahui kejadian yang akan datang seperti jodoh, rezeki, nasib dan sebagainya. Hal ini akan menghancurkan seluruh amal baiknya termasuk pahala berjilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika kamu berbuat syirik maka akan hancur amalanmu dan kamu termasuk orang orang yang merugi.” (QS. Az Zumar: 65).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kerudung yang sangat ketat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memakai baju dan celana ketat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para muslimah hanya beranggapan bahwa menutup aurat adalah menutupi tubuh dengan kain agar tidak terlihat secara langsung. Sehingga apa yang dipakainya masih membentuk tubuhnya yang mengundang syahwat kaum lelaki. Hal ini sama dengan wanita yang memakai baju selam. Apakah pakaian selam pantas dikatakan berhijab? Semua tubuhnya tertutup ketat kecuali wajah dan telapak tangan. Dada dan lekuk tubuh lainnya terbentuk dengan jelas. Berpakaian dan telanjang sama saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Si anak berjilbab sang ibu menor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu muslimah yang berdandan menor mengantar anak sekolah di TK atau SD Islam dengan seragam muslimah yang diwajibkan sekolah. Seharusnya sang ibulah yang wajib berjilbab. Karena kewajiban itu dibebankan kepada wanita baligh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Busana muslimah yang mencolok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Memakai celana panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah benar benar memakai celana panjang sebagai pakaian bawahnya. Sehingga belahan kakinya terbentuk. Namun jika memakai celana panjang kemudian dirangkap dengan gamisnya maka hal itu boleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Kain gamis di atas mata kaki tapi tidak berkaos kaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaki bagian bawah termasuk aurat wanita yang wajib ditutup. Namun masih banyak wanita muslimah yang belum mengetahuinya walau sudah berjilbab lebar. Maka hendaknya bagian bawah gamis lebih panjang dan menutup kaki sepenuhnya atau dengan memakai kaos kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Cara membawa tas yang keliru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslimah yang sudah memakai jilbab dengan rapi kadang kurang memperhatikan cara membawa tas. Baik tas slempang (dibawa pakai bahu sebelah) atau tas jenis ransel (dibawa di punggung dengan dua slempang di dada). Selempang akan menekan bagian dada karena menahan beban tas sehingga dada akan terbentuk dan menonjol. Hal ini tidaklah patut bagi muslimah. Sebagai solusi, beralihlah dengan menggunakan tas jinjing. Repot sedikit tapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat dari fitnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Berkerudung mini, berbaju lengan pendek dengan manset panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Mematuhi orang tua atau suami sehingga busananya semakin jauh dari yang disyari’atkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak muslimah atau para istri yang sudah mantap berhijab, namun ditentang oleh orang tua dan suami mereka. “Jilbab tidak usah lebar lebar, tidak rapi, ribet, kampungan, ketinggalan zaman” dan sebagainya. Bahkan ada yang menyuruh melepaskan jilbabnya. Bertaubatlah wahai para orang tua dan suami, karena Anda akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sedangkan taat kepada makhluk dalam menentang Allah Subhanahu wa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta’ala hukumnya haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah.” (HSR. Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Tidak memakai manset&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manset yang terbuat dari kain kaos dan dikenakan di lengan tangan sangat bermanfaat. Ketika berada di busway atau bus kota dan tangan berada di besi tempat berpegangan, maka tanpa disadari lengan baju akan melorot dan lengan tangan akan terlihat. Sedangkan lengan tangan adalah aurat yang wajib ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manset berguna menahan turunnya lengan baju karena bersifat kesat. Kalau pun lengan baju melorot ke bawah, maka lengan masih tertutup manset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Berhijab tapi kemproh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai muslimah yang cinta kebersihan, kerapian dan keindahan sudah selayaknya perhatian dalam hal ini dan jangan meremehkan. Citra muslimah juga dilihat dari kondisi busananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Berwudhu di tempat umum dan membuka jilbabnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan alasan cuma sebentar dan mendesak, maka aurat pun terbuka ketika berwudhu. Seharusnya mencari tempat wudhu khusus wanita yang tertutup atau berwudhu di dalam kamar mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[PERSONAL VIEW]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;—————&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang perlu dan harus dipelajari oleh kaum muslimin. Tidak boleh berdiam diri dalam ketidaktahuan. Termasuk juga dalam hal berhijab bagi para muslimah. Harus dipelajari bagaimana cara berpakaian yang sesuai syari’at Islam. Kemudian menerapkannya pada diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang disadari perubahan ke arah aturan Islam perlu proses dan tahapan. Yang berjilbab mini tentunya lebih baik daripada yang tidak berjilbab. Yang berjilbab lebar tentunya lebih baik daripada yang berjilbab mini. Namun harus terus diupayakan perubahan ke arah yang lebih baik sehingga sesuai dengan aturan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka selamat datang para muslimah kepada jilbab yang sesuai syari’at Islam. Kami yakin Allah mencintai kalian dengan upayamu ke arah syari’at Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringkasan buku ini dibuat oleh Abu Isa Hasan Cilandak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mencintainya, mencintai orang tuanya, dan seluruh kaum muslimin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depok, ba’da Ashar, 15 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This entry was posted in Belajar Agama Yok..! and tagged hukum syariat. Bookmark the permalink.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;← Ada hikmah di setiap peristiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koleksiku… →&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-5882395459606244951?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/5882395459606244951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/berbenah-for-you-muslimah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5882395459606244951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5882395459606244951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/berbenah-for-you-muslimah.html' title='bERBENAH FOR YOU mUSLIMAH'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTerWfjCKNI/AAAAAAAAALM/j9VlEZ1KCJE/s72-c/jilbab.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-4657574932819475684</id><published>2011-01-19T19:15:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T19:19:43.366-08:00</updated><title type='text'>jadikan "ANA MAISYA yang kau impikan"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTeprZ2hHAI/AAAAAAAAALE/X_MWH9vkACc/s1600/mimmpi.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 127px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTeprZ2hHAI/AAAAAAAAALE/X_MWH9vkACc/s400/mimmpi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564102427778554882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTepcogFyII/AAAAAAAAAK8/SnG1jfPKWk8/s1600/nono.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 135px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTepcogFyII/AAAAAAAAAK8/SnG1jfPKWk8/s400/nono.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564102174012983426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTepJsZbKJI/AAAAAAAAAK0/Aat5z6EMPY0/s1600/afwan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 85px; height: 113px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTepJsZbKJI/AAAAAAAAAK0/Aat5z6EMPY0/s400/afwan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564101848641251474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku telah dilanda keinginan mengebu untuk menikah. Bahkan sudah kujalani semua cara agar cepat bisa melaksanakan sunah Rasul yang satu ini. Malah aku selalu mengimpikannya di tiap malam menjelang tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis yang kuidamkan sejak kecil, bahkan menjadi teman main bersama, ternyata dinikahi orang lain. Padahal dia sudah ngaji. Sedih juga rasanya. Ada juga yang aku dapatkan dari orang yang aku kenal baik, dan sudah kujalani “prosedurnya”. Tapi ternyata kandas karena aku dinilai masih terlalu muda untuk menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya , aku kenal dengan seseorang yang sesuai dengan kriteria. Aku mengenalnya dengan perantaraan teman dekatku. Jujur saja, aku telah mendapat biodatanya, juga gambaran wajahnya.Langsung saja kukatakan pada teman dekatku bahwa aku sangat-sangat setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh, ente (kamu) harus ketemu dulu dan tahu dengan baik siapa dia,” kata temanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kujawab enteng, “Tapi ane (aku) langsung sreg kok”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya sudah, terserah ente aja lah,” sahut temanku sambil geleng-geleng kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena aku yakin pacaran jelas-jelas dilarang dalam Islam sebab hal itu adalah jalan menuju zina, aku pun tak menjalaninya. Jangankan zina, hal-hal yang akan mengarahkan kepadanya saja sudah dilarang. Oleh karena itu, aku hanya menunggu waktu kapan ada pembicaraan awal antara aku dan Maisya (akhwat incaranku itu). Sabar deh, sementara ikuti saja seperti air mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat kurang lebih 2-3 minggu mulailah terjadi pembicaraan antar aku dan Maisya. Ketika kuberanikan diri memulai pada poin yang penting yaitu mengungkapkan niatku untuk menikahinya, apa jawabnya? Aku disuruh menghadap murabbinya (guru/pembimbing).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa tidak ke orang tua Maisya saja?” tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak, pokoknya akhi (saudara lelaki) harus ketemu dulu sama Murabbi saya.” jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku baru tahu, ada seorang akhwat ketika ada yang ingin menikahinya disuruh menghadap Murabbinya, bukan orang tuanya. Padahal, di antara birrul walidain adalah menjadikan orang tua sebagai orang yang pertama kali diajak diskusi tentang pernikahan, bukan gurunya, ustadznya, atau siapa pun. Barulah kutahu itu merupakan kebiasaan akhwat-akhwat tarbiyah (pergerakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku catat alamat murabbi (MR) yang Maisya sebutkan. Pada hari Ahad kuajak 2 teman dekatku untuk menemani ke rumah sang MR. Dengan sedikit kesasar akhirnya sampailah kami di rumahnya. Tapi setelah pencet tombol tiga kali dan “Assalamu’alaikum” tiga kali tak dibuka, kami pun pulang dengan agak kecewa, sebab siang itu adalah jam 2, saat matahari sangat terik menyengat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutelepon Maisya bahwa aku tak bisa ketemu MR-nya. Maisya membolehkanku hanya dengan menelepon MR. Malam itu juga aku pun menelepon dan alhamdulillah nyambung. Aku ditanya segala macam yang berkaitan dengan agama. Dari masalah belajar, kerja, ngaji, tarbiyah, murabbi-ku, ustadz yang sering kuikuti kajiannya, sampai buku-buku yang sering kubaca. Juga, pertanyaan-pertanyaan tambahan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan polos dan santai kujawab pertanyaan-pertanyaan itu. Yang membuatku heran, ketika kusebutkan nama ustadz-ustadz yang sering kuikuti kajiannya sampai, nada MR agak beda dari awal pembicaraan. Terutama ketika kusebutkan kitab-kitab yang sering kujadikan rujukan dalam memahami agama. Aku belum tahu kenapa bisa begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuceritakan pembicaraan itu pada teman dekatku. Ternyata temanku menjawab dengan nada menyesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aduh, kenapa tidak bicarakan dulu denganku. Ente tahu? Kalau akan menikahi akhwat tarbiyah sedang ente tidak ikut dalam tarbiyah atau liqa’ tertentu dan punya MR, maka ente otomais akan ditolak. Apalagi ente sebutkan nama-nama ustadz, buku-buku dan para syeikh Timur Tengah, bakalan ditolak deh, itu sudah ma’ruf (populer).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lho kan ane jawab jujur, saat ini ane tidak ikut tarbiyah, atau apa namanya tadi, liqa’? Ya memang aku tak ikut. Ane juga nggak punya MR dong. Oo.., jadi begitu ya?” aku hanya melongo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, aku dapat telpon dari Maisya yang menjadikan hatiku sedikit hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Assalamu’alaikum, akhi saya sudah mempertimbangkan semuanya, mungkin Allah belum menakdirkan kita berjodoh. Semoga kita sama-sama mendapatkan yang terbaik untuk pasangan kita, saya minta maaf, kalau ada kesalahan selama ini, Assalamu’alaikum,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kletuk, nuut nuut nuut” terdengar suara gagang telpon ditutup dan nada sambung terputus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih memegang gagang telepon dan hanya bisa melongo mendapat jawaban tersebut. Kutaruh gagang telpon dengan lunglai. “Astagfirullah,” kusebut kata-kata itu berulang kali. Apa yang harus kuperbuat? Tak tahu harus bagaimana. Tapi sohib dekatku yang dari tadi memperhatikanku waktu menelepon nyeletuk .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ditolak ya? Udah deh, kan masih banyak harem (wanita) lain, ngapain ngejar-ngejar ngapain ngejar-ngejar yang sudah jelas-jelas nolak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jawab saja dengan ketus, “Ane belum nyerah, karena ada janggal dalam pemolakan it, ane belum yakin dia menolak, akan ane coba lagi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Udah deh jangan terlalu PD,” sahut sohibku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata bener juga kata temanku itu, jawaban-jawabanku kepada MR menyebabkan aku ditolak oleh Maisya. Aku dipandang beda manhaj dalam memahami Islam, padahal yang kusebutkan waktu menjawab pertanyaan tentang buku-buku rujukan adalah Fathul Majiid, Al-Ushul Al-Tsalatsah, dan kitab-kitab karya Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, Ibnul Qayyim, Syeikh Abdul Aziz bin Baz, Syeikh Muhammad Shalih Utsaimin, yang semuanya aku tahu bahwa mereka selalu mendasarkan bahasannya kepada dalil-dalil yang shahih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku sudah terlanjur cocok sama Maisya. Jujur aku sudah merasa sreg sekali kalau Maisya jadi pendamping hidupku. Tapi aku ditolak. “Apa yang harus kuperbuat?” kataku dalam hati. Menyerah kemudian mencari yang lain? Baru begitu saja kok nyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sepengetahuan sohibku, kutulis surat ke orangtua Maisya. Yang kutahu bahwa dia hanya punya ibu. Bapaknya sudah meninggal saat Maisya berumur 8 tahun. Kutulis surat yang isinya kurang lebih tentang proses penolakan itu. Juga janjiku jika ditolak oleh ibunya, maka aku akan menerima dan tak akan menghubunginya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh harap kukirim surat tersebut, tak disangka ternyata surat itu sampai di tangan Maisya dan dibacanya. Alamak, kenapa bisa begitu? Untuk beberapa hari tidak ada respon. Gundah gulana pun datang. Apa yang harus kulakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuputuskan untuk mengirim surat ke Maisya langsung. Semuanya aku ungkapkan dengan bahasa setengah resmi tapi santai. Aku memang sedikit ndableg. Di penghujung surat tersebut kukatakan, “Kalau memang Allah takdirkan kita tidak jodoh, saya punya satu permintaan, tolonglah saya untuk mendapatkan pendamping dari teman-teman Maisya yang Maisya pandang pas untuk saya, minimal yang seperti Maisya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupikir Maisya akan “tersungkur” dengan membaca suratku yang panjang lebar. Aku berpikir seandainya ada orang membaca suratku, pasti akan mengatakan “rayuan gombal!”. Tapi jujur saja, itu berangkat dari hatiku yang paling dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat kedua itu, qadarallah ternyata malah diterima dan dibaca oleh ibu Maisya dan kakak perempuannya. Nah, dari situkah terjadi kontak antara aku dan keluarganya. Tak disangka-sangka kudapat telpon dari kakak perempuan Maisya, Kak Dahlia (tentu saja bukan nama asli). Kak Dahlia menelepon dan memintaku untuk datang ke rumahnya guna klarifikasi surat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu kemudian kupeniuhi undangan itu. Setelah bertemu dan “sesi tanya-jawab” , dengan manggut-manggut akhirnya Kak Dahlia angkat bicara,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baiklah, kakak sudah dengar cerita kamu, saya heran kenapa Maisya menolakmu, ya? Padahal menurut hemat kakak, kamu pantas diterima kok”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku berbunga-bunga mendengarnya,. Tapi langsung surut lagi karena pernyataan itu datang dari Kak Dahlia bukan Maisya. Aku sedikit senyum kecut menanggapi omongan kak Dahlia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Begini aja deh, kamu sekarang pulang dulu. Biar nanti kakak dan Umi yang akan rayu Maisya. Pokoknya kamu banyak doa aja. Pada dasarnya kami setuju kok sama kamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku izin pulang dengan sedikit riang gembira. Mulutku hanya bergumam penuh doa, semoga Allah mengabulkan cita-citaku. Kira-kira 2 minggu setelah itu kudapat telpon lagi dari Kak Dahlia agar aku ke rumahnya. Dia bilang aku harus bertemu langsung dengan Maisya. Hatiku pun berdebar. Dengan sedikit gagap aku iyakan undangan itu. “Besok deh Kak, insyaAllah saya datang,” jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku duduk di kursi ruang tamu yang sama untuk kedua kalinya. Sedikit basa-basi Kak Dahlia mengajakku ngobrol tentang hal-hal yang belum ditanyakan pada pertemuan sebelumya. Kurang lebih 10-15 menit Kak Dahlia memanggil Maisya agar ke ruang tamu menemuiku. Dadaku berdegub. Inilah saatnya aku nadhar (melihat) bagaimana rupa Maisya yang sebenarnya. Apa sama seperti yang kubayangkan sebelumnya? Jangan-jangan tidak sama. Lebih jelek atau bahkan lebih cakep dari aslinya. Tunggu saja deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian keluarlah sosok makhluk Allah yang bernama Maisya. Aku tetap menjaga pandanganku. Tapi jujur saja, tak kuasa kucuri pandang untuk yang pertama kalinya. Bahkan seharusnya untuk acara nadhar biasanya lebih dari mencuri pandang, karena memang dianjurkan oleh Rasulullah. Tapi bagiku sangat cukup melihatnya sekali-kali. Aku hanya bisa mengatakan dalam hatiku tentang Maisya, subhanallah! Aku tak bisa ceritakan kepada pembaca karena itu hanya untukku saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sadar keringat dingin mengalir dari pelipis. Ada apa gerangan? Kenapa rasanya agak grogi? Ah, aku harus teguh dan tangguh hadapi semua ini. Obrolan pun mulai bergulir. Dari mulai pertanyaan-pertanyaan agama secara umum sampai diskusi tentang kerumahtanggaan. Kurang lebih satu jam aku di rumah itu. Aku pun pamit sambil memberikan hadiah-hadiah buku-buku kecil tentang agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bus kota aku senyum-senyum sendirian. Seakan-akan bus itu adalah bus patas AC padahal sebenarnya hanya bus ekonomi yang panas dan penuh asap rokok. Tapi semua itu tidak kurasakan. Kuberdoa semoga rayuan Kak Dahlia berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata benar, beberapa hari kemudian aku ditelepon Maisya, kali ini menanyakan kelanjutan proses kami kemarin. Kujawab jika dibolehkan akan kuajak keluargaku di waktu yang kutentukan. Di penghujung pembicaraan, Maisya setuju dengan tawaranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutanya ke sana ke mari tentang barang-barang apa yang pantas dibawa ketika meng-khitbah seorang wanita. Kubeli sebuah koper kecil dan kuisi dengan barang-barang seperti bahan pakaian, komestik, sepatu, dan sebagainya. Tak lupa aku bawakan buah-buahan seadanya. Hal ini sebenarnya sudah kutanyakan kepada Maisya, tapi Maisya hanya menjawab terserah aku mau bawa apa saja pasti dia akan terima. Duh…, senangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya aku lupa, ternyata Maisya masih punya darah Arab dari ibunya. Bahkan, ibunya punya nasab Arab yang dikenal di Indonesia sebagai Habib (Orang Arab yang mengaku punya garis nasab langsung dengan Rasulullah). Padahal setahuku Rasulullah tak punya keturunan laki-laki yang kemudian punya anak. Yang ada hanya Fatimah yang diperistri oleh Ali bin Abi Thalib. Sedangkan dalam Islam, darah nasab hanya sah dari garis bapak atau lelaki. Jadi, mungkin yang dimaksud mereka adalah keturunan dari Ali bin Abi Thalib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang perlu diketahui, bahwa dalam adat orang Arab terutama golongan Habaib atau Habib, wanita mereka pantang dinikahi oleh non Arab. Bahkan, sebagian mengharamkannya. Alasan yang populer adalah mereka merasa lebih mulia dari keturunan non Arab. Bahkan, sebagian mengharamkannya. Aku pun harus siap dengan apa yang akan aku hadapi nanti. Bisa jadi ditolak atau tidak. Dan yang ada di depan mataku adalah ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku datang sekeluarga dengan naik Taksi. Aku tidak punya mobil. Dari mana aku punya mobil sedangkan aku baru bekerja setahun? Sambutan hambar kudapatkan ketika memasuki ruang tamu. Di situ sudah hadir ibu-ibu yang merupakan keluarga besar dari ibu Maisya. Anehnya,di acara itu tidak hadir laki-laki dari pihak keluarga besar Maisya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian acara dilanjutkan dengan saling memberi sambutan. Namun yang kutunggu hanya momen di mana Maisya menerima lamaranku dari mulutnya sendiri. Saat itu pun tiba. Dengan agak malu-malu dan terbata-bata Maisya menerima lamaranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakhir acara ketika hari penentuan hari “H” dan bentuk acaranya. Ada salah satu dari anggota keluarga Maisya yang menanyakan uang untuk walimah nanti. Aku hanya menjawab bahwa hal itu sudah kubicarakan dengan Maisya. Tapi dia memaksaku untuk menyebutkan jumlahnya. Aku tetap tak mau menyebutkan. Rupanya orang tadi kecewa berat dengan jawabanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah acara selesai, aku pamit. Sedikit lega kulalui detik-detik mendebarkan. Aku bersyukur kepada Allah yang meloloskan diriku pada babak berikutnya dalam usaha mengamalkan sunah Rasulullah yang mulia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ujian belum selesai juga. Maisya didatangi keluarga besarnya dengan membawa lelaki yang akan dijodohkan dengannya. Lamaranku ditimpa oleh lamaran orang lain. Orang yang akan dijodohkan dengan Maisya masih punya hubungan keluarga. Mereka datang dengan mobil, membawa makanan banyak sekali, uang lamaran, dan juga perhiasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kubawa kemarin tidak ada apa-apanya dibanding dengan yang dibawa pelamar kedua ini.Tapi subhanallah, apa yang Maisya lakukan? Maisya tak mau menemuinya. Maisya tak menerima lamarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan setelah rombongan itu pulang dan meninggalkan bawaan mereka sebagai lamaran untuk Maisya, apa yang Maisya lakukan? “Kembalikan semua barang bawaannya dan jangan ada yang menyentuh walau untuk mencicipi makanan, kembalikan dan jangan ada yang tersisa di rumah ini.” Aku dapatkan cerita ini dari kak Dahlia yang meneleponku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar semua ini, tak terasa air mataku menetes membasahi pipiku. Padahal aku adalah lelaki yang selama ini selalu berpantang untuk menangis. Saat itulah aku mulai yakin bahwa Maisya harus kudapatkan, sekali pun harus menghadapi hal-hal yang menyakiti hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian aku mendapat telepon dari seorang ibu yang mengaku bibi Maisya. Ketika kutanya namanya dia tak mau menyebutkan. Malah dia nyerocos panjang lebar tentang acara lamaranku kepada Maisya. Dengan nada sinis dan tinggi dia mulai merayuku untuk membatalkan lamaranku. “Saya kasih tau ya! Kamu kan baru bekerja belum satu tahun, belum punya rumah dan mobil. Sedangkan Juli Jajuli (bukan nama asli) kan sudah punya kerjaan, rumah besar, mobil ada dua. Jadi, kamu batalkan lamaran. Biar Maisya menerima lamaran Jajuli. Kamu kan bisa cari yang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hhh! Betapa mendidih mendengar ocehan sinis itu. Tapi aku langsung kontrol diri. Aku jawab dengan suara pelan dan sopan bahwa aku akan terima hal itu dengan ikhlas tanpa ada paksaan dari siapa pun. Sebelum kudengar langsung dari mulut Maisya, aku tak akan pernah membatalkan lamaranku. Gubrakkkk!, terdengar suara gagang telepon dibanting, padahal jawabanku belum selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari di tengah kesibukanku, datanglah seorang wanita sekitar umur 25-30 tahun ke kantorku.Tanpa permisi dan sopan santun dia menghampiriku, “Kamu yang melamar Maisya? Kamu tuh ga tahu diri ya? Belum jadi menantu saja sudah belagu,” cerocosnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mohon tenang dulu, apa masalahnya? Ayo kita duduk dulu di sini jelaskan dengan pelan,” sambutku dengan sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu tuh kalo ngasih alamat yang jelas, biar mudah dicari, saya sudah muter-muter mencari alamatmu tapi ternyata tidak ketemu-ketemu, apa kamu mau mempermainkan kami?” tukasnya sambil menunjukkan kartu namaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa tadi ente tidak tanya sama orang-orang?” tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak!” jawabnya ketus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya jelas pasti kesasar, seharusnya ente tanya-tanya dong,” sahutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aaah udah deh jangan banyak alasan,” jawabnya. “Eh aku kasih tau ya, kau tuh jangan pernah macam-macam dengan keturunan Nabi, kuwalat loh!”, ancamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sedikit senyum kujawab ancamannnya, “Kalo Nabi punya keturunan seperti ente, pasti Nabi akan sangat marah pada ente. Wanita kok pakai celana jeans, kaos ketat, dan tidak berjilbab. Nabi tentu akan malu jika punya keturunan seperti ente.” Wanita itu kabur sambil ngomel-ngomel entah apa yang dia katakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian itu membuat hatuku semakin was-was dan khawatir. Kalau demikian dengkinya mereka dengan pernikahanku bersama Maisya, maka bisa jadi mereka akan lebih jauh lagi dalam memberikan “teror”. Akankah mereka menghalangiku sampai pelaksanaan hari “H”? Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas sebelum aku tanda tangan surat nikah yang disediakan penghulu, maka aku belum bisa menentukan bahwa Allah takdirkan aku menikahi Maisya. Semuanya bisa terjadi. Sabarkanlah diriku ya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari telepon pula aku tahu bahwa Maisya sempat disidang oleh keluarga besarnya untuk membatalkan pernikahan denganku. Tapi dia lebih memilih akan kabur dari rumah dan tetap menikah denganku. Padahal keluarganya memberi pilihan: batal nikah atau putus hubungan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undangan mulai kucetak. Sederhana sekali karena aku memang tidak punya biaya banyak untuk pernikahan ini. Aku tidak punya saudara di kota tempat Maisya tinggal. Jadi undangan yang banyak hanya untuk keluarga, tetangga, dan kenalan Maisya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari H semakin dekat. Persiapan juga semakin matang. Aku terharu lagi ketika ditanya, “Akhi siapnya ngasih berapa untuk persiapan ini? Tapi jangan merasa berat dan terpaksa, kalau tidak ada ya nggak apa-apa.” Aku hanya bisa tergagap menjawabnya. Ku katakan bahwa aku akan mendapat sumbangan dari kantorku tapi perlu proses untuk cair, jadi sementara aku hanya bisa beri sedikit. Itu pun sudah kupaksakan pinjam ke sana-sini. Tapi Maisya menyambut hal itu dengan tanpa cemberut sedikitpun. Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia pernikahan dari ikhwan sudah aku siapkan. Aku bertekad bahwa pernikahan ini harus seislami mungkin, di antaranya memisahkan antara tamu pria dan wanita walau mungkin akan mendapatkan respon yang bermacam-macam. Aku tak peduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Maisya pun tak tinggal diam. Di antara mereka ada yang memintaku agar busana Maisya pada saat penikahan nanti adalah busana pengantin pada umumnya. Astaghfirullah, usulan yang sangat berlumuran dosa. Jelas kutolak mentah-mentah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga yang nyeletuk agar pernikahan kami dihibur dengan orkes atau musik gambus dan yang sejenisnya. Tapi itu pun aku tolak. Ternyata sampai mendekati hari H pun aku harus beradu urat syaraf dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibalah saatnya kegelisahanku yang paling dalam. Aku sedang berpikir bagaimana jadinya jika ada yang mengacaukan pernikahanku. Aku punya seorang saudara marinir. Aku telepon dia dan kuwajibkan datang. Kalau perlu pakai seragam resmi lengkap. Aku akan jadikan dia sebagai pengamanan tambahan. Karena pengamanan Allah lebih kuat, bahkan tidak perlu ada pengamanan tambahan. Itu hanya ikhtiar saja. Malam hari “H” dia datang dan siap menghadiri acara nikah besoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku minta bantuan teman lamaku untuk mengantarku pakai Kijang. Teman senior kantorku yang sudah aku anggap orang tuaku juga siap mengantar pakai Panther, bahkan dialah yang akan memberi sambutan dari pihak mempelai pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sedikit gemetar dan mata sedikit basah, aku lalui proses ijab kabul yang sederhana tanpa disertai ritual-ritual yang tidak ada dasarnya seperti sungkem, injak telor, membasuh kaki, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangisku meledak ketika berdua dengan Maisya untuk pertama kalinya. Tangis makin dahsyat saat aku menghadap ibuku. Kupeluk erat-erat ibuku, kakakku, dan saudara yang mendampingiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, aku sudah menjadi seorang suami. Aku menjadi kepala keluarga yang didampingi oleh Maisya yang aku dapatkan dengan “darah dan air mata”. Akhirnya kulalui rumah tangga ini dengan segala bunga rampainya sampai dikaruniai beberapa anak yang lucu-lucu. Semoga dapat aku lalui kehidupan ini dengan diiringi bimbingan dari yang Maha membolak balikkan hati, sehingga hatiku tetap teguh dengan agama-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami Maisya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari Buku “Semudah Cinta Di Awal Senja” Terbitan Nikah Media Samara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-4657574932819475684?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/4657574932819475684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/jadikan-ana-maisya-yang-kau-impikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4657574932819475684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4657574932819475684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/jadikan-ana-maisya-yang-kau-impikan.html' title='jadikan &quot;ANA MAISYA yang kau impikan&quot;'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTeprZ2hHAI/AAAAAAAAALE/X_MWH9vkACc/s72-c/mimmpi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-3599872481087680898</id><published>2011-01-16T20:09:00.000-08:00</published><updated>2011-01-16T20:26:31.266-08:00</updated><title type='text'>Surat Cinta untukmu Pe_simpati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTPEtz2TB1I/AAAAAAAAAKs/gmgIALcTPcI/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 262px; height: 192px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTPEtz2TB1I/AAAAAAAAAKs/gmgIALcTPcI/s400/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563006256023799634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;inilah HIDUP: MEMILIH atau DIPILIH..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Akhi.. mungkin kini kau begitu bersahaja dalam berkata-kata hikmah.. sehingga wanita di sekeliling yang mampu kenal engkau tergoda kata hikmah mu.. maka dari itu.. lepaskan kata hikmah itu untuk orang yang kau cintai..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tak terima dan meremehkan akal cerdasmu beragama.. tapi, berhentilah seperti ini kepada sosok yang al-faqirillallah ini..&lt;br /&gt;biar hatiku selamat dan tak terdzalimi kata-kata yang kau indahkan untuk saudarimu dan aku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau Akhi bersedia menasehati saudari terutama aku..&lt;br /&gt;agar hatiku selamat..&lt;br /&gt;cukup kau nasehati aku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Ukhti muslimah yang dirahmati Allah.. berpegang teguhlah pada al-Quran dan sunnah Rasullah SAW.. niscaya kau akan selamat.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cukup itu, kau sudah membantu hati wanita ini untuk tidak berangan-angan memiliki suami yang indah dalam berkata hikmah seperti mu, Akhi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi.. aku tidak ingin mendzalimimu.. aku juga tahu "laki-laki yang baik untuk wanita yang baik" ku mohon jangan kau radang lagi hati ini dengan kebaikanmu untuk mengingatkanku.. aku tahu kau baik.. namun, detik ini aku berpindah untuk tidak mengenalimu.. biar Allah SWT saja yang membantuku mengerti bahwa laki-laki baik dan sholeh itu ada, bahwa Allah akan mengenaliku tanpa harus begini.. tanpa harus melihat kau peduli dan simpati..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan hati ini selamat.. berjuanglah Akhi.. tanpa harus menoleh padaku dan menghikmahi hatiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Rabb.. izinkan aku untuk bisa mengurusi anak-anakku dalam dekapan sujud padaMu.. izinkanlah ya Rabb.. sekali saja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meskipun saat ini.. aku belum mengetahui..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa Ayah mereka yang sanggup Menjadikan Imam..&lt;br /&gt;di Sujud aku dan anak-anak.. :)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...ILUV4ALLAH..&lt;br /&gt;al-Faqirillallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-3599872481087680898?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/3599872481087680898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/surat-cinta-untukmu-pesimpati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/3599872481087680898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/3599872481087680898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/surat-cinta-untukmu-pesimpati.html' title='Surat Cinta untukmu Pe_simpati'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TTPEtz2TB1I/AAAAAAAAAKs/gmgIALcTPcI/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-5642230101527646584</id><published>2011-01-07T22:00:00.000-08:00</published><updated>2011-01-07T22:09:09.741-08:00</updated><title type='text'>ketika CINTA harus mampu diseIMBANGkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSf_fBNXfjI/AAAAAAAAAKk/1r7_GnXlutM/s1600/K.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 318px; height: 159px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSf_fBNXfjI/AAAAAAAAAKk/1r7_GnXlutM/s400/K.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5559693173377695282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSf-QA7yCjI/AAAAAAAAAKc/s0A3SfNN1cg/s1600/cinta.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 169px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSf-QA7yCjI/AAAAAAAAAKc/s0A3SfNN1cg/s400/cinta.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5559691816094272050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSf-EvpDb-I/AAAAAAAAAKU/xcvxL1e8FuQ/s1600/163071_1536546937003_1334737735_31327804_7658353_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 160px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSf-EvpDb-I/AAAAAAAAAKU/xcvxL1e8FuQ/s400/163071_1536546937003_1334737735_31327804_7658353_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5559691622473756642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;♥♥ Kelemahanmu? NO PROBLEM!! Aku Tak Kan Meninggalkanmu ISTRIKU... CINTAKU... ♥♥ For: Para Umi dan Abi Tercinta serta Calonya Bismillaahirrahmaanirrahiim Ketika berbicara perihal ‘KELEMAHAN’ atau ‘KEKURANGAN’, tentu tidak terlepas dari bahasan ‘KELEB...IHAN’. Begitu pun sebaliknya, jika mencermati suatu ‘KELEBIHAN’ tak kan lepas dari bahasan sebuah ‘KELEMAHAN’. Nah begitu pula seorang insan tak luput dari kelebihan dan kekurangannya. Namun jarang sekali ada orang yang bijak memahami dan memaklumi kekurangan sesama insan. Termasuk... YA, termasuk dalam lingkungan RUMAH TANGGA. Lingkungan baru yang berkumpul DUA INSAN yang tentunya “BERBEDA”. Beda dari mulai jenis kelamin, latar belakang keluarga, pendidikan, lingkungan, pemahaman, adat (tradisi), atau mungkin beda bahasa dan bahkan jenis kulit pun berbeda. ===================== Ada seorang suami pendiam yang mempunyai seorang istri yang lebih aktif berbicara, ada pula yang sebaliknya, istrinya pendiam dan suaminya yang pandai berbicara. Ada juga yang kedua-duanya pandai berbicara, atau kedua-duanya malah pendiam eeeeeh... mungkin mereka pemalu. Ada seorang suami sering mengalah alias TIDAK EGOIS dari berbagai permasalahan dengan istrinya, dan ada juga yang sebaliknya istrinyalah yang sering mengalah. Ada pula seorang suami yang penuh perhatian alias romantis, tapi istrinya malah sebaliknya... CUEK dan JUTEK...!!! Ada pula seorang suami yang galak mempunyai seorang istri yang lemah lembut penuh santun, tapi ada juga yang sebaliknya ISTRI YANG GALAK...!!! Bahkan ada istilah SUAMI TAKUT ISTRI... Hmm... ===================== ISTRIKU... MEMANG BEDA DENGANKU... Aku senengnya makan IKAN, tapi dia senengnya makan daging AYAM, Daging Ayamnya juga ‘gak tanggung-tanggung... DIBAKAR... Alhamdulillah Akupun suka AYAM BAKAR, jadi tidak terlalu bermasalah meskipun dia sering masak daging ayam di rumah... ===================== ISTRIKU... MEMANG BEDA DENGANKU... Dia sangat suka SAMBAL ONCOM, SAMBAL TERASI, SAMBAL CIBIUK, dan semua jenis SAMBAL, Lada-nya... Masya Allah... Dia memang doyan yang pedes-pedes, makan MIE BAKSO saja pedes-nya... 5 sendok bahkan lebih tak tangung-tanggung... Padahal aku tidak suka ‘PEDAS’, setelah menikah dengannya... belajar memahami. Awal-awal mungkin ‘agak beda disuguhin SAMBAL CIBIUK dan makanan pedas-pedas, lama-kelamaan malah bikin ketagihan... hmm... makan selalu ‘berselera dan nikmat’ ===================== KUPERHATIKAN ISTRIKU... Dia sangat MANJA... Setiap aku punya uang lebih, pasti minta dibelikan sesuatu... entah itu sepatu, tas, baju, kerudung, aksesoris, dan lain-lain. Kapan nabungnya??? Tapi... Ku cermati lagi... Jika dia pandai mengurus si buah hati dan mendidiknya dengan baik, tak masalah aku belikan dia kerudung baru, sebagai “REWARD... SPECIAL JUST FOR YOU... ISTRIKU...” ===================== KUPERHATIKAN ISTRIKU... Dia terlihat sangat CANTIK... tapi kalau sudah MARAH-MARAH... Astaghfirullah... kecantikannya itu seakan-akan hilang... Rumah pun seakan-akan mau GEMPA BUMI, kadang aku tak kuasa mendengar ocehannya, ingin rasanya pergi.... pergi yang jauh dari rumah... Tapi... Ketika ku teringat SENYUM MANISNYA kembali, kecantikannya itu mulai pulih menghiasi raut mukanya... Hmm... Hatiku mulai terciut dan terpincut. Sangat indah ketika ku teringat jasa-jasanya... apalagi ketika dia IKHLAS MENERIMA SEGALA KEKURANGAN DAN KELEMAHANKU selama ini yang selalu membuatnya kecewa... Bahkan sikapku sering membuatnya MENANGIS... Ya Allah... ISTRIKU... ISTRIKU... Aku tidak akan pernah meninggalkanmu, tak kan pernah keluar dari pintu rumah ini ketika kita sedang bermasalah. Aku akan tetap ISTIQOMAH menjadi PEMUDA MUSLIM YANG KOKOH... yang tak kan lari ke manapun, Qalbu ini teguh... HANYA UNTUKMU KASIHKU... Bukankah itu adalah DIANTARA SIKAP YANG BAIK TERHADAP ISTRI? _subhanallah"Senandung Rindu Ilahi""&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-5642230101527646584?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/5642230101527646584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/ketika-cinta-harus-mampu-diseimbangkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5642230101527646584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5642230101527646584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/ketika-cinta-harus-mampu-diseimbangkan.html' title='ketika CINTA harus mampu diseIMBANGkan'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSf_fBNXfjI/AAAAAAAAAKk/1r7_GnXlutM/s72-c/K.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-865734546832625899</id><published>2011-01-04T22:35:00.000-08:00</published><updated>2011-01-04T22:47:02.392-08:00</updated><title type='text'>inilah CINTA untuk laki-laki dan wanita MUSLIM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSQTznY-u4I/AAAAAAAAAKM/dQs5hmwMjpk/s1600/2.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 223px; height: 167px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSQTznY-u4I/AAAAAAAAAKM/dQs5hmwMjpk/s400/2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558589617550048130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akhina Ifa Alhaqqu Mirrabbikka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Engkau datang memintaku menjaga kesucian diri dengan jalan yang suci. Sungguh tawaran yang membuatku terheran mengingat engkau adalah seorang muslimah yang dikaruniakan Allah ke-shalehah-an, kecerdasan, dan tidak lupa engkaupun memiliki wajah yang anggun, sehingga mungkin itu juga yang menyebabkan para laki-laki muslim lainnya sering datang untuk meminangmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu kurasa adalah sebuah kewajaran, lantaran laki-laki muslim yang mana yang tidak tertarik dengan muslimah yang shalehah? Dan akupun juga muslim, wajar jika seorang muslim memiliki rasa berkeinginan untuk menjadi pemimpin bagi muslimah sholehah bagi dunia dan akhiratnya kelak. Namun apa daya, aku sebagai muslim ketika itu belum cukup siap untuk meminangmu, oleh karenanya selama ini akupun diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, engkau datang dengan harapan yang besar untuk jalan yang suci itu, harapan yang mengingatkanku bahwa Allah adalah Maha kaya dan mampu memberikan kekayaan kepada siapa yang bersedia menjalankan niat suci itu, akupun tak pernah ragu mengenai hal itu karena akupun yakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dorongan itu membuatku begitu semangat untuk bertemu orang tuamu dengan 'bekal' yang seadanya, namun tidaklah semua itu berjalan dengan Berkah jika aku tidak meminta pertimbangan kepada Allah, lantaran Allah Maha mengetahui Yang Terbaik bagi kita semua. Maka aku meminta kepadamu untuk memikirkan dan mempertimbangkan mengenai hal ini dalam beberapa hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku meminta pertimbangan kepadaNya, hingga suatu ketika timbullah pertimbangan yang belum sempat kita perhitungkan. Aku sadar bahwa aku masih belum siap untuk mengaplikasikan niat suci itu, mengingat bukan hanya harta yang menjadi pertimbangan untuk mengaplikasikan baiknya jalan itu, engkaupun tentunya juga tahu di mana keluargapun seharusnya menjadi pertimbangan tambahan mengingat pernikahan juga bertujuan untuk menyatukan dua keluarga. Dan mengenai itu aku belum sampai kepada titik temu walaupun aku sudah berusaha mencobanya kepada mereka, orang tuaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa boleh buat aku harus memutuskan hal yang sebenarnya tidak sanggup kuputuskan, namun atas dasar keimanan engkau memberanikan diri untuk menyatakan itu, zalim jika diriku harus bersikap tidak tegas mengingat permintaanmu atas urusan itu adalah permintaan yang suci. Maka kucoba memutuskan kepadamu bahwa saat ini aku belum mampu meminangmu, meskipun jujur ku sadari bahwa keputusan ini sangat berat bagi seorang muslim yang senantiasa membiasakan diri berdoa kepada Rabbnya untuk mendapatkan seorang muslimah yang shalehah. Namun karena keputusan ini adalah yang terbaik bagi hati masing-masing, maka atas dasar keimanan pula, ku ikhlashkan dirimu untuk memilih laki-laki muslim yang lain, yang baik dari sisi dunia dan akhiratmu dan dari sisi Rabbmu. Dan tidaklah keputusan ini sia-sia mengingat aku membutuhkan perjuangan yang besar untuk merelakan diriku berpisah dengannya karena Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yakin bahwa setiap usaha yang bersungguh-sungguh dalam menjauhkan diri dari apa yang Allah Benci adalah Jihad,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka jika ini jihad, aku yakin bahwa Allah akan memberikan hadiah terbaik bagi mereka yang berbuat baik karenaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslimah itu merupakan perhiasan dunia namun ku yakin jika aku merelakan dia karenaNya maka aku Berharap Allah mengkaruniakanku pendamping yang lebih baik bagiku dan baginya suatu saat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari lagi aku harus menyatakan keputusan itu kepadamu. Namun, sempat terlintas di fikiranku untuk memintamu menungguku, lantaran ada rasa khawatir jika aku tidak mendapatkan jodoh seperti dirimu. Maka ku coba untuk meminta pertimbangan lagi kepada Pemilik hati mengenai hal itu. Hingga akupun mulai mencermati jika saja engkau harus menerima permintaan itu maka aku harus berfikir ulang mengingat menunggu adalah sebuah penderitaan bagi seseorang, dimana menunggu mengenai hal itu akan cenderung menumbuhkan harapan kepada seseorang yang akan menjadi teman hatinya kelak dan tentunya juga rasa kekhawatiran akan keadaan buruk dapat cenderung terbayang sedangkan segala harapan telah tumbuh subur di dalam dada. Hingga kesedihanpun hadir ditengah-tengah hal yang tidak pernah diperkirakan. Ternyata baru tersadar bahwa usaha mendapatkan siapa yang diharapkan itu menjadi sia-sia dan hal tersebut justru dapat mengotori hati karena sempat terisi oleh hal yang belum sepatutnya terlahir di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kita sama-sama mengetahui antara batasan-batasan yang terjalin antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahrim, namun kita bukan Nabi sedangkan Nabi Adam yang pernah tinggal di Syurga dan beliau juga dapat melihat iblis saja masih dapat terjerumus oleh rayuan iblis, lalu bagaimana dengan kita yang jelas-jelas bukan seorang Nabi dan bukan orang yang dapat melihat iblis akankah kita dapat berbuat lebih hebat daripada beliau jika bukan karena kita mengikuti Perintah Allah dengan menjauhkan diri dari langkah-langkah syaitan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang sama-sama belum tahu siapa jodoh kita nanti dan kita tidak memiliki kekuasaan untuk menentukan siapa jodoh kita walaupun kita berusaha dengan kekuatan kita, terkecuali jika Allah yang menghendaki. Jika kamu adalah perempuan yang akan halal aku Cintai kelak, seharusnya aku tidak membiarkanmu menderita lantaran menunggu seseorang yang belum pasti menjadi pendampingmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah jodoh tidak akan tertukar jika diri kita itu baik? Jika memang engkau adalah jodohku, untuk apa aku biarkan engkau menunggu sedangkan tanpa harus menuggupun Allah akan Mengkaruniakan seseorang dengan jodohnya dengan cara yang Berkah, bukankah Keberkahan adalah tujuan kita untuk menempuh jalan suci itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ku tersadar beberapa hari ini tawaran suci itu memenuhiku waktuku, dari kadar terberat hingga kadar terendah dalam usaha merelakan sebuah perhiasan. Namun Hadiah Allah jauh lebih Indah, bukan? Hal inilah yang membuatku menyatakan kepadanya di kemudian hari, dan kamipun menemumpuh hidup masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yakin bahwa setiap usaha yang bersungguh-sungguh dalam menjauhkan diri dari apa yang Allah Benci adalah Jihad,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka jika ini jihad, aku yakin bahwa Allah akan memberikan hadiah terbaik bagi siapa saja yang berbuat baik karenaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslimah itu shalehah maka aku yakin jika aku mengikhlashkannya maka Aku Berharap Allah mengkaruniakanku pendamping yang shalehah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, ternyata usaha meng-ikhlas-kan diri itu mampu meringankan diri dan jiwa. Baru kusadari bahwa Allah telah mengajarkanku untuk ikhlas terhadap sesuatu godaan terbesar bagi Ummat Rasulullah, semoga keikhlasahan ini mengajarkanku untuk ikhlas terhadap hal lainnya hingga Keberkahanpun datang menjemput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah Allah memeilih tanpa harus kita melakukan hal yang tidak DiridhaiNya, bukankah KeridhaanNya yang kita cari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Cinta yang teralamatkan kepada Sang Pemilik Cinta&lt;br /&gt;Kepada cinta yang tak seharusnya terungkap sebelum masanya tiba&lt;br /&gt;Kepada kesucian yang tak pernah tercemar oleh noda&lt;br /&gt;Maka ku ikrarkan kepada Sang Pemilik jiwa bahwa ku pelihara kesucian ini untukNya&lt;br /&gt;Kemudian ku lepaskan apa yang tak baik bagiku demi mencari KeridaanNya&lt;br /&gt;Dan, ku relakan keinginan hati dari ketidak Ridhaan kepada kepatuhan&lt;br /&gt;Rabb, Sampaikanlah kami kepada kesucian diri&lt;br /&gt;Berharap Engkau Mencintai kami dan Engkau tumbuhkan Cinta itu di hati kami hingga Cinta itu menumbuhkan keengganan di hati untuk menjadikan kami tidak cenderung kepada Cinta selainMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahuma Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, hari ini, kulepaskan engkau dari hatiku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-865734546832625899?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/865734546832625899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/inilah-cinta-untuk-laki-laki-dan-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/865734546832625899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/865734546832625899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/inilah-cinta-untuk-laki-laki-dan-wanita.html' title='inilah CINTA untuk laki-laki dan wanita MUSLIM'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSQTznY-u4I/AAAAAAAAAKM/dQs5hmwMjpk/s72-c/2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-5961492688275131613</id><published>2011-01-04T20:03:00.000-08:00</published><updated>2011-01-04T20:10:10.475-08:00</updated><title type='text'>Alam Pikir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSPu7LUV_pI/AAAAAAAAAKE/Wgu75xCKJFY/s1600/cantik%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSPu7LUV_pI/AAAAAAAAAKE/Wgu75xCKJFY/s400/cantik%2B2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558549065523134098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengalaman Spritual untuk jiwa yang sempat MATI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sijunjung, 15 Agustus 2010. 04.32 AM. Telah bepulang kerahmatullah seorang Nenek di depan Posko KKN Tanjung Bonai Aur, Koto Gadang. Mata yang masih menyipit lantaran melatih untuk kembali berpuasa Ramadhan, seperti biasa sahur adalah hal yang buat ku bangkit manja lagi di dekat orang2 sahur. Pura-pura ngantuk, males melek dan males makan banyak. Mereka tersenyum heran, maklum di usia yang menanjak 24 tahun dan berpenampilan seorang muslimah ternyata masih menyimpan sifat kekanak-kanakan manja dan cengeng. Aneh. Dalam hening nikmati sahur di negeri orang, di desa yang penuh kedamaian dan di detik-detik imsak tergopoh dua orang wanita menyebutkan kalau Nenek dalam keadaan susah. Aku hanya melihat wajah mereka dengan tenang dan bertanya “Sesak lagi nafasnya ya Uni?” wanita itu menganggukkan kepala pertanda benar pernyataanku.  Ibu dan bapak yang punya rumah di tempat kami para KKN tinggal menyuruh penulis menjenguknya dan ketika itu anak KKN yang sahurnya telat adalah aku (Penulis) yang menemaniku ibu, bapak pemilik rumah. Teman-teman KKN sudah pada tidur lagi sambil menunggu sholat shubuh. Aku tak mengajak mereka menjenguk nenek yang berada di posisi sekarat. Aku pergi bersama ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya aku akan menceritakan sedikit perkenalan dengan Nenek di depan posko kami itu. Waktu awal-awal kami baru di rumah posko KKN, aku selesai menjemur pakaianku di jemuran. Ada nenek yang berjalan lambat duduk di depan pintu rumah posko kami, aku tersenyum dan menanyakan kabarnya. Nenek itu menunduk saja malah balik bertanya”lai sanang nak di siko? Siko aiah yo jauah nak” aku menimpali dengan canda dan nenek tersenyum pendek. Aku sedih melihatnya, tubuhnya keriput menua aku terpikir masa tuaku nanti, linangan air di mataku bermain-main. Seiring  canda itu aku pun berlalu melupakan nenek tua itu. Seminggu sudah ku lewati di tempat KKN. Nenek jatuh sakit, nafasnya sesak. Ternyata nenek adalah wanita perokok aktif semenjak belia, ahh. Aku datang menjenguk di malam hari, beliau masih susah bernafas dalam keadaan seperti itu pun dia masih sempat menanyakan rokoknya, aku senyum mencandainya “yah nek, percuma aja berobat kalau masih doyan merokok..udahlah nek berhentiin aja ngerokoknya ganti ama cappuccino” orang yang di rumah nenek pada tertawa kecuali nenek, nenek tidak tahu apa cappuccino. Kalau nenek maniak dengan rokok maka aku adalah sang penggila cappuccino, sulit bernafas jika tak meminumnya sehari saja.&lt;br /&gt;Selanjutnya waktu beriringan pergi bersama kegelisahan nenek, nenek  belum sembuh juga. Aku berniat pulang kampung di awal puasa, puasa bareng mama. Dalam berniat, Allah memudahkan rencanaku. Aku pergi pulang kampung sekalian menjenguk nenek di rumah sakit Sawahlunto. Malam menyelimuti pandangan mataku, dingin ikut menyapa ku. Hal yang tak biasa mulai ku renungi… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di tempat nenek yang telah sekarat itu aku diam, karena orang di sekitar  menangis di samping nenek. Entah daya apa yang merasukiku, aku mulai mendekati sang nenek yang sebelumnya sudah sering kulakukan untuk begitu dengan membacakan kalimah-kalimah Allah di pendengarannya, namun kini tidak lagi aku justru melihat matanya, bagiku letak jiwa seseorang bisa  terlihat dmatanya, letak mati dan hidup manusia pun bisa terlihat dimatanya. Aku mulai periksa matanya. Mata nenek di bulatan pupilnya memutih, dalam  hati aku berdetak nenek sudah tak bernyawa lagi, meninggal dunia.. Aku masih memastikan terus mata nenek tanpa di sadari ada sepasang mata yang memmperhatikanku, Bapak tua yang menjadi gharin masjid itu berkata “gimana nak, nenek masih ada atau tidak?” sontak aku kaget, semua orang memandangku jika sembarang bicara bisa berabe aku, dengan membaca bismillah aku jawab”nenek sudah ga ada lagi” di barengi anggukan kecilku.. innalillahi wa inna ilahi raji’un, shubuh pun tiba, yang biasanya aku lebih banyak sholat di Posko sekarang aku pergi ke masjid, dalam perjalanan aku menangis, seandainya mereka tahu bahwa aku bukan seorang Dokter dan betapa banyaknya dosa aku mereka tak akan mau bertanya hal mati atau hidupnya nenek itu.. ahh sedih hati ku, Allah memberi aku pencerahan lewat nenek yang meninggal dan sikap orang-orang sekitar terhadap ku.. inilah pengalaman spiritual yang mampu buat ku tersadar untuk slalu berbuat baik dan sabar… siangnya aku pun ikut memandikan mayat nenek, entah daya apa lagi sehingga aku berani memandikan orang sudah mati, padahal aku penakutnya bukan main.. aku tersenyum sedih..  kekuatanku memandikan nenek ternyata karena aku membayangi, sekiranya itu adalah aku, aku yang terbujur kaku yang tidak bisa mandi sendiri lagi.. ahh Allah terimakasih kau tetap mencintaiku dan sayang padaku, meski tumpukan dosa dan kemaksiatan tlah menumpuk di kalbu.. bagiku mati hati lebih bahaya ketimbang jasad yang tak bernyawa.. Allah slalu membantuku untuk slalu menghidupkan hatiku yang mungkin mulai tampak meredup. Oya habis memandikan nenek aku dikasih handuk, katanya itu dah tradisi, hahay.. kalau aku pun dah memandikan diri dengan taubat, Allah SWT pasti memberikan” handuk” padaku  yang nyaman &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alhamdulillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat, &lt;br /&gt;al-faqirillallah, Novelia Yusuf asy-Syahidah&lt;br /&gt;(Zakat ilmu adalah mengamalkannya)&lt;br /&gt;04 Januari 2011, Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-5961492688275131613?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/5961492688275131613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/alam-pikir.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5961492688275131613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/5961492688275131613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2011/01/alam-pikir.html' title='Alam Pikir'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TSPu7LUV_pI/AAAAAAAAAKE/Wgu75xCKJFY/s72-c/cantik%2B2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-4690881209320872826</id><published>2010-11-09T21:33:00.000-08:00</published><updated>2010-11-09T21:35:09.007-08:00</updated><title type='text'>you WILL MARRY me..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TNovAVuIG-I/AAAAAAAAAJ4/vG2fM4ET784/s1600/akkwht.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 290px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TNovAVuIG-I/AAAAAAAAAJ4/vG2fM4ET784/s400/akkwht.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5537790374682565602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;tapi.. ahh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-4690881209320872826?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/4690881209320872826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/11/you-will-marry-me.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4690881209320872826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4690881209320872826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/11/you-will-marry-me.html' title='you WILL MARRY me..'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TNovAVuIG-I/AAAAAAAAAJ4/vG2fM4ET784/s72-c/akkwht.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-8432456174425191433</id><published>2010-10-29T02:16:00.000-07:00</published><updated>2010-10-29T02:37:05.830-07:00</updated><title type='text'>BAHAGIALAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TMqVgyS2VUI/AAAAAAAAAJw/71McAoYnYAw/s1600/0025.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 264px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TMqVgyS2VUI/AAAAAAAAAJw/71McAoYnYAw/s400/0025.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533399482667259202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Banyak manusia menangis&lt;br /&gt;Karena mereka mengira akan kelaparan dihari esok&lt;br /&gt;Mereka merasa akan tertimpa penyakit tahun depan&lt;br /&gt;Mereka berpendapat dunia akan berakhir seratus tahun lagi&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang yang umurnya bukan di tangannya&lt;br /&gt;Tidak boleh menggadaikan sesuatu&lt;br /&gt;Dengan sesuatu yang tidak dipunyainya&lt;br /&gt;Orang yang tidak tahu kapan dia akan meninggal&lt;br /&gt;Tidak boleh menyibukkan diri&lt;br /&gt;Dengan memikirkan sesuatu yang belum datang!&lt;br /&gt;Tinggalkan urusan besok sampai datang waktunya&lt;br /&gt;Jangan Anda tanya kabarnya&lt;br /&gt;dan jangan Anda tunggu-tunggu kehadirannya&lt;br /&gt;Karena Anda sedang sibuk dengan hari ini&lt;br /&gt;"Jadikan hari-hari BAHAGIA selalu."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-8432456174425191433?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/8432456174425191433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/10/bahagialah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/8432456174425191433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/8432456174425191433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/10/bahagialah.html' title='BAHAGIALAH'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TMqVgyS2VUI/AAAAAAAAAJw/71McAoYnYAw/s72-c/0025.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-3309235583905260857</id><published>2010-10-29T01:52:00.001-07:00</published><updated>2010-10-29T02:13:31.404-07:00</updated><title type='text'>Semua Baik Adanya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TMqQBsb2E5I/AAAAAAAAAJo/rukSY723P6Y/s1600/Photo-1835.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TMqQBsb2E5I/AAAAAAAAAJo/rukSY723P6Y/s400/Photo-1835.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533393450960294802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;TATAP DAN LIHAT&lt;br /&gt;SEMUA BAIK YANG ADANYA&lt;br /&gt;DATANG DARI HATI&lt;br /&gt;SEMUA YANG TAK BAIK&lt;br /&gt;DATANG DARI CAMPURAN AIR DAN DEBU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIKA KAU BURU HASRATMU&lt;br /&gt;DI KUASAI OLEH NAFSU&lt;br /&gt;LUMPUR DI SEKITARMU AKAN MENINGKAT&lt;br /&gt;SERATUS KALI LIPAT&lt;br /&gt;KESELAMATAN DATANG KALA KAU TINGGALKAN&lt;br /&gt;IMPIAN DAN HASRAT&lt;br /&gt;YANG BUKA PINTU KESEMUA MASALAH&lt;br /&gt;PADA TEMPAT PERTAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SATU-SATUNYA ALASAN KAU TAK BISA TINGGALKAN&lt;br /&gt;HASRAT&lt;br /&gt;KARENA KAU MALAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KARENA MASALAHNYA ADA PADA KAU&lt;br /&gt;MASALAH AKAN IKUT&lt;br /&gt;KEMANAPUN KAU PERGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANJILAH PADA DIRI SENDIRI&lt;br /&gt;KAU TAK KHIANATI JANJIMU&lt;br /&gt;KALAU TIDAK, PENYAKIT AKAN TETAP TINGGAL&lt;br /&gt;DAN PENYEMBUHAN AKAN SIA-SIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIKA KAU SETIA PADA JANJI&lt;br /&gt;SUKMAMU AKAN DILAHIRKAN&lt;br /&gt;SERATUS RIBU KEGEMBIRAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LALU HATI BESI INI&lt;br /&gt;AKAN BERUBAH JADI CERMIN&lt;br /&gt;PADA SETIAP SAAT, SUATU WAJAH SEMPURNA &amp; MATANG&lt;br /&gt;AKAN BALAS MEMANDANGMU&lt;br /&gt;_Jalaluddin Rumi_&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-3309235583905260857?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/3309235583905260857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/10/semua-baik-adanya_29.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/3309235583905260857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/3309235583905260857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/10/semua-baik-adanya_29.html' title='Semua Baik Adanya'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TMqQBsb2E5I/AAAAAAAAAJo/rukSY723P6Y/s72-c/Photo-1835.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-6310026145693427010</id><published>2010-10-29T01:52:00.000-07:00</published><updated>2010-10-29T01:55:39.916-07:00</updated><title type='text'>Semua Baik Adanya</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-6310026145693427010?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/6310026145693427010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/10/semua-baik-adanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/6310026145693427010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/6310026145693427010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/10/semua-baik-adanya.html' title='Semua Baik Adanya'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-3329635575290714306</id><published>2010-10-27T01:36:00.000-07:00</published><updated>2010-10-29T01:44:10.614-07:00</updated><title type='text'>Berhenti SEJENAK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TMqJFRgZWDI/AAAAAAAAAJg/O8vIDBdz7CU/s1600/Photo-2163.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TMqJFRgZWDI/AAAAAAAAAJg/O8vIDBdz7CU/s400/Photo-2163.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533385815869708338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim..&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah SWT, atas rahmat dan cinta yang disalurkan pada jiwaku, sehingga sakit yang slalu dirasakan menjadi nikmat penghapus dosa, dosa kecil. melalui sakit ini terbuka kembali hijab antara Tuhan dengan hamba yang faqir ini, taubat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selawat dan salam untuk Rasulullah SAW, Nabiku Muhammad SAW yang mengajarkan cinta lewat kesabaran dalam dakwahnya, allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'alihhi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DETIK perdetik saya menyadari betapa terlalu hausnya saya akan cinta, saya memiliki jiwa ini merasakan ada yang kurang dalam sisi hidup saya, yakni cinta. Betapa saya menyadari ketika sakit begitu mendera di setiap aliran darah tubuh ini, ketika menoleh untuk kembali kepada illahi tubuh memanas demam meninggi, saya slalu memperhatikan jiwa ini.. ternyata ada kejanggalan nikmat disana. kelalaian dan kemaksiatan hati terhadap Allah, membuat saya mengerti bahwa saat berpikir untuk kembali "jatuh cinta" kepada sang khaliq, Allah membersihkan jiwa saya dengan sakit, agar sholat &amp; ibadah saya bisa khusyuk kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tangis saya tersenyum, Allah terlalu besar mencintai saya, lalu mengapa saya harus mencari cinta yang lain (makhluk)? membuat rasa kesepian itu semakin menjadi-jadi! lalu mengapa saya mempermudah untuk jatuh cinta pada laki-laki yang mengaku beriman? membuat rasa bersalah itu semakin menggebu-gebu dan mereka tak benar-benar mencintai saya! jika mereka mengaku beriman, tentu mereka tidak akan bermain-main dengan hati yang lemah ini, tentu mereka tidak akan mudah menaruh cinta pada jiwa yang faqir ini dan tentu mereka tidak sanggup meninggalkan saya dalam keadaan diam dan terluka...Bukankah cinta itu menyembuhkan bukan menyakitkan? hahh.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUNGGUH pun seringnya saya melalaikan Tuhan, Allah slalu memberi cahaya untuk bisa pulang kembali pada "rumah" rahmatNya dan saya harus sambut RahmatNya itu...DEMAM meninggi ini menjadikan hati saya kuat kembali, kerapuhan hati akibat mencari cinta selain Allah yang terlalu sering, melalui demam meninggi ini berangsur-angsur melepaskan diri mengelupas bak METAMORFOSIS pada kupu-kupu, semoga hati ini berubah indah dan terbang menuju yang indah-indah... menuju bunga-bunga surga, insyaAllah, amiin ya Rabb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMOGA kedepannya, saya tidak lagi menceritakan cinta-cinta semu lagi, antara hati wanita dan laki-laki sungguh pun begitu, kelak saya akan menaruhkan cinta pada detik-detik dimana saya harus merasakannya kembali tanpa luka di hati, terbang dan hinggap pada "bunga" yang memang tepat untuk "kupu-kupu" ini :)&lt;br /&gt;(sangat menyedihkan.. kau mengabaikanku.. aku bersumpah tidak akan memikirkanmu dan mencintai.. sampai aku benar-benar di cintai.. aku masih punya HARGA DIRI!_22 Oktober 2010, 03:37 PM_)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIWA INI MEMBUTUHKAN CINTA YANG BESAR BUKAN YANG SETENGAH-SETENGAH&lt;br /&gt;JIWA INI MEMBUTUHKAN CINTA YANG  MAMPU MEMBUAT TERSENYUM&lt;br /&gt;BUKAN DIAM DAN MENARUH LUKA..DAN JIWA INI MEMBUTUHKAN CINTA&lt;br /&gt;YANG MEMBUAT NAFASKU MENJADI LEBIH BERARTI BUKAN TERBUANG SIA-SIA..&lt;br /&gt;"kau jaga slalu hatimu..saat jauh dariku..tunggu aku kembali.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_TERIMAKASIH untuk Siswoyo bin Zainuddin, Cinta itu di hati bukan di bibir.. "barakallahu fiik.." &lt;br /&gt;_Thanks Be4U Afrizal Dahril, dah selama 4,5 tahun lho Novel lewati" kok hujan..hujan kan bana, nak jaleh batuduang kain.. kok indak.. indakkan bana, nak jaleh cari nan lain"&lt;br /&gt;_Syukran katsiran untuk para akhwat yang cantik-cantik (akhlaknya :) ) yang mengatakan "Novel kamu terlahir sebagai Syahidah, kamu bisa!"..untuk Monik n Puput yang slalu kurindukan kata SEMANGAT nya.. untuk Uda Saifullah di Payakumbuh, Syukran atas obat Vermint n Madunya.. kedepan Novel akan slalu konsumsi ini..sesuai dengan kantong Novel.. "Dalam tubuh yang sehat bakal buat jiwa makin sehat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RASA SYUKUR  kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku MANUSIA NORMAL, karena tanpa keNORMALan.. aku tidak akan sadar-sadar dari keGILAan dalam melalaikan tugas sebagai KHALIFATULLAH di muka bumi ini, Allah aku mencintaiMu, Muhammad SAW aku juga mencintaimu "terima dunk.. ;)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMOGA tidak buat sobat bosan membaca tulisan ini dan tulisan-tulisan berikutnya..&lt;br /&gt;SEMOGA bermanfaat, Alhamdulillah.&lt;br /&gt;_Novelia Yusuf asy-Syahidah, alFaqirilallah_ (Sabtu, 23 0ktober 2010)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-3329635575290714306?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/3329635575290714306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/10/berhenti-sejenak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/3329635575290714306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/3329635575290714306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/10/berhenti-sejenak.html' title='Berhenti SEJENAK'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TMqJFRgZWDI/AAAAAAAAAJg/O8vIDBdz7CU/s72-c/Photo-2163.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-7181278169490664083</id><published>2010-07-24T05:43:00.000-07:00</published><updated>2010-07-24T06:03:59.463-07:00</updated><title type='text'>Ketika Novelia Bercinta dengan Ilmu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TErjmNQLYhI/AAAAAAAAAJQ/VKqUcNNbf84/s1600/cool7.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 96px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TErjmNQLYhI/AAAAAAAAAJQ/VKqUcNNbf84/s400/cool7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5497456540691161618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sisi ilmu dari film PERFECT STRANGER&lt;br /&gt;Bismillahhirrahmanirrahim&lt;br /&gt;Perfect Stranger (Penuh dengan orang asing), di bintangi oleh artis kawakan A.S Jennifer Lopez. Film yang buat penulis menjadi bagian itu. Melebihi ceritaDektektif Conan, Psikopat, Psikologi, semua tercakup dalam multi idea. Film yang mengenalkan tentang efek kejahatan orang terdekat di masa anak-anak, manusia asing di diri sendiri. Ilike id. Penulis terkesan dengan film ini. Jujur, kenyataannya memang di dunia ini penuh dengan orang asing, lebih tepatnya menutup rahasia kejahatan yang hebat, hal itu bagi penulis disebut dengan munafik. Mari kita bawa pada kehidupan Islam, Islam agama yang lurus lalu kenapa agama yang lurus di cap teroris, karena ada satu orang yang mengedepankan kekerasan di balik umat yang lembut ini. Pesantren adalah tempat yang lurus lalu kenapa mereka di cap sebagai wadah pelarian, penahan nafsu, karena di dalamnya terdapat satu orang yang amoral dan hipersek yang baru belajar menjadi baik, namun setelah keluar dia “on line” mengumbar nafsu. Jangan salahkan Islam atau pesantrennya justru lihat satu diantara kemunafikan itu. Perfect stranger memperlihatkan hal tersebut, penuh dengan orang asing. Tapi, jangan sampai Anda bagian dari  keterasingan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munafik berawal dari pengkhianatan-pengkhianatan kecil. Seperti kita dilarang berbohong, lalu kita melakukannya berawal dengan doyan ngeles akhirnya terbiasa jadilah pembohong besar. Kita dilarang mencuri, lalu kita melakukannya berawal dari yang kecil seperti mengambil uang Rp.100,00 milik Ibu akhirnya terbiasa, karena tak di tegur mulai ambil yang bernilai besar sampai hak orang lain pun dijarah. Islam melarang kita berpacaran, berdua-duaan dengan lawan jenis ynag bukan mahram. Kita mulai mengkhianati dari yang kecil-kecil. Sms orang yang kita suka, bertelpon mesra, awal kenalan berdalih ta’aruf lama kelamaan karena dalam jiwa sering melakukan khianat kecil mesti tak bertemu, berbicara apa saja, sampai akhirnya ada pelecehan seksual via sms atau telpon ( Berdasar observasi penulis, pelakunya 35% yang berlatar belakang dididik/tinggal di pesantren dan 40% yang mengaku beragama Islam/alim) “orang yang mengaku punya agama, hmm.. belum tentu bermoral.” Yang perlu di perjelas, pengkhianat itu belum tentu munafik, tapi munafik pasti pengkhianat. Pengkhianatan itu berhubungan antara manusia dengan manusia, sedangkan munafik itu berhubungan antara manusia dengan Sang-Pencipta, Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis mencap perilaku tersebut merupakan penyakit kemunafikan dan wajar jika Sabili edisi No.23 TH.IX 16 Mei 2002/3 RABIUL AWAL 1423 lebih mengatakan hal-hal yang berkaitan kejadian-kejadian seperti hasil observasi diatas sebagai PEMBUSUKAN. Penulis akan menjabarkan isi bagian dari Tafakur Sabili ini tanpa ada proses pengeditan { Di Surabaya, seorang cucu yang kebingungan akibat hamil di luar nikah nekat membunuh nenek yang memeliharanya sejak kecil, hanya karena ia butuh uang menggugurkan kandungannya. Di Padang, seorang pemuda menghabisi saudara tirinya, hanya karena kesal perintahnya untuk menanakan nasi ditampik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah paradoks besar terpampang dihadapan kita. Sebuah pertanyaan menyelinap. Benarkah penduduk negeri ini ramah dan relijius? Jika ya, lalu mengapa peristiwa-peristiwa tragis dan memalukan terjadi. Orang tua menggagahi anaknya, guru mencabuli muridnya, serta lusinan kisah memilukan lainnya. Ini benar-benar terjadi di sini. Di negeri yang mayoritas penduduknya muslim, tapi selama bertahun-tahun lamanya materi dan para thagut di berhalakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, mungkin benar apa yang diungkapkan Taufik Ismail dalam puisi-puisinya. Perlahan tapi pasti, niscaya negeri ini sedang merayapkan status dirinya sendiri, dari negeri kutukan menjadi negeri azab. Ya, bagaimana bukan negeri kutukan, jika rasa aman kini nyaris seperti jarum yang menelisip ke onggokan jerami dan begitu susah dicari. Ketika darah mudah sekali tumpah. Ketika nyawa teramat gampang melayang tanpa pernah tahu sebabnya. Bagaimana kita tidak tinggal negeri azab, jika rasa malu telah lenyap, dan budaya serba boleh telah menjadi mata uang yang dibawa orang ke mana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, inilah negeri penuh fitnah yang semakin mengeksistensikan  kegelapan sebagai jubah dirinya. Ketika orang yang masih menyisakan nurani dalam rongga dadanya merasa seperti sedang berjalan di atas bentangan beling dan paku. Ketika”orang-orang baik” tidak benar-benar mampu menjamin dirinya, apakah ia mampu benar-benar beriman di siang harinya dan tetap mempertahankan keimanan sampai malam datang menggelar tirai pekatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, beginilah keadaannya, jika manusia merasa lebih perkasa dari Tuhan yang menciptakannya: gelap. Dan kegelapan ini, akan semakin berlapis ketika orang-orang baik kehilangan kepekaannya. Jika mereka ikut-ikutan menyimak semua peristiwa tragis dan memilukan itu tidak untuk ditangisi, tapi sekedar celotehan di warung kopi dan dongeng pengantar tidur.&lt;br /&gt;Padahal, jika bukan karena doa orang-orang ikhlas__yang mungkin masih ada dan terselip di balik semua stigma jahat negeri ini; bukan karena doa tulus para khatib di surau dan langgar-langgar di pelosok terpencil; niscaya, sudah jauh-jauh hari negeri ini diluluhlantakkan Allah SWT. Di tenggelamkan dan hilang riwayatnya dari peta bumi(QS al-Anfal:33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara kepenatan dan kepekatan itu mudah-mudahan masih terselip doa, tetaplah istiqamah selalu wahai orang-orang baik. Orang-orang yang terus berjuang menjaga kesucian diri, keluarga, bangsa, dan tanah air menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Karena sesungguhnya kita tetap mulia selama menggenggam iman(QS Ali ‘Imran:139). Sesulit dan seburuk apapun keadaannya, jangan pernah menyerah dan berputus asa dalam menegakkan panji dakwah, dan beramar ma’ruf nahi munkar. M Adnan Firdaus.}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam agama yang lurus , jangan salahkan agama itu, tapi lihat orang yang memakainya, di lihat dari sisi masa lalunya, hidupnya, tindakanya karena setiap orang memiliki kerahasiaan dalam tubuhnya dan ilmu penulis menjabarkan, hal tersebut tak perlu di tanyakan… cukup kau lihat apa yang dilakukan dan perilaku apa yang sering melekat di dirinya serta pembicaraan yang di ucapkan. Kau akan tahu rahasia jiwanya, karena apa yang dilakukan seseorang sekarang adalah efek dari apa yang dilakukan di masa lalu. Namun, saudaraku perbaiki diri sebelum menilai atau mencap karena hal itu akan menyulitkanmu.Berhati-hatilah, karena di dunia ini penuh dengan orang asing. jangan sampai kau diantaranya. Sehebat apapun kau menilai atau  berdektetif, maka kau akan siap-siap dimalukan oleh film ini(Perfect Stranger, red) penulis bisa jamin, “kau tak ubahnya, pecundang.” Intinya kesombongan menilai tak ada disini, siap-siap kau dipermalukan. Sehebat apapun “Kau” dalam ilmu Psikologi bukan bakat menilai tapi memahami, memahami perilaku manusia. Kau tahu saudaraku, kusarankan tontonlah PERFECT STRANGER. Dan jadilah manusia seutuhnya, Muslim/mah sejati. Bukan perkara main-main, karena Munafik adalah musuh yang mematikan, musuh pembunuh karakter yang akut dan munafik merupakan “neraka” yang abadi di dunia dan akhirat. Jadilah muslim/mah yang seutuhnya, jangan bermain-main. Good Job, My Styles. Novelia Novel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alhamdulillah&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat, &lt;br /&gt;al-faqirillallah, Novelia Novel&lt;br /&gt;(Zakat ilmu adalah mengamalkannya).&lt;br /&gt;18 juli 2010, Sawahlunto.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-7181278169490664083?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/7181278169490664083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/07/ketika-novelia-bercinta-dengan-ilmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7181278169490664083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7181278169490664083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/07/ketika-novelia-bercinta-dengan-ilmu.html' title='Ketika Novelia Bercinta dengan Ilmu'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TErjmNQLYhI/AAAAAAAAAJQ/VKqUcNNbf84/s72-c/cool7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-8988025535791291039</id><published>2010-07-09T03:56:00.000-07:00</published><updated>2010-07-09T04:10:16.125-07:00</updated><title type='text'>Hati yang Capek</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bismillahirrahmannirrahim&lt;br /&gt;Bukan otak yang tak mau bekerja kreatif lagi, tapi hati yang capek penyebab saraf otak ini tak mau bekerja dan bukan tubuh ini yang sakit, namun hati ini yang capek penyebab tubuh berpenyakit. Ketika semua sendi tak mau bergerak lagi dan tak ada yang menguatkan untuk bertahan dalam menghadapi hidup semua di sebabkan hati yang capek. Bukan dokter yang tak mampu mengembalikan kesehetan tubuh yang menurun dratis bukan infuse yang tak berdaya mengkondisikan imun-imun untuk kembali pulih dan bergerak cepat lagi, tapi hati yang capek. Sembuhkan hati yang capek itu dan jangan lelah-lelah mencari tahu apa obat fisikmu, lihat saja nutrisi hati semua luka fisik terjadi karena luka hati yang diperdalam-dalam terus dan selalu dingat-ingatkan akan luka itu. Bukan fisik yang lelah dan mata yang mengikuti untuk memilih tidur dalam jangka seharian, tapi jelas hati yang capek, lelah karena tak berdaya untuk mengumpulkan semua sisi-sisi keburukan kita. Kau tahu, hati capek bukan karena kurang makan dan minum justru karena kelebihan makan dan minum. Makan dosa dan minum maksiat serta telinga hati yang di persuntingkan dengan irama-irama cinta yang mati, cinta yang perdendangkan kelukaan yang dibumbui kemaksiatan. Hati yang capek, sehingga fisik yang harus kita gadaikan. Dokter pun jadi korban.&lt;br /&gt;Hati yang capek karena dipaksa menonton kepornoan manusia yang nakal, hati yang capek karena disuguhi kemaksiatan yang terang-terangan tanpa pembatas. Hati yang capek di perkosa oleh musik yang mengangkat angan-angan kesuksesan tanpa usaha, mengangkat mimpi dengan cerita mesumnya, dan mata yang di ajak bercinta oleh cerita-cerita generasi otak kotor lewat karya tulis yang berangan-angan bercinta tanpa hubungan yang jelas, bercinta tanpa ikatan yang kuat. Setelah, semua ter puaskan dan fisik tergadaikan, tak ada tanggungjawab yang di pertahankan lagi. Semua keburukan luar dari hati dengan sukses buat luka dan berlalu pergi dan berkata “ini bukan tanggungjawabku!” kau tahu, karena kini kita sedang di permainkan oleh orang-orang yang kreatif dengan otak kotornya. Jangan salahkan mereka, tapi mengapa kau mau di ajak untuk berbuat nista pada hatimu. Sedang kau tahu hati selalu berkata “Jangan, jangan, dan jangan kau ikuti itu” kau sadar dan pura-pura tidak tahu. Jangna salah kan mereka yang jelas merobek harga diri hatimu karena kemaksiatannya. Hati yang capek karena di suruh melupakan kebaikan fitrah, hati yang capek karena di tuntut untuk nikmati saja yang indah ini lalu anggap surga dunia “Kemaksiatan” mumpung masih muda atau mumpung masih hidup… ahh jika sudah mati akankah kita kembali lagi???&lt;br /&gt;Surga itu di kelilingi dengan sesuatu yang di benci, sedangkan neraka dikelilingi dengan berbagai syahwat.(HR.Muslim)&lt;br /&gt;Dan&lt;br /&gt;Usia semakin berkurang seiring dengan perjalanan waktu malam dan siang, sementara segala amalan akan tersimpan dan kematian akan datang secara tiba-tiba.(Ibnu masud)&lt;br /&gt;Lalu&lt;br /&gt;Allah berfirman, artinya: “Maka apakah mereka merasa aman dari adzab Allah(Yang tidak terduga-duga?) Tiadalah yang merasa aman dari adzab Allah kecuali orang-orang yang merugi.”(QS.7:99)&lt;br /&gt;Saudaraku, sebelum berobat kedokter tau ke alamat herbal. Tanyakan hatimu bisa jadi dia capek akan sikapmu yang terbuka dengan kemaksiatan baik yang terang-terangan maupun yang tersembunyi. Sebelum berobat dengan banyak pengeluaran. Sehatkan hati dengan pengobatan hidayah dan hidayah tidak datang dengan sendirinya, hidayah dikejar dengan ilmu dan ilmu pun tidak hadir begitu saja, tapi di cari. Carilah semua ilmu yang mampu buat kau jadi bijak, buat kau jadi pintar memahami akan hidup, memahami akan visi dan misi hidup akan nilai kepribadian kita. Belajarlah bersama-sama dengan orang-orang yang berakhlak baik dan sholeh. Perbaiki sholatnya. Jaga hati dengan benteng dzikrullah dan ingat mati. Itulah yang di buthkan hati kita biar dia kuat akan terjangan yang dihadapi diluar kebaikan ynag kita latih dan bina. Agar mampu bersilat dengan kemaksiatan dan buat dia cedera, saudaraku maksiat itu tidak akan pernah mati, tapi sekedar terluka dan cedera bisa. Krena selama belum kiamat maksiat dan kebaikan akan tetap menjadi pertarungan yang menemani manusia itu sendiri, ingat, syetan dan kita manusia adalah musuh yang nyata. Jadi, cederakan maksiat yang di dalangi syetan itu lewat kekuatan iman, kekuatan latihan kita bersama al-Quran dan Sunnah Rasul SAW, jangan ragu Allah bersama kita. Serta jangan pernah selingkuh dengan kemaksiatan atau hmm… pasangan orang  ini serius! Karena memikirkan suami atau istri orang adalah dosa, dan jangan pancing-pancing dosa.&lt;br /&gt;Alhamdulillahhirabbil’alamiin,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat. &lt;br /&gt;Al-faqirilallah, Novelia Asy-Syahidah.&lt;br /&gt;Selasa, 15 Juni 2010. 08:36 AM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-8988025535791291039?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/8988025535791291039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/07/hati-yang-capek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/8988025535791291039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/8988025535791291039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/07/hati-yang-capek.html' title='Hati yang Capek'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-565276445733596092</id><published>2010-06-23T22:27:00.000-07:00</published><updated>2010-06-23T22:52:12.772-07:00</updated><title type='text'>Oshinabu, maju terus!</title><content type='html'>Semangat yang di gunakan dalam karateka biasanya di singkat dengan kata “Osh.” Ini sungguh sangat mengesankan, karena dalam setiap latihan kareteka kata “Osh” selalu digunakan sebagai penyemangat para kader karate. Kata “Osh” yang diambil dari singkatan Oshinabu yang bearti maju terus memang sangat cocok di pakai dalam penyemangat para pelaku bela diri ini(Karateka,red),  karena di manapun kita berada akan menemui hal-hal yang berbau kejahatan dan dengan adanya latihan karateka yang selalu mendengungkan kata “Osh” para pengguna karate tidak akan terbebani ketakutan menghadapi kejahatan diluar sana dalam membantu orang pun akan jadi semangat. &lt;br /&gt;  Penulis tidak akan menjabarkan  secara dalam apa kegunaan dan maksud dari kata Oshinabu tersebut. Penulis pun tidak bermaksud untuk mengajak pembaca untuk latihan karateka, apalagi dengan kesulitan ekonomi yang lumrah di zaman ini. Hanya saja, kita mencoba menarik hikmah dari apa yang dilakukan para kareteka, dari apa yang dipikirkan lewat kata teriakan kecil sebagai penyemangat diri “Osh”. Hikmah apa yang bisa kita ambil? Hikmahnya adalah kita bisa bertahan dalam kondisi apapun dan ternyata kita sebagai manusia sudah diberi kemampuan oleh tuhan, Allah SWT untuk bertahan dengan kondisi-kondisi yang tidak menyenangkan dalam hidup. Modalnya cukup dengan teriakan kecil, terserah penyemangat apa yang pembaca sukai. Misal; Semangat, ganbatte(Semangat, Japan), chayoo(semangat, Japan) atau Oshinabu (maju terus, Japan) dan hal-hal yang buat pembaca jadi semangat dalam melakukan kegiatan, kegiatan menjenuhkan serta menyita pikiran namun menghasilkan uang dan masa depan cerah.&lt;br /&gt;Pikiran kita sangat berkaitan dengan kualitas apa yang akan kita lakukan dan kerjakan saat ini. Apa yang kita pikirkan akan melahirkan stamina tertentu dalam diri kita. Jika kita terbiasa berpikir tentang keluhan kita, tentang kesusahan dan kegagalan diri kita maka kita akan berada dikondisi kelelahan yang tidak pernah sembuh-sembuh meskipun kita sudah meminum penambah semangat atau suplemen tubuh. Sama halnya dengan kita ingin tubuh yang gemuk dan semlohai, kita coba berbagai merek susu yang mampu menambah berat badan tapi tetap saja tidak gemuk, tetap kurus kering. Kenapa? Apa produksi susu yang katanya bikin gemuk ini gagal atau ada kesalahan dengan susu tersebut? Jawabnya tidak gagal dan tidak ada kesalahan. Itu semua disebabkan kita tetap malas makan. Begitu juga dengan kondisi kita dalam menghadapi hidup yang penuh tanggungjawab ini, kita membutuhkan energi pikiran positif bukan suplemen tubuh, ya perlu juga tapi guna suplemen itu hanya untuk kekuatan tubuh kita bukan kekuatan semangat kita dan pikiran kita. Terlalu sering mengkonsumsi minuman atau obat seperti itu malah akan menimbulkan penyakit yang lain, yang mampu menguras biaya hidup kita atau mengambil nyawa kita.&lt;br /&gt;Pikiran yang kita ciptakan akan berkaitan erat dengan prestasi apa yang kita pilih. Prestasi menang atau prestasi mencundang. Jadilah seorang yang mampu memilih hidup dengan prestasi pemenang terserah mau jadi apapun Anda, pilihlah jadi seorang hero dalam diri kita sendiri. Pikiran yang harus kita hadirkan adalah pikiran semangat seorang pejuang dan petualang yang tidak pernah mengeluh dan berhenti dalam menemukan apa yang kita harapkan. Ambillah pelajaran dari seorang karateka tadi selain tahu strategi bagaimana menghadapi lawan merekapun menyemangati diri dengan Oshinabu “Osh.” Maju terus. &lt;br /&gt;Berbicara pikiran jelas berhubungan dengan pola pikir kita, berhubungan dengan otak kita, dan perlu Anda ketahui otak manusia yang memiliki berat rata-rata 1.300 gram, atau 1 gram setiap 44 gram berat tubuh manusia tidak seperti organ tubuh lain yang bisa merasakan sakit, otak kita tak memiliki reseptor rasa sakit. Adapun sakit kepala yang kita rasakan bukan karena adanya rangsangan terhadap reseptor sakit di otak, tapi di selaput otak, yang disebut durameter. Bagian ini memang dipenuhi dengan reseptor rasa sakit. Hal ini penting agar sedikit saja gangguan pada kepala dan otak, bisa langsung dirasakan.&lt;br /&gt;Jagalah pikiran dengan semangat yang pantas diciptakan agar kita menjadi pemenang dan bertahan dalam kesulitan apapun. Seorang muslim menenangkan jiwanya yang sedih yang kacau dengan dzikir ditambah dengan pola pikir yang sudah dilatih “Ayo, seorang muslim tidak boleh loyo, ayo semangat!” kata “ayo” ini saja mampu buat yang tidak mungkin menjadi mungkin. Saudaraku jangan salahkan otak jika mengalami sakit, jangan salahkan tubuh jika melemah, tapi salahkan diri kita yang telah di beri oleh tuhan, Alllah SWT kemampuan untuk kuat kita sia-siakan dengan menajemen diri yang suka mengeluh. Kau tahu saudaraku apa yang kita keluhkan berefek terhadap apa yang kita kerjakan, berefek pada kualitas hidup kita kedepannya. Mulailah berpikir dengan semangat-semangat yang kita ciptakan, hal yang perlu di nutrisi dalam otak kita bukan lewat suplemen tapi, lewat buku sesuatu yang bisa dibaca, nutrisi otak kita adalah ilmu, carilah ilmu yang buat Anda semangat dan secara tidak Anda sadari anda akan terkelola menjadi pribadi yang penuh semangat dengan manajemen diri yang baik, ingat proses itu penting. Jangan isi otak Anda dengan bacaan yang tidak bermutu dan sia-sia. Buku mesum apalagi. Jangan! Itu warning tingkat tinggi. Belajarlah menjadi pemenang lewat pikiran dengan semangat, Oshinabu, ayo maju terus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat, al-faqirilallah.&lt;br /&gt;-Novelia Asy-Syahidah-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-565276445733596092?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/565276445733596092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/06/oshinabu-maju-terus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/565276445733596092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/565276445733596092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/06/oshinabu-maju-terus.html' title='Oshinabu, maju terus!'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-3406393452071528993</id><published>2010-06-06T20:51:00.000-07:00</published><updated>2010-06-06T20:59:35.446-07:00</updated><title type='text'>Kilau Mata Surat Penantian Kekasih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TAxugzIbvQI/AAAAAAAAAJA/713Wa3NUmDE/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 131px; height: 89px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TAxugzIbvQI/AAAAAAAAAJA/713Wa3NUmDE/s400/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5479876356363500802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kepada Yang Tercinta,&lt;br /&gt;Pemilik jiwaku dan jiwa yang Ia janjikan untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Tercinta, kusampaikan pada-Mu kerinduanku yang mendalam melalui surat ini. Aku tak pernah berputus harapan dari menanti tunainya janji-Mu padaku. Tentang dia, sang jodoh cintaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Tercinta, mungkin memang masih Kau simpan ia dengan mesra dariku, dan Kau masih mengujiku, seberapa taat, sabar, dan pantasnya aku mendapat anugerah ini dari-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Tercinta, kupuja Engkau dalam setiap sujudku. Dan dalam menunggu, kuurai pengertianku lewat beragam kisah kasih para pemuda muslim dalam memperjuangkan jodoh cinta mereka. Semoga, aku pun dapat meniru semangat dan keyakinan seperti mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Tercinta, ini bukan suratku yang pertama untuk-Mu, bukan pula yang terakhir, bahkan hingga nanti saat telah Engkau sampaikan langkahnya kepadaku.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-3406393452071528993?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/3406393452071528993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/06/kilau-mata-surat-penantian-kekasih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/3406393452071528993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/3406393452071528993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/06/kilau-mata-surat-penantian-kekasih.html' title='Kilau Mata Surat Penantian Kekasih'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TAxugzIbvQI/AAAAAAAAAJA/713Wa3NUmDE/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-7574413338530380640</id><published>2010-06-04T00:40:00.000-07:00</published><updated>2010-06-04T00:48:07.611-07:00</updated><title type='text'>Mengenang Mata Pena</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TAivk_lsJoI/AAAAAAAAAI4/Vxj5Cwvq2L0/s1600/pikir.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TAivk_lsJoI/AAAAAAAAAI4/Vxj5Cwvq2L0/s400/pikir.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5478821996775876226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Novelia, PR B.Indonesia, III7 SLTPN 21 Padang. 02-09-2001&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul/tema                         : Kesalahanpahaman Orang tua&lt;br /&gt;Waktu memperoleh/kejadian          : Di dalam rumah&lt;br /&gt;Pengalaman yang paling berkesan    : Dituduh ambil coklat adik dan diusir dari rumah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak adikku lahir di dunia ini aku iri dengan adikku kalau apa yang diminta kedua orang tuaku pasti diberinya, coba kalau aku yang minta pasti dipelototinnya, begitulah perbedaan kasih sayang kedua orang tuaku antara aku dan adikku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu kali ayahku baru pulang dari toko dia membawa oleh-oleh, bayangkan oleh-oleh itu hanya diberi kepada adikku, ya! Walaupun hanya sebatang coklat tapi aku mau juga dong!? Karena ayah hanya membeli untuk adikku aku juga enggak minta untuk dibelikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu itu adikku tidur bersama aku dan dia belum memakan coklatnya. Setelah aku bangun aku melihat coklat itu tergeletak di kasur karena itu milik adikku ya aku tidak ambil, tapi setelah adikku bangun, suasana dirumahku ramai, adikku menangis karena dia bilang coklatnya enggak ada. Langsunag aja ayah aku nuduh yang bukan-bukan dia menuduhku aku yang mengambilnya dan akupun di usir dari rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun pergi keluar, tepat pada hari itu hujan lebat. Aku tetap berdiri di tengah hujan yang deras itu dan aku menangis tersedu-sedu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung saja coklat itu ketemu, kalau tidak ketemu mungkin aku tidak akan dijemput oleh orang tua aku, malah kalau aku mati tegang pun tidak akan dilihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi orang tuaku minta maaf karena kesalahpahamannya terhadap diriku. Karena dia orang tuaku ya! Aku maafkan dan semenjak itulah aku dibelikan coklat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      -------- Heeeeeee, aku jadi ingin tersenyum haru, tapi pilihanku adalah diam melucu. Kejadian dalam cerita itu nyata. Waktu itu usiaku lebih kurang 7 tahun, aku di Bandung. Aku panggil kedua orang tuaku dengan Papa_Mama, dalam cerita aku pilih sebutan ayah alasan agar terkesan kesederhanaannya. Aku baru nyadar betapa ku senang menulis, yahh walaupun waktu di SLTP itu masih asal. Sekarang aku sudah berusia besar, sudah Mahasiswi, sayang Papa( Ayah) tak disampingku lagi. Aku pun  baru nyadar kenapa aku sangat suka sekali coklat dan hujan kala sedih, aku romantiskah?? Ahh, tidak. Ternyata pengalaman kecilku yang membawa aku suka dengan dua hal itu, suasana dan coklat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku penyendiri pun karena dua hal itu, sebuah kisah yang buatku punya kepribadian introvert kala sedih. Beranjak dewasa dengan kesusahannya bertahan hidup, aku mencoba menyukai hawa Gurun semua karena gersangnya hatiku. Tapi, tetap saja sedih adalah hal yang selalu membawaku untuk menyendiri dan nikmati coklat dan hujan. Aku sadar ketika mengacak-acak buku pekerjaan rumah  SLTPku. Tanpa kusadari dan berusaha mengelak, ternyata aku adalah seorang yang romantis dan melankolik. Heeeeeee----------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku meredup lelah&lt;br /&gt;Melihat mata-mata cinta sang perindu karya&lt;br /&gt;Aku tak bergeming untuk menoleh&lt;br /&gt;Jika mata mengalirkan air&lt;br /&gt;Dan rona wajah merah meredam&lt;br /&gt;Cinta itu masih disini, hati&lt;br /&gt;Sedih, sepi , pertanda nyawa di tenggorakan&lt;br /&gt;Masih ada.&lt;br /&gt;Mata memejam karena cinta&lt;br /&gt;Agar ketika membuka melihat keindahan&lt;br /&gt;Bahwa hidup harus dijalani kesedihan dan dukanya&lt;br /&gt;Karya indah dibalik hujan dan senyum coklat&lt;br /&gt;Papa, aku merindukan marahmu..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-7574413338530380640?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/7574413338530380640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/06/mengenang-mata-pena.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7574413338530380640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7574413338530380640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/06/mengenang-mata-pena.html' title='Mengenang Mata Pena'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TAivk_lsJoI/AAAAAAAAAI4/Vxj5Cwvq2L0/s72-c/pikir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-4991700942098161295</id><published>2010-05-24T05:49:00.000-07:00</published><updated>2010-05-24T23:10:18.373-07:00</updated><title type='text'>SENYUM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/S_qJ3mjh5VI/AAAAAAAAAIw/YH91wgmab50/s1600/novel.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 75px; height: 75px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/S_qJ3mjh5VI/AAAAAAAAAIw/YH91wgmab50/s400/novel.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5474839885357638994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku sulit tersenyum, senyum menipu aku bisa berkali-kali. Bisa, cuma dengan gumaman"Eeeee..." senyumku sudah cukup menawan. aku adalah anak yang periang, jahil manja ada padaku... waktu itu adalah masa Pubertasku di SMP. namun, beranjak sebuah nilai usia yang kian hari kian menampakkan tingginya angka umur aku mulai melupakan bagaimana tersenyum. entahlah, karena Aktivitas yang bertambah rumit, ekonomi yang ku kejar target ato cinta yang menampakkan ketidakjelasan makna. semua entahlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelasnya, aku tidak bisa tersenyum lama-lama, setiap bertemu orang tersenyum, melihat alam yang indah tersenyum ato melihat teman yang baru datang akibat macet di jalan tersenyum ahhh... tidak! aku dah mulai melupakan senyumku. aku terluka karena senyum? semua disebabkan aku tak berniat untuk senyum kesetiap penjuru. apakah hati sudah mengeras, sehingga tak bisa senyum, dosaku yang kebanyakan sehingga aku sulit melihat bibir yang merekah pada diriku ato imanku yang menguat sehingga aku harus teliti dengan siapa aku tersenyum. aku akui senyumku selalu bikin fitnah. entahlah benar pikirku ini????? tapi, jelasnya dari hasil observasi begitu, terlihat jika aku tersenyum kepada teman-teman, serta orang lain... wiiihh mereka erat bagai kawat didekatku, dan diantara orang lain itu pasti ada 2 jenis manusia laki-laki dan perempuan... buruknya ketika senyumku kelepasan kelawan jenis... ahhh senyumku buat fitnah. aku terus menempa diri dengan ilmu tentang makna jaga hati, dan senyumpun bisa melukai hati. lambat laun aku malah mundur dari senyum, lambat laun aku mulai sepi dari kilauan kawat yang mengerat. sahabatku menjauh dari mukaku... ahh, all is well.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forget it! aku mulai lebih memilih meningkatkan ibadah dengan senyum yang terbatas dan berat, apa amalku diterima ya? meski tak senyum, hmm semua tergantung niat. aku pede ga senyum, biarlah sepi ini ada dikenyataanku, namun kenangan memang selalu indah dalam senyum masalaluku. untuk sahabatku, kenapa kau menjauh dariku atas senyumku yang memudar, kenapa kau tak menguatkanku untuk kembali tersenyum, untuk lawan jenisku yang maksa aku senyum, kau siapa? sehingga aku harus tersenyum padamu? kau ingin aku menjadi pilihan atau bahan omongan dari mulutmu ke mulut kawanmu yang lain.. menjauhlah, jika kau ingin aku jadi pilihanmu... maka senyumku adalah milikmu dan saat aku sedih tolong buat aku tersenyum kembali, mau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku kembalikan duniaku kemasa kecil... aku kembali melihat donal bebek dan kupu2. di usiaku yang menanjak tua aku memakai cincin kupu2 dan donal bebek, aku tersenyum untuk diriku sendiri. lelahku menghilang. aku tersenyum.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-4991700942098161295?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/4991700942098161295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/05/senyum.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4991700942098161295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4991700942098161295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/05/senyum.html' title='SENYUM'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/S_qJ3mjh5VI/AAAAAAAAAIw/YH91wgmab50/s72-c/novel.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-6309020000058186575</id><published>2010-05-05T05:14:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T05:40:44.838-07:00</updated><title type='text'>Terimakasih yaa... Rabb</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/S-Fm04y5BBI/AAAAAAAAAIo/G575rBxxetM/s1600/karya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 130px; height: 92px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/S-Fm04y5BBI/AAAAAAAAAIo/G575rBxxetM/s400/karya.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5467764481389560850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;     Selang&lt;/span&gt; beberapa waktu akan nilai pisah karena tidak jadinya menikah dengan ikhwah di daerah Bogor, selang itu pula tangis selalu berubah. Terkadang senyum, terkadang bingung mengiringi tangis tapi, sungguh buat dada ini bertambah beriman kepada Allah ‘azza wa jalla karena setiap kejadian baik kecil selalu ada hikmahnya.. bagi orang-orang yang berfikir. Intinya setiap yang datang pasti ada masanya untuk pergi atau setiap yang pergi dalam kurun waktu pasti akan kembali.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;       Selanjutnya, masalah ikwah di Bogor itu aku pilih tak memikirkannya lagi meski masih ada amanah yang mesti aku tunaikan dengannya, aku pilih “cut” berkomunikasi dengannya, aku pilih ngejauh dan lupakan masalalu. Agar hati ini mampu bersinar kembali dan tidak terkotori. Beliau mengizinkan aku mengenal istrinya lebih dekat, ikhwah Bogor ini sudah menemukan jodohnya.. namun, aku dan Allah yang lebih tahu tentang keadaan hatiku ini.. silahturrahmi akan tetap berlanjut lewat do’a persaudaraan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;           Aku mulai berdialog dengan Allah selain lewat ibadah wajib dan sunat selaku muslim, akupun berdialog lewat karya-karya para penulis Islam yang ber’izzah dan lewat artikel para muslim/muslimah yang mampu menjaga hatinya.. hingga sedih ini berubah menjadi kesedihan yang membawa hikmah.. aku pun menemukan arti cinta yang sebenarnya, aku mulai tahu bahwa mengatakan “aku mencintaimu karena Allah” kesembarang orang apalagi yang bukan mahramnya akan berakibat fatal.. karena jika kita mengatakan kata tersebut bearti kita sudah mengetahui kualitas iman dan ibadahnya kepada Allah jika belum itu bearti bisa mengarah kebohongan atau lampiasan nafsu belaka.. begitupun mengucapkan kata benci “aku membencimu karena Allah” padahal kita tidak tahu tentang dibalik kejelekannya yang justru nilai Ibadahnya lebih hebat dari apa yang kita kirakan, karena manusia bersikap khilaf bisa dikategorikan wajar melakukan kesalahan. Orang-orang munafiklah yang kita bisa ucapkan kata benci seperti itu dan orang-orang kafir yang zalim. Jangan melampiaskan nafsu belaka, membenci tapi, kita harus mampu memanusiakan manusia juga.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;          Namun, ujian tetaplah ujian karena semakin tinggi kualitas iman seseorang maka ujiannya lebih ” mengasyikan” lebih dahsyat dan tidak mengurangi nilai kemampuan diri kita. Jadi, tak usah takut dan menghindar dari ujian hadapi dan nikmati saja. sebelum tangis ku hilang tentang kisah gagalnya aku nikah dengan orang Bogor itu, banyak yang coba hibur hati ini.. tapi yang buatku sedih adalah ketika seorang ikhwah yang menghibur hati ini, yang ternyata diam-diam dia sudah lama menyimpan rasa kepada aku, akupun tahu itu. Dan sungguh, sedih itu mampu membuat kita lupa juga, lantaran yang sedih itu aku coba buka hati ini untuk menerima rasa yang dia pendam begitu lama.. sungguh hatiku pun simpati lantaran perubahannya dalam bersikap.. tidak seperti pertama ku kenal, bisa jadi dalam memendam rasanya yang lama terhadapku beliau menempa diri dengan hikmah-hikmah yang dia lewati.. sungguh dalam sedih aku mengaguminya dan hati ini bertambah luka dan tangis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Ikhwah itu jadi sering menunjukkan kehadirannya, aku mencoba belajar untuk mencintainya. Tapi, hati ini sungguh sakit dan sedih.. aku tidak bisa melakukan apa yang orang lain lakukan”pacaran” ahh… hati berteriak, bukankah setahun yang lalu aku menjadi pemateri “virus merah jambu” yang justru aku menekankan untuk tidak mencintai seseorang sebelum dia halal untuk di nikahi,, sampai untuk menjawab atau mengobrol via telepon pun aku tekankan jangan, sampai tentang ber-sms ria antara ikhwah dan akhwat yang hanya coba ingatkan hal tentang ibadah saja aku tekankan JANGAN!.. ohh tidak hatiku sungguh terluka.. akupun berkoar tidak ada yang namanya “pacaran islami” sampai jantung ini menghentak untuk mengingatkan mereka para remaja SMA itu.. memang sudah setahun yang lalu, tapi apa yang aku katakan pada mereka justru yang mencambukku untuk tidak melakukan apa yang sudah aku tumpahkan sendiri, dan alhamdullilah Allah mengingatkan materi yang ku ajarkan itu, meski sudah setahun lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Hingga tiba Allah menunjukan kebesaranNya. Hubungan yang melukai hatiku ini baru di mulai tanggal 28 April 2010.. tak ada yang menjerumuskanku dengan ikhwah itu dalam berhubungan karena dia datang kerumah, duduk seperti  biasa dengan berjarak, akupun tak memberinya air minum, akupun berjuang jaga pandangan.. sayangnya hati ini jujur tak mampu jaga pandangan, bukankah yang terpenting hati yang dijaga. Sampai tiba waktunya, tepat tanggal 04 Mei 2010 selasa sore ikhwah itu datang dan mengatakan ”Kita tidak bisa melanjutkan hubungan ini kedepannya, Novel pasti akan menemukan laki-laki yang lebih baik dari diri saya, cita-cita Novel tinggi (menikah) sedang saya hanya mampu beri janji kurun waktu 4 tahun, kurang lebih hal ini justru buat Novel terzalimi, kita akhiri saja.” aku diam. Sakit? Tidak, aku senang dan aku menangis. Menangis senang. Sifat jahilku keluar, aku malah beri dia pernyataan ”Bukankah kita baru mulai.” Dia terus menekankan bahwa hubungan ini tidak bisa dilanjutkan, memang dia tidak menekankan karena faktor agama.Dia pun bilang kita tidak akan bertemu lagi. Aku pilih diam, dia pun pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Aku berlari keruang pribadiku, kamar. Aku berdo’a&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:webdings;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CWINDOW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:relyonvml/&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CWINDOW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CWINDOW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:lucida grande;" &gt;“&lt;/span&gt;&lt;i style="font-style: italic; font-family: lucida grande;"&gt;Terimakasih yaa.. Rabb, karena Engkau telah menyelamatkanku.. dari kezaliman diriku sendiri.. ampuni aku atas kezaliman hati ini.. terimakasih yaa.. Rabb atas penjagaan-Mu terhadapku.&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:lucida grande;" &gt;”&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  Untuk “Akhi” kau telah mengerti aku, syukran atas kebersamaannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta..&lt;br /&gt;Ahh..&lt;br /&gt;Kupertahankan kesucian hatiku kepadanya untuk mempertahankan Cintaku kepada-Mu( diambil dari artikel muslim yang mampu jaga hatinya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:lucida grande;" &gt;“Allah ampuni aku, aku mencintai-Mu dan Rasul-Mu, Muhammad SAW melebihi lainnya..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;Dalam &lt;/span&gt;diam 04 Mei 2010 ba’da magrib ikwah itu datang lagi, menawarkan rasa itu kembali, menanyakan tentang hatiku lagi.. aku tersenyum &lt;span style="font-style: italic;font-family:lucida grande;" &gt;“Akhi kau masih bimbang dalam pilihanmu sendiri, secepat itukah kau lupa akan kata-kata sore tadi, sungguh syetan sedang bermain-main dihatimu..” &lt;/span&gt;hatiku berbicara.. dia terus bertanya tentang hatiku.. aku diam dan mengatakan..”aku menyanyangimu karena Allah” aku tahu ini bohong karena aku sendiri tidak mengenalnya terlalu jauh tentang seberapa kualitas ibadahnya, aku berbohong.. dia pun pergi, dari lubuk hati aku mengatakan, akhi.. aku tidak lagi mencintaimu karena kau bukan mahramku, kita tidak akan pernah bertemu lagi. ,Aku tidak bisa mempermainkan taubatku. Sore itu adalah taubatku dalam hal mencintai lawan jenis, hingga kedepannya aku tidak akan mencintai seseorang yang bukan mahramku sampai aku tahu kualitas agamanya sampai aku halal untuk menyentuhnya. Dan aku harus kembali menoleh untuk amalan materi yang aku ajarkan setahun lalu! JANGAN, tak ada namanya pacaran islami.. &lt;br /&gt;Wallahua’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Bernafas yang indah bersama awan &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Bernafas yang mewah bersama telaga &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Awan senja dan telaga surga&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Aku harus kuat, meski apa yang ku tunggu dan harapkan belum jua&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Tampak kesenangannya… aku harus tegar untuk menemukan sesuatu yang hilang karena penantian yang lama..&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:lucida grande;" &gt;tak ada lelah dan sepi lagi, tak akan ada tangis sepi lagi dan tak akan ada kemanjaan yang merumitkan jiwa…&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Kekasih ku tunggu kau dalam bening mata cahaya-Nya…&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Di tepian hijau ini diantara telaga dan awan yang menaunginya…&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Kekasih aku setia untukmu… kujaga rasa setiamu dalam menjemputku…&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Dan disini aku menunggumu, dalam balutan cinta Allah 'Azza wa jalla…&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:lucida grande;" &gt;InsyaAllah… :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;al-Faqir ilallah, Novelia Yusuf.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-6309020000058186575?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/6309020000058186575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/05/terimakasih-yaa-rabb.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/6309020000058186575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/6309020000058186575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/05/terimakasih-yaa-rabb.html' title='Terimakasih yaa... Rabb'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/S-Fm04y5BBI/AAAAAAAAAIo/G575rBxxetM/s72-c/karya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-1438301549473269454</id><published>2010-04-29T20:53:00.000-07:00</published><updated>2010-04-29T21:13:44.333-07:00</updated><title type='text'>TENANGKAN JIWA DENGAN TAUBAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/S9pXXH0SHJI/AAAAAAAAAIg/6qr5De2o-zQ/s1600/BEACH_1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/S9pXXH0SHJI/AAAAAAAAAIg/6qr5De2o-zQ/s400/BEACH_1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465777152514464914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CWINDOW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:relyonvml/&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CWINDOW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CWINDOW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;“Pantaskah ku menjadi penghuni syurga, sedang aku banyak dosa? “&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ada rasa sedih oleh perkataan tersebut, ada rasa putus asa dan putus harapan. Betapa usaha menjadi sia-sia jika hanya berdalih bahwa kita banyak dosa. Tak ada kekuatan disana. Dosa, merengguti siapa saja selama ita bernama manusia. Maklum manusia berada di dua pikiran dan nafsu yang baik dan buruk. Bila kita di takdirkan pikiran dan nafsu yang baik selalu, tanpa keburukan kita bukan jadi manusia, tapi malaikat. Sebaliknya, bila kita ditakdirkan dengan pikiran dan nafsu penuh keburukan, maka kita bukanlah tercipta jadi manusia, tapi hewan lebih buruknya syetan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;Sungguh manusia memiliki nilai lebih di mata sang pencipta, disebabkan ada penyeimbang antara sifat keburukan dengan kebaikan. Ketika manusia mampu menyeimbangi antara keburukannya dengan kebaikan atau lebih sempurnanya, saat nafsu keburukan menghampirinya dan kebaikan yang tinggi menutupi tidak mengikuti keburukan tersebut, itulah nilai lebih dari manusia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;Naif, jika kita menganggap Allah SWT tidak bisa mengampuni dosa kita hanya karena kemaksiatan kecil&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;baik itu dari mata, kaki, tangan dan pikiran. Sungguh naif, jika kita mengatakan Allah SWT tidak mau mengampuni dosa kita karena pikiran mesum atau kata-kata kotor, tabu sampai orang lain ikut menikmati dengan kebodohan kata-kata kita. Sungguh naif, jika kita mengatakan Allah SWT tidak mengampuni kita! Selama nafas masih mengaliri darah kita, nilai istighfar di setiap nafas mampu menghapuskan dosa kita, tentu dengan tidak mengulangi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;perbuatan yang sama. Menutupi dengan kebaikan yang sempurna. “Tidak ada dosa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;besar yang diiringi dengan istighfar.” Ingat, dosa kecil menjadi besar dan tak terampuni sehingga gagal mendapat rahmat Allah SWT untuk masuk syurga, akibat kita mengabaikan dosa kecil. Jangan, sekali-kali meremehkan kemaksiatan kecil, karena itu akan menjadi setumpuk dosa besar yang tidak terampuni. Allah SWT Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat. Janganlah, berputus asa!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;Kita tentu masih ingat, serumpun kisah taubat di masa abad-abad yang berlalu diantaranya, tentang seseorang yang telah membunuh 99 orang dan hendak menggenapkan menjadi 100 orang. Sebelum terjadi ada gerakan hati di dirinya, dia menyesal dengan kesadaran tinggi. Allah SWT Sang Pencipta mengampuninya dan syurga pun menanti. Kisah seorang wanita yang kesehariannya berprofesi sebagai pelacur, di suatu kejadian melepaskan sepatunya untuk mengambil air dan memberikan ke binatang yang kehausan. Kita selaku umat Islam begitu benci dan najis bersentuhan dengan hewan ini, yakni anjing. Keikhlasan yang sangat dalam dihati, membuat wanita itu bertaubat dan Allah SWT mengampuninya serta syurga jadi jaminan. Dan sebuah kisah menjijikan ( menurut penulis ), ketika seorang pemuda yang tidak dapat menahan gejolak nafsu hormon dalam dirinya, menyetubuhi wanita yang sudah meninggal dunia. Setelah itu menyesal dan datang menghadap Rasulullah SAW dengan niat agar Rasulullah SAW berdoa kepada Allah SWT agar dia diampuni atas perilaku hina dan menjijikan itu. Rasulullah berubah rona mukanya, tidak melihat ke pemuda yang menyesal tersebut, marah. Sedihlah pemuda itu, ia pun pergi. Selama berjam-jam, berhari-hari dan berbulan pemuda it uterus bersujud, berdo’a, menangis sampai seperti orang gila, kurus tak terurus di tengah gurun pasir, memohon ampunan Allah. Dalam kurun waktu sepanjang itu, terdengarlah kabar pemuda tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ke Rasulullah SAW. Bersama sahabat Rasulullah menghampirinya dan Rasulullah mengatakan sesuatu kepada mereka dengan rona pipi yang menyejukan, “jika ingin melihat taubat yang sempurna, maka contohlah pemuda ini.” Allahhuakbar !&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;Jangan, bersedih! Jika kita hanya pelaku pezina dalam taraf sederhana, karena tidak mampu menjaga diri dari pandangan yang di haramkan, tidak mampu berbicara baik dan bermanfaat. Allah akan mengampuni setiap kesalahan kita dan syurga jaminannya. Selama kita tidak mengabaikan dosa kecil dan sederhana itu, angin lalu. Beristighfarlah setiap saat, taubatlah di tahajjudmu, rubah hidup dengan kebaikan besar, sholatlah yang sempurna. InsyaAllah, ampunan-Nya lebih besar dari kesalahan dan dosa kita. “Kita pantas menjadi penghuni syurga, selama kita percaya bahwa Allah Sang Pencipta, Maha Pengampun lagi Maha Penerima Taubat!”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: 200%;"&gt;Semoga bermanfaat!&lt;/p&gt;         &lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Al-Faqir ilallah, Novelia Yusuf. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-1438301549473269454?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/1438301549473269454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/04/tenangkan-jiwa-dengan-taubat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/1438301549473269454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/1438301549473269454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2010/04/tenangkan-jiwa-dengan-taubat.html' title='TENANGKAN JIWA DENGAN TAUBAT'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/S9pXXH0SHJI/AAAAAAAAAIg/6qr5De2o-zQ/s72-c/BEACH_1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-2988317885140712065</id><published>2009-11-20T19:22:00.000-08:00</published><updated>2009-12-08T18:32:55.938-08:00</updated><title type='text'>Kenangan-kenangan.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/Sx8MRQ2zppI/AAAAAAAAAIY/2Qxwip-Gmd0/s1600-h/images+lonely.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 124px; height: 82px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/Sx8MRQ2zppI/AAAAAAAAAIY/2Qxwip-Gmd0/s400/images+lonely.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413058767844779666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;     Hampir saja aku melupakan diri, yang tak luput dengan dosa dan kemaksiatan. Sempat lupa kalau diri ini tak jua penuh dengan kebaikan. Betapa sisi-sisi yang terlupakan adalah hadiah dalam mengingatkan diri dari sifat merasa hebat, benar, pintar dan sombong akan tubuh dan wajah yang rupawan. Bukan maksud hati untuk menjadi manusia yang pesimis dan tak mau menjadi orang yang percaya diri. Namun ada yang harus di renungi lagi jika kepercayaan kita mulai menjauhi hadiah dari kemaksiatan selama ini. Kau tau?? mengenang pemberian perilaku buruk kita dimasa lalu adalah metode untuk mencerdaskan hati kita yang mulai buta oleh kenikmatan dunia. Tidak ada salahnya membuka kembali bungkusan kenang-kenangan dimasalalu yang ternyata isinya berupa keburukan kita terhadap diri sendiri dan orang lain.&lt;br /&gt;      Kenang-kenangan dari masa lalu, menjadikan kita lebih tawadhu tentang apa yang kita hadapi kini dan kedepan. keburukan yang dibungkus dengan taubat kau simpan kembali jangan kau lupakan, agar kelak kau bisa menjadi lebih baik lagi. Jangan kau buang kenang-kenangan itu! simpan dalam lemari hatimu. Biar kau ingat bahwa kau bukanlah manusia sempurna meski wujud penciptaan-Nya jelas Maha sempurna. Kau manusia biasa yang terkadang alpa dan lupa, ingat kejelekanmu kenang dalam permintaan ampunmu, ketika disepertiga malam Allah SWT mendengar setiap pertaubatanmu. Semoga kau dan aku menjadi manusia yang disempurnakan oleh Allah SWT dari akhlak yang baik "Menjadi BAIK, banyak sekali! dan menjadi JAHAT, baik sekali!" bingung?? cerdaskan pikiranmu untuk memaknai kalimat tsb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-2988317885140712065?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/2988317885140712065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/11/kenangan-kenangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2988317885140712065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2988317885140712065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/11/kenangan-kenangan.html' title='Kenangan-kenangan.'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/Sx8MRQ2zppI/AAAAAAAAAIY/2Qxwip-Gmd0/s72-c/images+lonely.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-50262013375236092</id><published>2009-11-01T21:44:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T22:41:38.114-08:00</updated><title type='text'>lirik " kehilangan"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/Su5_FU1hJWI/AAAAAAAAAIQ/Fe9lbCGDxGs/s1600-h/images+d.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 104px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/Su5_FU1hJWI/AAAAAAAAAIQ/Fe9lbCGDxGs/s400/images+d.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399392732733056354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;... ku coba ungkap tabir ini&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;kisah antara kau dan aku...&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;terpisahkan oleh ruang dan waktu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt; menyudutkanmu meninggalkanku...&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;ku merasa tlah kehilangan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;cintamu yang tlah lama hilang&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;kau pergi jauh karena salahku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;yang tak pernah anggap kamu ada....&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;... asmara memisahkan kita&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;mengingatkanku pada dirimu...&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;... gelora mengingatkanku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;bahwa cintamu tlah merasuk jantungku&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;sejujurnya ku tak bisa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;hidup tanpa kamu aku GILA&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;seandainya kamu bisa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;mengulang kembali lagi cinta kita&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;takkan kusia-siakan KAMU lagi....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-50262013375236092?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/50262013375236092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/11/lirik-kehilangan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/50262013375236092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/50262013375236092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/11/lirik-kehilangan.html' title='lirik &quot; kehilangan&quot;'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/Su5_FU1hJWI/AAAAAAAAAIQ/Fe9lbCGDxGs/s72-c/images+d.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-8269336272489847004</id><published>2009-11-01T21:27:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T21:41:07.941-08:00</updated><title type='text'>Lahir Kembali!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/Su5wpitkQlI/AAAAAAAAAIA/eEwLFPcnbCU/s1600-h/n1132405694_9533.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 259px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/Su5wpitkQlI/AAAAAAAAAIA/eEwLFPcnbCU/s400/n1132405694_9533.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399376862258676306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; "Ayah, sepi itu seperti apa?" aku menoleh ke gundukan haru warna jiwa Ayah. Ayah diam. "Ayah kau membuatku setegar ini, tapi mengapa sepi selalu menyerangku jika ku melihat warnamu Ayah" diam tetap menjadi watak Ayah. gundukan warna yang kini mulai tampak meluas, membuatku bungkam.. jiwaku meremuk, hati pilu dan sakit. Ayah tak kunjung berbicara, betapa kerinduan ini tercekat dalam tanya tanpa terjawab!!! Aku kecewa, cukup kecewa....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-8269336272489847004?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/8269336272489847004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/11/lahir-kembali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/8269336272489847004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/8269336272489847004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/11/lahir-kembali.html' title='Lahir Kembali!!!'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/Su5wpitkQlI/AAAAAAAAAIA/eEwLFPcnbCU/s72-c/n1132405694_9533.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-6616808367749242080</id><published>2009-06-20T04:10:00.000-07:00</published><updated>2009-06-20T04:24:08.255-07:00</updated><title type='text'>Islam kaffah!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SjzGiQkUMDI/AAAAAAAAAHw/SfN_V9fcNNQ/s1600-h/kaffah.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 135px; height: 83px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SjzGiQkUMDI/AAAAAAAAAHw/SfN_V9fcNNQ/s400/kaffah.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349368749274443826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: verdana;"&gt;Tidak hanya menatap tapi juga menggerak. MELIHAT MENGAMALKAN!! Jihad milik orang yang mau, berjihad yang patut di lakukan saat ini adalah berjihad melawan hawa nafsu diri. Gerakan-gerakan pejuang islam harus terjadi meski lelah dan penat menyerang setiap pagi, namun darah pejuang islam takkan pernah mati karena Allah Azza wa jalla dan Rasullullah SAW menjadi tujuan awal dalam menampaki hidup ini. meski menjadi muslim terkadang susah bukan main, yang hati tetap berpegang pada Al-Quran dan sunnah sampai mati. Allahhuakbarr!! Muslim-muslimah kaffah harus terwujud di dunia ini, segala penjuru menanti, siapa yang mau...? Aku duluan yang PASTI. Jika kau mau kunantikan kau bergerak, sekarang atau MATI!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-6616808367749242080?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/6616808367749242080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/06/islam-kaffah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/6616808367749242080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/6616808367749242080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/06/islam-kaffah.html' title='Islam kaffah!'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SjzGiQkUMDI/AAAAAAAAAHw/SfN_V9fcNNQ/s72-c/kaffah.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-7186344011024452358</id><published>2009-06-14T22:53:00.000-07:00</published><updated>2009-06-14T23:16:38.441-07:00</updated><title type='text'>TAK TERLUKA !!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SjXmkiWSI0I/AAAAAAAAAHQ/_VggvBqStYw/s1600-h/Photo-0238.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SjXmkiWSI0I/AAAAAAAAAHQ/_VggvBqStYw/s320/Photo-0238.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347433647942280002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-family: verdana;"&gt;Sobat, lihatlah para pengangguran yang ada di sekitar kita. Mengaku Islam tapi tak bergerak dalam perbaikan, baik dari sisi fisik maupun rohani. Perlakuan buruk terhadap Islam di karenakan orang yang mengaku Islam tapi diam. Diam sekedar mengamati tanpa merubahi, tanpa merealisasikan apa yang di pikirkan dalam diam, muslim diamnya adalah kenormalan untuk bergerak dari keadaan biasanya menjadi luar biasa! Dari yang tak ada menjadi ada, tidak hanya membahas wacana tentang keadaan materi tapi juga membahas yang non materi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-family: verdana;"&gt;  Jiwa akan sehat dengan pergerakan yang kita lakukan, jiwa akan hidup dan tak redup bila kita berlari untuk memperbaiki diri. Pengangguran di sekitar kita terjadi karena kurang nya kesadaran dalam menyembuhkan diri dari penyakit jiwa itu. Sobat, ketika kita berada dinaungan Islam maka tunjukkanlah integritas diri bahwa aku bisa BERGERAK!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-family: verdana;"&gt;  Muslim itu tak pernah terluka hanya karena tak punya pekerjaan, semua yang dilakukan merupakan pekerjaan baginya ( muslim kaffah ) semangat jihad untuk bersama dalam naungan AlQuran dan Sunnah akan mampu mengubah semua jadi gerakan, mulailah bergerak hapuslah PENGANGGURAN dari jiwa dengan taubat bergerak menuju perbaikan diri. Luar dan dalam! Bersemangatlah Sobat, karena Muslim tak pernah terluka meski sendiri dan sendiri untuk kebersamaan adalah hal yang terkadang mampu membuat Sobat bergerak. Kebersamaan PENTING!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-7186344011024452358?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/7186344011024452358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/06/tak-terluka.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7186344011024452358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7186344011024452358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/06/tak-terluka.html' title='TAK TERLUKA !!'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SjXmkiWSI0I/AAAAAAAAAHQ/_VggvBqStYw/s72-c/Photo-0238.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-7702350635599129524</id><published>2009-02-03T00:46:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T01:33:50.620-08:00</updated><title type='text'>Ruh Mata Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYgNrMySCQI/AAAAAAAAABU/YfDXR0UPZP4/s1600-h/images+cinta.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 116px; height: 116px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYgNrMySCQI/AAAAAAAAABU/YfDXR0UPZP4/s320/images+cinta.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298499997419047170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Tertawa Bersama Mata Cinta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hari ini aku bahagia sekali, karena kau masih mau melihat ku disini, yup... kau, sobat. Apa aku akan bilang bukan engkau, ah sobat karyaku ini tentunya untuk kaulah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mau merasakan tawa mata jiwaku, mari ku ajak kau tertawa sobat. Aku jatuh cinta! hmm, jangan bingung sobat, jatuh cintapun sebenarnya bisa di tertawakan juga. Banyak hal indah yang lucu tak terkira. Kau pernah mengalaminya belum?! kalau belum, aku tak kan peduli karena suatu saat nanti kau pasti akan bercerita tentang tertawa matamu karena cinta, jadi aku hanya menunggumu untuk membawa aku tertawa bersamamu. Sobat kau normalkan?? Upps, maksudku jika kau belum pernah menikmati cinta dan tawanya, ku rasa kau?!! Hehe, jangan dilanjutkan!&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Waktu itu aku lagi bengong sehebat-hebatnya manusia bengong, berlebihan. Nyatanya aku bercermin untuk mengatasi kebengonganku, aku cantik! Oooh bukan aku cakep, ya kurang lebih aku cakep. Aku ulangi lagi bengongku dengan berkata "seandainya..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Seandainya" aku mati nanti bertemu malaikat munkar_nangkir menyambutku dengan senyum merekah sambil membawa bantal dari bahan awan, ehm empuk. Lalu ketika malaikat mengajakku pergi ke hari penentuan dengan sangkakalanya, kau tau malaikat apa itu? yang pasti ku harus bertemu dengan Tuhanku, Allah SWT tersenyum padaku sambil berkata " Novel kau nyaman sekali duduk disamping Rasulullah SAW " lantas wajahku merona seketika, malu dengan melihat senyum Tuhan. Aku menunduk tersipu-sipu dan Rasulullah SAW menatapku penuh kasih sayang sebagai saudaranya yang telah lama di nanti, ssst... bidadari cemburu padaku. Haha, eits ada lagi yang cemburu. mau tau siapa?? aduh tunggu dulu, sepertinya kata "seandainya" ku hentikan dulu karena kutatap di cermin cinta, muka ku tidak seimbang untuk mendapat impianku itu kenapa?? mau tau juga?! kau sobat, menyiksaku saja!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;JERAWATku. Aku belum mau melanjutkannya karena jerawatku besar-besar. Kalau aku mati nanti lalu malaikat tertawa karena jerawatku, atau Allah SWT, dan Rasullulah SAW tersenyum karena mukaku yang penuh benjolan mungil ini, apalagi orang yang ku rahasiakan itu melihatku?? ah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;gimana&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;...&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Aku buru-buru ambil wudhuk dan sholat biar wajahku bercahaya dan selalu dirindukan kematianku oleh mata cinta yang tercipta dengan tawa. Tertawa bersama mata cinta, Allah SWT, Rasulullah SAW, malaikat dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;orang itu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;?! hikhik, aku jadi malu. Sobat, jika kau bingung dengan cerita cintaku katakan saja, aku takkan marah, malah aku senang. Alasannya cinta yang normal itu memang MEMBINGUNGKAN. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Benarkan...&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-7702350635599129524?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/7702350635599129524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/02/ruh-mata-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7702350635599129524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/7702350635599129524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/02/ruh-mata-cinta.html' title='Ruh Mata Cinta'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYgNrMySCQI/AAAAAAAAABU/YfDXR0UPZP4/s72-c/images+cinta.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-2348021249077595038</id><published>2009-02-01T01:06:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T02:00:17.044-08:00</updated><title type='text'>Air Mata Jiwa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYVx4C3-SgI/AAAAAAAAABM/pLqxNIPqfFA/s1600-h/jepang+nono.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 118px; height: 111px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYVx4C3-SgI/AAAAAAAAABM/pLqxNIPqfFA/s320/jepang+nono.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297765744329509378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Air Mata Jiwa Novel.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        &lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Sobat, aku jelaskan padamu jika kau punya beban yang kadang sulit di pikul dan kau jadi rapuh. Aku juga pernah menjalaninya. Sobat permasalahan kita sebenarnya tidak lari dari ruang lingkup yang itu-itu saja, hanya saja kecendrungan cara penyelesaian kita yang membuat masalah hidup itu tampak berbeda. Kau pasti tau ruang lingkup masalah hidup ini tertera di bagian apa saja... disini aku takkan menjelaskan ruang lingkup masalah itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;        Aku Novelia senang jika sobat menyapaku dengan panggilan Novel ini adalah tipikal manusia yang Introvert namun beraura Ekstrovert, maaf ini hanya istilahku saja. Ketika aku berada di puncak masalah maka aku lebih memilih menyepi, sendiri bersama alam yang kusukai tapi jika aku tak menemukan alam penyepian yang enak maka aku lebih senang berada diruangan gelap tertutup dan berdialog sendiri dengan bentuk perilaku tubuh seperti gambar itu. Kau harus tau sobat kejadian penyendirian di tempat gelap ku lakukan dari usia delapan tahun sampai beranjak keusia 21 tahun, aku sudah belajar Psikologi Islam di perguruan tinggi IAIN Imam Bonjol Padang tepatnya baru semester tiga ketika itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;        Meski aku punya sahabat dan mama yang baik aku tidak pernah bisa langsung cerita begitu saja tentang masalahku. Mama bagiku lebih kusukai jika aku bercerita padanya tentang kebahagiaanku ketimbang masalah air mataku, karena ku tak sanggup jika beliau berpikir lukaku. Begitu pula sahabatku jika mereka mampu mengorek kepedihanku dengan usaha Psikologinya maka aku akan menangis sejadi-jadinya, bukan karena berat bebannya masalah tapi karena harga diriku sebagai seorang yang berjuang tegar dengan keintrovertnya runtuh di tengah malam bersama mereka. harga diriku terasa jatuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;         Sobat, akupun bercerita pada Allah SWT jika penyendirian emosiku selesai. sebenarnya semua tidak boleh seperti itu, tapi itulah aku. Aku akan mampu bercerita jika belahan jiwaku ketemu, belum tentu?! kita semua memiliki daya tahan sendiri sampai dimana kekuatan kita dalam menyikapai masalah, pokoknya dan intinya jangan sampai terbesit untuk bunuh diri karena itu pelarian yang salah serta jangan takut jika ada masalah, jika kau punya cerita bagaimana kau berjuang menyelesaikan masalah, jangan sungkan bergabung di Air mata Jiwa. Keyy!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-2348021249077595038?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/2348021249077595038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/02/air-mata-jiwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2348021249077595038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2348021249077595038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/02/air-mata-jiwa.html' title='Air Mata Jiwa'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYVx4C3-SgI/AAAAAAAAABM/pLqxNIPqfFA/s72-c/jepang+nono.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-4584899853745670614</id><published>2009-01-31T18:45:00.000-08:00</published><updated>2011-02-10T19:29:47.413-08:00</updated><title type='text'>KARYA MATA NOVEL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYUXVLi2xfI/AAAAAAAAABE/wNOfMDogLvQ/s1600-h/UNTA.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 131px; height: 98px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYUXVLi2xfI/AAAAAAAAABE/wNOfMDogLvQ/s320/UNTA.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297666189314934258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-family:arial;" &gt;Membuka Mata di Punuk Hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;" &gt;Aku mulai penasaran ketika hatiku tak lagi mampu membaca, ada apa ini? Aduh, aku lupa yang kubaca kemana semua rangkuman buku ini dan itu. Telingaku tak bermata, tangan, kaki, otak, atau hatikukah yang tak bermata. sungguh ini sangat memilukan, karena ilmuku tak terserap juga. kapan mataku bisa melihat lagi???&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Sobat, apa kau mengerti apa yang kumaksudkan dengan pertanyaan itu? Jika kau tak tau apa kau mau melihat penjelasanku? Terimakasih ( karena kau bersedia melihat).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;" &gt;Pernah mengenal seekor unta atau mungkin kau pernah menaikinya... yang jelas unta mampu melihat betapa panasnya terik gurun sahara, semua lantaran air yang ada di mata punuknya. Jika air yang dipunuk unta itu habis maka sang unta takkan bersedia unta menuruti kemauan tuannya untuk melintasi teriknya matahari yang berada dipijakan gurun dikakinya. Unta takkan mampu melihat, karena disitulah sumber pelita hidupnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Mau melihat penjelasan tentang kenapa ilmu tak melahirkan mata pada jiwamu dan apa hubungannya dengan unta? kurasa kau pasti mau, mesti kau bukanlah unta...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;" &gt;Unta menerangkan pada kita " jika kau tak punya air pada punukmu, maka kau akan mati dan mata terpejam di gurun sendirian!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Sama halnya dengan kita mesti kau dan aku adalah manusia, tapi ambillah penerangan dari unta itu, kau dan aku punya mata namun kenapa mata di tubuh-tubuh yang lain tak mampu menangkap cahaya dari ilmu sebuah buku? itu lantaran "punuk" dihati kita tak berisi air kejernihan, keruh, terkotaminasi oleh sikap pencintaan kita pada dunia.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;" &gt;  Mata tubuh kita akan berjalan dengan ilmu yang baik jika kita, kau dan aku mulai melihat air di"punuk" hati kita. kenapa kita lupa, hilang apa yang kita baca terkesan sia-sia lantaran tak berefek apa-apa semua berawal dari mata hati kita. Tubuh akan berMATA jika kau dan aku membersihkan air yang berada Di "punuk" hati kita. semua berujung pada DZIKRULLAH, di situlah sumber pelita pada pencahayaan air di "punuk" hati manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Temukan berita dan cerita di pikiran Ane (Novelia Yusuf asy-Syahidah)&lt;br /&gt;Tak menyangka waktu merubah segenap mimpi-mimpi Ane&lt;br /&gt;Bisa menjalin dengan orang-orang terdahsyat para zaman Nabi&lt;br /&gt;sahabat, sahabiyyah n salafussalih lainnya .. yang berkoar menantang kedzaliman&lt;br /&gt;baik sekecil biji dzarah.. baik lahir dan dzahir..&lt;br /&gt;detak jantung ini berkejaran meski via buku n internet..&lt;br /&gt;coba kembangkan otak kiri n kanan biar Ane mampu berarti saat ini n masa depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENULIS BERMANFAAT BAGI UMMAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ya Rabb izinkan hamba menjadi muslimah yang bermanfaat.. tambahkan hamba dengan ilmu yang bermanfaat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb kabulkan OBSESI hamba.. &gt;&gt;&gt; Alimkan hamba ya Rabb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                    Kayakan hamba ya Rabb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                    Pintarkan hamba ya Rabb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                             dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                    Cantikkan hamba ya Rabb (Lahir n Dzahir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb OBSESI tingkat tinggi hamba..&gt;&gt;&gt; masukkan hamba ke SYURGAMU dengan RahmatMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ILUVALLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL-fAQIR ILALLAH,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; -----------NOVELIA YUSUF asy-SYHAHIDAH-----------&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-4584899853745670614?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/4584899853745670614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/01/karya-mata-novel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4584899853745670614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/4584899853745670614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/01/karya-mata-novel.html' title='KARYA MATA NOVEL'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYUXVLi2xfI/AAAAAAAAABE/wNOfMDogLvQ/s72-c/UNTA.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6571424672440469669.post-2405715379903007672</id><published>2009-01-30T20:47:00.000-08:00</published><updated>2009-08-31T21:51:50.974-07:00</updated><title type='text'>Awal Mata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYkr0dvJVPI/AAAAAAAAAB0/rkqXCu7H8vs/s1600-h/Foto%2815%29-001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYkr0dvJVPI/AAAAAAAAAB0/rkqXCu7H8vs/s320/Foto%2815%29-001.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298814616913663218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:lucida grande;" &gt;ketika mata terbuka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:lucida grande;" &gt;mata tak jua mengaca&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:lucida grande;" &gt;kenapa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:lucida grande;" &gt;mari jamah hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:lucida grande;" &gt;biar jelas dikacamu!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:webdings;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-weight: bold;"&gt;Cinta Mata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:webdings;font-size:180%;"  &gt;kau bergerak kemana &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:webdings;font-size:180%;"  &gt;mata cinta mencari langkahmu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:webdings;font-size:180%;"  &gt;tak kehendak lelah, hanyut &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:webdings;font-size:180%;"  &gt;kau harus selalu disampingku &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:webdings;font-size:180%;"  &gt;meski mata kaki melemah sepi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:webdings;font-size:180%;"  &gt;karena kau MATA HATIku...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt; untukmu sang perinduku yang tak terperikan, diruang gelap yang mampu mencahayakan&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;mata cinta kehidupan, karena kau adalah aku.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; my soul!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6571424672440469669-2405715379903007672?l=novelstory86.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novelstory86.blogspot.com/feeds/2405715379903007672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/01/awal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2405715379903007672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6571424672440469669/posts/default/2405715379903007672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novelstory86.blogspot.com/2009/01/awal.html' title='Awal Mata'/><author><name>novelstory</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09481530123280378310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/TVJLkTKJ6RI/AAAAAAAAAQA/jFKv5HHQ_mw/s220/cantik.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kf2f4kOyDho/SYkr0dvJVPI/AAAAAAAAAB0/rkqXCu7H8vs/s72-c/Foto%2815%29-001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
